Memilih Untuk Melepaskan

Memilih Untuk Melepaskan
episode 19


__ADS_3

*Hal yang paling aku sukai adalah


Saat aku mulai mencintai dirimu


Tak peduli sedingin apa dirimu dulu padaku


Hatiku tak pernah beranjak dari tempatnya


Untuk terus mencintaimu


Terserah semua orang menganggap aku bodoh


Tapi untuk saat ini


Aku hanya ingin merasakan saat - saat bersamamu


Entah itu bahagia ataupun sedih


Aku tak peduli


Asal itu selalu bersamamu


🦋🦋🦋*


"Ay...," panggil Keyndra dari seberang.


"Hmm... iya, kenapa Key?" jawab Cicha masih dengan posisi tidur.


"Masih ngantuk ya?" tanya Keyndra.


"Heem, sedikit," jawab Cicha dengan suara serak nan manja khas bangun tidur.

__ADS_1


keyndra menggelengkan kepalanya, tersenyum geli mendengar suara manja gadisnya. "Shalat dulu gih, terus tidur lagi kalo masih ngantuk!" ujarnya, tanpa mengalihkan pandangannya, dirinya terus memperhatikan wajah sayu gadisnya setelah bangun tidur itu, yang terpampang di layar ponselnya.


"Kamu udah shalat?" tanya Cicha yang belum beranjak dari kasurnya.


"Udah barusan, terus VC kamu?"


"Pacar siapa sih rajin banget, udah gitu ganteng lagi?" goda Cicha.


"Udah pinter gombal ya sekarang, siapa yang ngajarin, hmm?" tanya Keyndra sambil terkekeh pelan.


"Siapa ya?" Cicha mengetuk - ngetukkan telunjuknya di ujung dagunya, gadis itu terlihat sedang berfikir.


"Hemm, yang ngajarin tuh cowok, kelihatannya dari luar dingin kayak es kutub, padahal aslinya tukang modus, tukang nyosor, tukang gombal, tapi senengnya sekarang dia jadi pacar aku," sambungnya, tersenyum manis yang membuat siapapun meleleh.


Mendengar jawaban itu, membuat Keyndra malu, jantung nya berdegup kencang, wajah putih nya berubah merah. Jangan dikira cowok dia gak bisa baper, bisalah. "Udah gih bangun, shalat! keburu waktunya habis," titah Keyndra sambil menggaruk tengkuknya, menetralkan dirinya yang dibuat salah tingkah oleh gadisnya.


"Key...," panggil Cicha yang menahan untuk tidak tertawa karena melihat wajah Keyndra yang merah karena malu.


Blush


Wajah Cicha merona seketika mendengar penuturan Keyndra. "Ish, nyebelin, tukang gombal."


"Gombalnya aku juga cuma sama kamu," goda Keyndra.


"Masih mau tidur lagi?" tanya Keyndra yang melihat Cicha memejamkan matanya lagi.


"Gak!" jawab Cicha sambil menggelengkan kepalanya.


"Mmm... kirain. Hehehe."


"Udah ya, nanti lanjut lagi. Biar aku shalat dulu!"

__ADS_1


"Oke calon istri, see you nanti malam! Nanti aku jemput habis magrib ya, biar gak malam pulangnya."


"Iya, terserah kamu. Ini kapan aku shalatnya? aku juga mau bantuin bunda masak, udah jam lima lebih," kesal Cicha sedikit memanyunkan bibirnya.


Hal itu malah membuat Keyndra gemas dengan Cicha, gadis itu terlihat tambah lucu dan cantik kalau marah. "Harus apa bibirnya digituin, pengen dicium, hmm?!" godanya.


Cicha tak menjawab, gadis itu hanya diam. Memalingkan wajahnya, tak mau menatap Keyndra, raut wajahnya dibuat kesal. Keyndra tahu gadisnya sedikit kesal dengan tingkahnya. Terpaksa dia harus menyudahi percakapan itu. Padahal dia belum mau menyudahinya, seolah tahu alarm tanda bahaya jika diteruskan, dia tak mau mengambil resiko gadisnya lebih marah lagi.


"Gak usah marah, nanti tambah cantik. Bye cantiknya aku! Muuach! Morning kiss," Keyndra tak mau berhenti menggoda Cicha, terdengar kekehan pemuda itu, sebelum dia mematikan sambungan teleponnya.


Cicha memandang layar ponselnya,yang sudah tak menampakkan wajah pacar tengilnya itu. Dia tersenyum seraya menggelengkan kepalanya, masih belum percaya dengan sifat Keyndra yang selama ini terpendam. Meletakkan ponselnya diatas nakas yang berada di samping tempat tidurnya. Kemudian bangun dari tempat tidurnya, berjalan kekamar mandi untuk membersihkan dirinya dan segera melaksanakan kewajibannya sebagai umat beragama.


Percakapan diwaktu subuh yang cukup membuat mereka merasakan kebahagiaan. Keduanya berharap semua itu tak untuk sementara. Sama - sama saling memanjatkan do'a, terbesit satu harapan yang sama dari do'a mereka. Karena hanya Tuhan yang mampu mengabulkan. Semoga Tuhan, tak akan pernah merubah takdir mereka untuk bersama selamanya. ( Kalau baca part ini cobadeh sambil dengerin lagu dari Andmesh yang judulnya 'Jangan Rubah Takdirku', biar ceritanya ngena dihari para kakak pembaca ).


🦋🦋🦋


Selamat membaca


Terimakasih banyak buat yang sudah setia menunggu cerita ini


dan meluangkan waktunya untuk membaca


Jangan jadi silent readers ya kakak


beri like, komen dan vote ya


karena cuma itu yang menjadi penyemangat aku.


Salam damai dan cinta dari Keyndra dan Cicha


❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2