Memilih Untuk Melepaskan

Memilih Untuk Melepaskan
episode 43


__ADS_3

"Liatin apa sih Key, dari tadi melamun terus gue perhatiin?" tanya Sandra membuat Keyndra sadar setelah beberapa saat tadi melamun.


"Gak lagi liatin apa-apa," kata Keyndra, tapi mata cowok itu tetap fokus melihat pemandangan dimana Cicha sedang berjalan bersisian bersama Gery di dekat lapangan basket.


Sandra ikut melihat kemana arah Keyndra memandang, "Cicha?" tebak Sandra.


"Mereka berdua kelihatan makin deket. Yang gue tahu Gery emang suka sama Cicha dari dulu. Banyak cewek yang suka sama Gery, cuman Gery gak suka sama mereka. Yang ada malah tuh anak ngejar-ngejar Cicha. Apa sih lebihnya tuh cewek, cuman pinter doang. Sampe bisa dapetin Lo sama Gery. Beruntung banget tuh cewek." ujar Sandra membuat Keyndra mengepalkan kedua tangannya. Cowok itu tidak suka jika ada yang membicarakan tentang Cicha yang tidak-tidak.


"Bisa diem gak Lo! pusing gue dengerin Lo ngomong," sentak Keyndra pada Sandra. Bahkan wajah Keyndra saat ini terlihat mengeras. Keyndra melihat Gery yang hampir memeluk Cicha dari belakang. Namun cowok itu tak bisa berbuat apa-apa, karena ada Sandra yang sedang bersamanya.


Keyndra semakin mengeratkan kepalan kedua tangannya, sampai otot-otot jarinya terlihat memutih. Keyndra benci situasi seperti ini. Dimana dirinya tidak bisa leluasa untuk bergerak.


"Nanti anterin gue beli sepatu ya Key!" ucap Sandra. "Mau ya, janji cuma bentar gak lama kok."


"Gak bisa, gue sibuk," jawab Keyndra namun mata cowok itu masih fokus melihat Cicha dan Gery.


Dari tempatnya sekarang Keyndra bisa melihat dengan jelas bagaimana keduanya saling melempar canda, keduanya tertawa bersama. Mengingatkan Keyndra dengan kejadian yang sama seperti itu saat Cicha masih menjadi pacarnya.


"Lupain dia Key! Opa kamu bakalan marah kalau tahu kamu kayak gini," ujar Sandra.

__ADS_1


"Opa gak suka kamu berhubungan dengan Cicha, dia bukan cewek yang tepat buat kamu. Opa mau...."


"Inget ini baik-baik! Gue mau jalan sama Lo, mau nurutin semua permintaan Lo. Karena gue lakuin itu demi Cicha, demi satu-satunya cewek yang gue cintai." ujar Keyndra serius sambil menatap Sandra tajam.


🦋🦋🦋


Suasana koridor sekolah sudah nampak ramai. Dari ujung lorong terlihat Keyndra bersama teman-temannya datang bersamaan. Bahkan disamping Keyndra ada Sandra yang menemani cowok itu. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih.


Di lihat dari manapun Keyndra itu emang ganteng banget, tapi sumpah brengsek banget Cha!" ujar Erika yang melihat rombongan Keyndra dari depan kelas.


"Ssstt, jangan ngomong kayak gitu, udah biarin aja," kata Cicha lembut.


"Sumpah pengen banget gue tenggelamin tuh mereka berdua ke laut. Kesel banget gue liat mereka. Yang cowok brengsek banget, yang cewek gak tau malu, cocok banget dah." ujar Erika gregetan.


"Gue enggak tuh," ujar Niken santai.


"Siapa juga yang kangen juga sama Lo, mulut Adit Lo percaya" ucap Anggara, membuat Aditya melotot.


"Kalo gue yang kangen gimana Ken? Lo kangen gue gak?" ujar Dany mendekati Niken.

__ADS_1


"Gue udah punya cowok, ngapain kangen cowok lain," balas Niken.


"Masih aja sama mantan kakel Lo? bisa awet juga ternyata," kata Dany.


Niken menaikkan sebelah alisnya, sedikit menoleh ke arah Dany tanpa menanggapi ucapan cowok itu.


"Gue ke kelas duluan, Key inget jangan macem-macem," ujar Sandra lalu pergi ke kelasnya. Sandra bersikap seolah tidak pernah terjadi apa-apadi depan Cicha. Padahal dirinya lah ya menjadi penyebab masalah yang terjadi.


"Beneran ngeselin ya tuh cewek. Kayak gak ada cowok lain aja, sukanya sama cowok orang." ucap Marina menatap Sandra yang meninggalkan mereka.


"Emang Kenyataannya gitu. Pacar orang kadang lebih menarik," ucap Dany.


"Kayak Niken yang tetep menarik di mata gue meski udah punya pacar," tambah Dany sambil mengedipkan matanya pada Niken.


Niken sudah kebal dengan gombalan cowok modelan Dany. Dia sama sekali tidak menggubris ucapan cowok itu.


Di tempatnya Cicha hanya diam, cewek itu fokus membaca novelnya, namun tetep mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Sedangkan Keyndra sedari tadi menatap lekat pada Cicha. Sebenarnya Cicha sadar jika Keyndra terus menatap dirinya, namun cewek cantik itu pura-pura tidak mengetahuinya.


Dua anak manusia yang sama-sama terluka karena cinta. Dua anak manusia yang harus rela mengorbankan cinta mereka karena keegoisan dan ketamakan orang terdekat. Saling menjauh, meski dalam hati mereka masih saling mencintai. Saling merindukan, tapi tidak bisa mengobati rasa rindu itu.

__ADS_1


Akankah cinta mereka bisa bersatu kembali????


🍒🍒🍒


__ADS_2