
Keyndra menatap langit-langit kamarnya sambil memijit pelan pelipisnya. Berusaha menenangkan pikirannya dan juga hatinya, mengingat kata-kata sang opa dan Oma tercintanya tadi sore.
Keyndra tak menyangka hidup bergelimang harta dan menjadi calon penerus usaha keluarga itu tak seindah dan segampang yang selama ini orang bayangkan. Dia harus menjadi yang paling unggul dalam segala hal, dia harus mempunyai kemampuan dan keterampilan yang orang lain tidak miliki.
Tapi disisi lain cowok itu merasa beruntung memiliki orang tua yang pengertian. Orang tuanya tak pernah membatasi pertemanan dirinya dengan siapa saja. Dalam bergaul orang tuanya setidaknya masih memberikan kebebasan.
Keyndra menghela nafas berat berusaha menenangkan dirinya. Dia mengambil ponselnya diatas nakas disamping tempat tidurnya. Mencari nama kontak seseorang yang bisa membuat moodnya baik lagi, setelah menemukan nama kontak itu, jari-jari tangan Keyndra lihai mengetikkan sesuatu diatas keypad.
To : My bee ❤️❤️
Lagi apa cantik?
Pesan terkirim, Keyndra menunggu balasan pesan itu cukup lama.
Drrtt
Getaran itu terasa di tangan Keyndra. dia segera menghidupkan ponselnya yang sedari tadi ia genggam. Dia tersenyum lebar saat melihat notifikasi pesan yang masuk, dan segera membuka pesan itu.
From : My bee ❤️❤️
Lagi ngerjain tugas
Kamu udah ??
^^^Keyndra^^^
^^^Belum, besok aja disekolah nyalin punya kamu. Hehe.^^^
Cicha
Kebiasaan, gak boleh gitu !!
PR itu ya dikerjakan di rumah gak di sekolah.
^^^Keyndra^^^
^^^Bawel tapi aku sayang 😘😘^^^
Cicha
Malah gombal mode on
Kerjain skrg y aku bantuin kalo ga bisa
^^^Keyndra^^^
^^^Lagi males Ay!!^^^
^^^Besok pagi aja sekalian jemput kamu^^^
^^^Kan lebih enak diajarin langsung^^^
^^^Ok Cantik**!!^^^
Cicha
Terserah 😥😥😥
Keyndra terkekeh membaca balasan dari Cicha. Keyndra yakin pasti sekarang gadisnya itu sedang ngomel-ngomel diseberang sana.
^^^Keyndra^^^
^^^Ay cobadeh keluar sebentar!!^^^
Cicha
Ngapain??
Ga usah aneh-aneh deh Key
^^^Keyndra^^^
^^^CK, negatif thinking mulu sukanya^^^
Cicha
Ya, iya nih udah diluar
awas sampe yang ga ga
^^^Keyndra^^^
^^^Sekarang liat bintang, terus kamu kan pinter nih, coba kamu hitung ada berapa banyak bintang di langit^^^
Cicha
__ADS_1
Kan? mana bisa coba?
jumlahnya kan banyak banget Key
bisa jutaan mungkin juga sampe miliaran
^^^Keyndra^^^
^^^Kalo gitu, sama dong kayak cinta aku ke kamu yang terhingga ❤️😘^^^
Cicha
tuhkan
gombal lagi
^^^Keyndra^^^
^^^Kamu mah, ga pernah percaya sama aku. Aku serius sayang. Ngambek loh aku :(^^^
Keyndra menertawakan dirinya sendiri.
"Sejak kapan gue jadi suka ngegombal kayak gini?"
Sementara diseberang sana Cicha sedang mengulum senyumnya. Ia selalu merasakan jantungnya berdegup kencang setiap kali Keyndra menggombalinya seperti sekarang.
Cicha
Bodo amatlah Key, mau ngambek mau marah terserah kamu.
^^^Keyndra^^^
^^^Gpp aku bodo, yang penting calon ibu anak-anak aku kelak udah pinter 😍^^^
Cicha
udah ah, aku mau ngerjain tugas lagi
males bales chat kamu
gombal aja kerjaannya
^^^Keyndra^^^
^^^Tapi ga boleh sampe males bales cinta aku ya ! Haha^^^
Cicha
^^^Keyndra^^^
^^^ya sayang ? 😍^^^
Keyndra tertawa, dia benar-benar senang membuat pacarnya itu marah dan salting. Dia yakin, pasti sekarang di seberang sana gadisnya sedang menahan senyum dengan pipi merah merona kesukaan Keyndra.
"Cantik banget pacar gue." Ucap Keyndra sambil menatap beberapa foto Cicha yang dia ambil secara diam-diam.
Tok Tok Tok
"Key, boleh mama masuk?"
"Iya Mah, bentar Keyndra bukain pintunya."
Keyndra mematikan ponselnya dan menaruhnya di nakas, kemudian beranjak untuk membuka pintu.
"Masuk mah, Mama kok belum tidur? Terus tumben-tumbenan juga ke kamar Keyndra? Hayo, pasti ada sesuatu." Mata Keyndra menyipit tepat pada kata sesuatu.
Sang mama terkekeh, lalu duduk di pinggiran kasur Keyndra. Keyndra yang semula duduk disamping mama nya pun, sekarang merebahkan kepalanya dan menjadikan kedua paha mama nya sebagai bantal.
Sang mama mengulum senyumnya melihat kelakuan putri semata wayangnya itu. Tangannya secara otomatis membelai lembut rambut Keyndra. Hal itu membuat Keyndra terbuai, memejamkan matanya untuk menikmati kelembutan tangan sang mama.
"Mamah mau ngomong apa sama Key?"
"Oh iya, mama hampir lupa."
Keyndra membuka matanya, semakin penasaran dengan apa yang akan dibicarakan mamanya.
"Tau gak?"
"Gak!"
"Ih, kamu mama belum selesai ngomong udah dijawab aja," ucap mama sambil memukul lengan Keyndra pelan.
"Ya, iya, coba mamah mau ngomong apa? Key dengerin deh."
"Itu, Mama tuh ngerasa ada yang aneh deh sama anak ganteng mama satu ini."
__ADS_1
"Aneh gimana sih mah? Key biasa aja deh," sela Keyndra sebelum mamanya melanjutkan kata-katanya.
"Ya, kamu nya gak nyadar. Tapi mama sama papa yang ngerasain, pasti orang lain yang deket kamu pun ngerasain."
Keyndra mengubah posisinya, yang sekarang duduk bersila sambil memangku kepalanya, penasaran.
"Keyndra beneran gak ngerti deh mah?"
"Kamu nyadar gak sih belakang ini mama liat kamu senyam-senyum sendiri, jadi lebih semangat, sekarang gak pernah pulang pagi, yang paling keliatan banget nih, kamu tuh rajin banget bangun pagi. Buat shalat subuh pun mama gak perlu susah-susah buat bangunin kamu."
"Bagus dong mah, kata mama Key udah gede, harus berubah lebih baik. Gimana sih mama ini?? Terus sekarang salahnya dimana??"
"Ya gak salah sih, malah mama sama papa seneng liat kamu kayak gitu."
"Key bingung, to the point aja deh mah!" ujar Keyndra mengernyitkan dahinya.
"Hmm, mama ngerasa anak mama kayak orang yang sedang mabuk cinta sih. Anak mama udah punya pacar ya?" tanya sang mama ragu, pasalnya Keyndra tak pernah cerita sedikitpun. Apalagi mereka tahu selama ini Keyndra susah dekat dengan seorang gadis. Ntah apa alasannya, padahal yang mereka tahu banyak gadis yang berusaha dekat dengan putra nya. Tapi dasarnya manusia es, dia tetap dingin dan cuek, dan cuma menganggap mereka sekedar teman.
Keyndra menggaruk tengkuknya mendengar pertanyaan mamanya. mungkin ini saatnya dia harus jujur pada orang tuanya.
"Hmm, Key mau jujur ke mama sama papa, tapi mama janji ga boleh marah." Ucapnya takut-takut.
"Ya, janji mama gak bakal marah sayang. Coba sekarang cerita ke mama!" ucap mama Keyndra sambil menatap intens Keyndra.
Keyndra yang ditatap seperti oleh mamanya, menundukkan kepalanya, sedikit ragu untuk cerita.
"Sebenarnya, sebenarnya, hmm,,, sebenarnya Key punya cewek mah."
Mendengar pernyataan Keyndra sang mama mengulum senyum. "Sejak kapan?"
Keyndra yang merasa diintrogasi tak berani menatap mamanya. "Udah jalan sebulanan lebih."
"Kok gak pernah cerita?"
"Key takut mama sama papa gak suka."
"Satu sekolah sama kamu? siapa namanya?"
"Namanya Cicha, satu sekolah bahkan satu kelas. Cicha cewek baik kok mah, pinter. Dia yang selalu juara satu diangkatannya Keyndra sekarang. Dia juga jago masak, pasti mama suka sama dia." Jelas Keyndra yang kelihatan bersemangat menceritakan gadisnya itu.
"Cantik gak?"
"Cantik, cantik banget malah mah," Keyndra tersenyum lebar saat mengatakannya.
Sang mama yang mendengar dan melihat senyum lebar anaknya ikut tersenyum.
"Ciee... ciee... anak mama udah gede sekarang," goda sang mama.
"Apaan sih mah," Keyndra merasa salting di goda oleh mamanya.
"Pasti nih kalo papa denger, habis kamu dijailin papa," perempuan itu tersenyum geli membayangkan reaksi sang suami.
"Jangan bilang papa dulu atuh mah." Ucap Keyndra dengan nada memelas.
"Gak janji deh kalo itu," ucap mama Keyndra seraya tersenyum jahil.
"Ih mama, gak asyik nih," Keyndra memberengutkan wajahnya.
"Ya udah besok ajak ke rumah ya, mama sama papa kan juga pengen kenalan. Siapa tahu bisa mama ajak buat kalaborasi di dapur." Ucap mama Keyndra antusias seraya mengusap sayang kepala Keyndra.
Keyndra yang mendengar ucapan mamanya sangat senang, setelahnya menghambur kepelukan sang mama.
"Makasih ya ma, pasti besok Key bawa Cicha ke rumah," ucap Keyndra senang.
"Mama tunggu. Ya udah, sekarang kamu tidur, udah malem juga. Mama juga mau ke kamar dulu, papa pasti udah nungguin mama."
"Good night anak mama."
"Good night mama cantik," ucap Keyndra sebelum pintu kamarnya ditutup lagi oleh mamanya.
Keyndra beranjak mematikan lampu kamar dan beranjak membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Sebelum menutup matanya, ia menyempatkan meraih ponsel dan mengetikkan sesuatu.
Keyndra
Good night cantik
mimpi indah sayang😘
Baru saja Keyndra ingin meletakkan ponselnya kembali, ponselnya sudah bergetar.
Cicha
Good night juga
mimpi indah juga ganteng ❤️
__ADS_1
Betapa bahagianya Keyndra ketika membaca pesan itu. Dia yakin malam ini ia akan mimpi indah.
🍒🍒🍒