Memilih Untuk Melepaskan

Memilih Untuk Melepaskan
episode 6


__ADS_3

***


Seperti pagi - pagi biasanya , terlihat Cicha sedang menikmati sarapan pagi bersama kedua orang tuanya dan kedua adiknya.Suasana hangat terpancar dari keluarga ini.


"Nak ,kata adek mu kemaren kamu pulang sekolah diantar sama cowok ya ? Siapa?"tanya sang bunda tiba-tiba saat mereka sedang menikmati sarapan.


"Hmmm... temen Bun.Kemaren Cicha nunggu angkot gak ada yang lewat , kebetulan ketemu dia . Daripada Cicha gak pulang - pulang ,ya terpaksa Cicha bareng sama dia."Cicha menjelaskan pada ibunya , dia takut kalau ibunya sampai marah.


"Teman apa teman kak ,kok kayaknya teman tapi mesra ya? Hhhhhhh."Goda Rangga kepada kakaknya.


Buukkkhh


Cicha menepuk bahu adeknya itu , wajahnya kini sudah merah merona karena malu.


"Apaan sih kamu ,anak kecil jangan sok tau !"gerutu Cicha , sedikit salting.


Kedua adik Cicha itu hanya cengar-cengir melihat tingkah laku kakaknya itu.Sementara kedua orang tua Cicha hanya bisa tersenyum melihat anak-anak mereka.


"Sudah - sudah , cepat habiskan sarapan kalian.Nanti terlambat ke sekolah nya!"Tutur ayah Cicha dengan nada sedikit tegas.


****


Bel istirahat telah berbunyi.Semua siswa berhamburan keluar kelas.Ada yang pergi ke kantin ,ada yang pergi ke perpustakaan , ada yang duduk - duduk di halaman sekolah.


"Cha ayo ke kantin...aku laper nih ,tadi gak sempet sarapan !"ajak Erika sambil menarik-narik tangan Cicha.


"Nggak ahh ,ku lagi mager .Aku nitip aja yaw!"jawab Cicha yang terlihat enggan meninggalkan tempat duduknya.


"ya udah deh terserah kamu ,kita tinggal ke kantin dulu ya!"ketiga sahabatnya itu meninggalkan Cicha melenggang kan kakinya ke arah kantin.


Cicha tidak sendirian saat itu di dalam kelas.Ada beberapa temannya yang juga memilih untuk tetap di dalam kelas.


Cicha melihat sekeliling , seperti mencari sesuatu , pandangannya tertuju pada satu titik.Dan ya dia melihat Keyndra juga berada di dalam kelas.Cowok tampan itu terlihat serius memainkan Hpnya.


Keyndra sebenarnya seperti apa perasaanmu padaku.Kenapa aku merasa ada dua seorang Keyndra yang aku hadapi , dirimu yang kalau disekolah sangat berbeda dengan dirimu yang jika hanya bersama ku.Entahlah....huuuuhhh.

__ADS_1


Pikir Cicha dalam hatinya ,sambil menghela napasnya yang terasa berat.


Memang sikap Keyndra sangat berbeda dari kemarin saat dia hanya bersama Cicha.Sejak dari tadi , sikapnya seperti biasa - biasanya , dingin dan acuh seperti kemarin tak terjadi apa-apa.Entah apa yang membuat seperti itu.


Sesekali Cicha mencoba mencuri pandangannya kepada Keyndra , berharap cowok itu melihatnya juga , mungkin hanya tersenyum.tapi tetap saja tidak ada yang berubah , Keyndra tak menyadari nya atau memang dia tak peduli.


Cicha yang hanya bisa pasrah , merebahkan tangannya diatas meja.Dan langsung menyembunyikan wajahnya di sela-sela kedua tangannya.


****


Setelah bel masuk berbunyi beberapa waktu lalu ,kini hanya tersisa satu jam pelajaran terakhir.Nampak semua siswa sedang serius memperhatikan penjelasan dari seorang guru yang menerangkan pelajaran waktu itu.


"Cha maaf ya nanti aku belum bisa ngajak kamu pulang sekolah bareng lagi , karena aku harus langsung ke rumah saudaraku.Aku harus bantu - bantu disana , karena mau ada acara keluarga," bisik Marina di sela-sela pelajaran.Sedikit rasa tidak enak kepada sahabatnya itu , karena Marina kasihan melihat Cicha harus pulang naik angkot.


"Nggak pa - pa Mar ,aku bisa pulang naik angkot kok.Kamu nggak perlu cemas !"jawab Cicha , tersenyum kepada sahabatnya itu.Cicha selama ini nggak enak terus-menerus merepotkan sahabat - sahabatnya itu.


****


Disepanjang jalan trotoar , tampak Cicha berjalan menuju halte bus.Dia berjalan sendirian ,tak ada teman di sampingnya.Sebenarnya ada juga beberapa anak yang saat itu berjalan menuju tempat yang sama ,tapi seperti itulah Cicha memilih sendiri.Karena menurutnya itu lebih baik.


"hmmm" jawabnya sedikit menganggukkan kepalanya , Cicha yang tau siapa cowok itu tetap melanjutkan langkahnya , tanpa melihat yang sedang menyapanya.


"Ayo naik ,biar aku antar !"sahut cowok itu ,sambil membawa motor nya pelan , mengikuti langkah Cicha.


"Makasih ,aku bisa pulang naik angkot ,"jawab Cicha lagi sedikit ketus kepada cowok itu ,masih tak mau menatapnya.


"Ehh , ternyata cewek cantik kalau marah bikin gemes ya ,"godanya lagi sambil sedikit tertawa berusaha mencairkan suasana.Cowok itu merasa ada yang aneh dengan sikap Cicha.


Cicha yang mendengarnya merasa senang ,tapi dia tetap berusaha menahan rasa itu.Ada perasaan marah dalam hatinya.


Dia tetap diam , menahan rasa yang bercampur aduk dalam hatinya.


"Ayolah Cha biar ku antar kamu pulang ,aku tak tega melihat cewek cantik kayak kamu berdusel - duselan dalam angkot.Apalagi cowok - cowok penggoda itu."cowok itu masih berusaha ,sambil melirik ke arah segerombolan cowok yang sedang menunggu angkot juga.


Cicha tiba-tiba menghentikan langkahnya , menatap cowok itu sangat dalam.cowok tampan yang ada dihadapannya tersenyum melihat Cicha menghentikan langkahnya.Dan menyodorkan helm kepada Cicha , berpikir Cicha menuruti keinginannya.

__ADS_1


"Apa kau bisa berhenti bersikap seperti ini Key?pliss....ku mohon jangan membuat ku berharap banyak padamu dengan sikap mu yang seperti ini.Dan membuat ku terjatuh lagi dengan sikap mu yang kembali dingin dan acuh lagi kepada ku.Aku punya hati Key ,dan aku juga cuma perempuan biasa ,yang akan merasa terlena jika diperlukan baik oleh seorang pria.Apalagi pria yang disukai nya sangat lama.Apa mungkin kau cuma ingin mempermainkan perasaan ku ini , karena kau tahu selama ini aku menyukai mu."Tutur Cicha sambil menatap sangat amat dalam kepada Keyndra.Matanya sudah tak kuasa membendung air matanya lagi ,kini air matanya sudah jatuh berurai membasahi pipinya.


Seakan ada yang menusuk hati nya sangat dalam , Keyndra yang mendengar apa yang dikatakan Cicha dan melihat saat ini gadis yang ada dihadapannya menangis , hatinya terasa amat sakit.


"Maafkan aku Cha! Aku tak pernah ingin menyakiti hatimu ,aku tak ingin melihat mu menitikkan air mata Cha.Aku...Aku...."Keyndra merasa sangat bersalah ,dia turun dari motornya dan mendekati Cicha yang berusaha menyeka air matanya yang terus jatuh dari matanya , seakan tak mau berhenti.


Keyndra menarik Cicha kedalam pelukannya , Keyndra memeluk erat Cicha yang masih menangis.Kini Cicha menangis di dada bidang cowok jangkung itu.


"Lepaskan Key!Aku ingin pulang , biarkan aku sendiri.Aku tak mau terjatuh lebih dalam lagi."Cicha melepas paksa pelukan Keyndra.


"Mulai sekarang kita gak ada urusan lagi.Aku akan melupakan jika aku pernah mencintai mu Key.Meski aku tahu itu sangat berat bagiku."Tutur Cicha sambil berlari pergi meninggalkan Keyndra sambil menyeka kasar air matanya.Cicha langsung msuk kedalam angkot yang saat itu berhenti di halte.


Keyndra hanya berdiri seperti patung , menatap kepergian Cicha.Tak tahu harus berbuat apa.Dia menyadari kesalahan yang dia lakukan.


Aku telah gagal.Aku ingin memperbaiki kesalahan ku dan membuat nya bahagia ,tapi aku tambah menambah sakit hatinya.Kau memang bodoh Key ,apa kau tak bisa sedikit membuang rasa gengsi mu yang terlalu besar itu.


Keyndra merutuki dirinya sendiri dalam hati.dan masih tetap berdiri di sana.


Banyak mata yang melihat kejadian itu , karena itu di pinggir jalan dekat halte. Berpikir mereka adalah sepasang kekasih yang sedang bertengkar.


Keyndra merasa banyak orang yang meliriknya , segera meninggalkan tempat itu. Membawa motor gedenya itu memecah keramaian jalanan.


****


**Terima kasih sudah mau mampir membaca cerita ku ini.Semoga semua nya suka ya🤗🤗🤗😍😍😍


jangan lupa kasih komentar y , karena komentar kalian sangat membantu sy untuk menulis cerita lebih baik lagi.


jangan lupa like 👍👍👍👍👍


vote yang banyak dan ❤️❤️❤️❤️❤️


Sekali lagi saya ucapkan terima kasih


maaf jika masih banyak kesalahan.

__ADS_1


😘😘😘😘**


__ADS_2