Memilih Untuk Melepaskan

Memilih Untuk Melepaskan
episode 5 (MALAM MINGGU)


__ADS_3

****


suasana yang tak bersahabat,awan yang tiba-tiba gelap,menyelimuti langit di sore ini.Semua orang bergegas meninggalkan sekolah,tak mau air hujan membasahi tubuh mereka saat masih dijalan.


Di halte bus,dipersimpangan jalan dekat sekolah terlihat Cicha duduk sendirian menunggu redanya hujan dan menunggu ada Angkot yang datang.tak tahu mengapa tak ada Angkot yang muncul sama sekali.Apa karena hujan turun begitu derasnya?


Sudah hampir satu jam Cicha menunggu.Tak ada angkutan umum yang datang dan sama sekali tak ada seorang pun yang ingin berteduh di sana,membuat gadis cantik itu duduk sendiri dari tadi.Ada perasaan takut yang menyeruak dalam benak nya.Tak ada tanda-tanda hujan mau berhenti.Langit semakin gelap.


Bruuumm


Bruuumm


Tiba-tiba ada motor touring sport yang berhenti di depannya,entah apa maksut dan tujuannya.


Cicha seperti sangat familiar dengan motor gede tersebut.Seperti setiap hari melihatnya.


Motor gede seperti itu gak cuma Key saja yang punya,masih banyak orang kaya yang bisa memilikinya.Arrgghh...apa sih Cha yang kamu pikirkan,kenapa yang ada dalam pikiran mu hanya dia dan dia.Jangan berharap terlalu tinggi,nanti bisa jatuh kedalam jurang yang sangat curam.Kau lihat di sekolah tadi dia masih sama seperti biasanya kan,tak pernah melihat mu.Anggaplah tadi malam cuma mimpi.Serunya dalam hati mencoba menenangkan dirinya sendiri.


Tak lama cowok yang terlihat sangat gagah itu turun dari motornya,membuka helm yang menutupi wajahnya itu.Berjalan mendekat ke arah Cicha dan duduk bersebelahan dengan gadis cantik itu.


Cicha yang sedari tadi memainkan hpnya,sama sekali tak memperhatikannya.


"Sudah mau gelap kenapa masih disini sendirian? kemana sahabat-sahabat mu yang berisik itu?"cerca cowok yang duduk disebelahnya itu.


"eehh...kamu Key ,"mendengar suara yang tak asing lagi buatnya itu,membuatnya sangat kaget dan langsung memalingkan wajahnya menatap ke arah cowok tampan yang ada disebelahnya.m membelalakkan matanya masih tak percaya.


"hoeyy... jangan melihat ku seperti itu,aku bukan hantu!"seru Keyndra sambil mencubit pipi halus Cicha dan tersenyum tipis kepada gadis di depannya.Menambah ketampanan cowok jangkung itu.


"Sakit Key...."Cicha sedikit berteriak,melepas paksa cubitan itu.


"Eeh...maaf Cha bukan maksudku menyakiti mu,sakit sekali ya?"Keyndra dengan halus mengelus pipi halus Cicha yang dicubitnya tadi.


"ngak sakit kok Key ,sudah aku nggak pa - pa?"pipi yang semula putih mulus itu tiba-tiba merah merona seperti tomat , menyadari itu Cicha segera menepiskan tangan Keyndra yang dari tadi menyentuh pipinya itu dan langsung memalingkan wajahnya.

__ADS_1


"Maaf key!"


"Aku yang seharusnya minta maaf ."sahut Keyndra sambil menepok jidatnya pelan ,menyadari apa yang ia lakukan.


Suasana menjadi hening seketika ,tak ada lagi sepatah kata yang keluar dari mulut mereka.Membuat mereka sama-sama canggung dan salting.


"sepertinya hujan sudah mulai reda,biar aku mengantarmu pulang Cha!"kata Key tiba-tiba , memecahkan keheningan itu.


"Kecil kemungkinan dijam segini ada Angkot yang lewat ,"sahutnya lagi sambil memberikan helm kepada Cicha yang hanya diam ,melihat ke jalan berharap ada Angkot yang lewat.


Benar juga yang dikatakan Key , mungkin tak akan ada Angkot yang akan lewat.Lebih baik aku menerima tawarannya ,hari juga sudah semakin gelap.


Batinnya dalam hati ,sambil mengambil helm yang Key berikan.Yang entah helm itu sengaja dia bawa atau apa.


Cicha sedikit ragu - ragu saat menaiki motor gede itu.


"Sudah siap Cha ?"tanya Key sambil menghidupkan mesin motornya.


"Hmmm"


Suasana canggung menyelimuti keduanya.Apalagi Cicha yang merasa ini hanya mimpi indah buatnya.


Daakkk...


Bunyi suara dari motor gede itu sedikit terpental saat melewati jalan berlubang.Yang entah disengaja atau tidak oleh Keyndra.Tapi kejadian itu sukses membuat Cicha mendaratkan pelukan ke punggung Keyndra.Seakan senang melihatnya , Keyndra hanya tersenyum.


"Aduch...eeh ma..."


"Gak pa - pa Cha ,teruslah seperti ini !"sahut Key memotong kata - kata Cicha yang belum selesai ,dan mengambil tangan Cicha yang berusaha melepas pelukannya.Memegang erat - erat tangan mungil gadis cantik itu kedalam genggaman tangannya.


Pelukan itu semakin erat ,tampak Keyndra tersenyum puas.Sekarang tak ada celah sedikitpun,dada Chica menempel ke punggung gagah Keyndra.


Dalam hatinya Cicha merasa sangat senang dia berpikir kalo ini mimpi mungkin ia tidak mau bangun dari mimpi itu.

__ADS_1


Debaran jantungnya yang semakin kencang mungkin bisa dirasakan oleh pemilik punggung gagah dan kekar itu.


Keyndra juga merasakan kalau dia merasakan hal yang sama dengan Cicha.Jantungnya berdetak sangat cepat , seakan mau loncat kesana kemari.


Hampir setengah jam perjalanan , akhirnya mereka sampai di depan sebuah ruko yang berukuran sedang berlantai dua.


"Cha sudah sampai...."


"Cha..."


"Cha..."


"eeh...eeh...Y key ,maaf aku ketiduran !"jawab Cicha yang langsung membuka matanya lebar-lebar ,dia merasa malu dan salting.Ya Chica merasa nyaman saat memeluk punggung Keyndra.Harum parfum dari tubuh Keyndra , seperti menghipnotisnya.


Cicha melihat ke arah ruko itu ,ya ini memang rumahku , tapi darimana Keyndra tau? pikirnya dalam hati , karena dia tahu tak ada yang pernah datang kerumahnya selain ketiga sahabatnya itu.


"Ehh...."Cicha berusaha melepaskan pelukannya .Tapi tangan Keyndra terus menggenggam tangannya.ya , memang dari tadi selama perjalanan , Keyndra tak pernah melepaskan genggaman tangannya itu.


Keyndra langsung melepaskan genggaman tangannya itu ,saat ada pejalan kaki yang berdehem menggoda mereka.Mungkin pejalan kaki itu berpikir mereka berdua adalah sepasang kekasih.


Cicha seketika itu langsung turun dari motor gede itu , dengan wajah merona , karena malu.


"Makasih key ,"Cicha berlari meninggalkan Keyndra masuk ke dalam ruko itu.Mungkin dia juga tak mau kalau ibunya sampai melihat dia diantar seorang cowok.Karena ibunya ingin anaknya lebih fokus ke sekolahnya dulu.Tapi juga tak pernah melarang anaknya dekat dengan cowok.


Keyndra tersenyum melihat gadis itu dari belakang.Saat Cicha sudah benar-benar memasuki ruko itu , Keyndra langsung melajukan kuda besi nya itu meninggalkan area ruko itu.


****


Makasih yang sudah mau mampir membaca cerita ku ini.Semoga kalian suka😍😍😘😘


Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya


karena kritik dan saran dari kalian sangat membantu saya untuk menulis cerita yang lebih baik lagi.

__ADS_1


Dan jangan lupa like 👍👍👍 vote dan ❤️❤️❤️❤️


Sekali lagi terimakasih y kakak semua 😘😘🤗🤗


__ADS_2