
Maya dan mondy sudah berada di rumah sakit, ia menunggu kedatangan dokter yang sedari tadi memeriksa keadaan Shela. Padahal ini sudah lebih dari tiga puluh menit namun dokter belum keluar ruangan.
" Jeri bagaimana keadaan Nona Shela?? " Tanya Maya
" Jangan banyak bicara dengan orang lain, sebaiknya kamu diam saja " bentak Mondy dengan tatapan tak suka
" Astaga Tuan benar-benar tidak mengijinkan nona Maya berbicara dengan siapapun, masa bicara dengan ku saja tidak boleh " batin Jeri
" Apa yang bisa kami harapkan dari orang yang membentak kamu.. " batin Mondy
" Setelah dia tadi asik ngobrol dengan Boby sekarang dia malah mengajak ngobrol jeri, sedangkan kita di dalam mobil saja hanya saling diam " batin Mondy kesal
" Bagaimana Jeri.. " ucap Mondy
" Masih di periksa dokter Tuan, padahal sudah dari tadi " ucap Jeri
" Apa keadaan nona Shela parah?? " Tanya Maya yang masih penasaran
" Aku bilang diam ya diam... Kamu Bisa diam tidak " bentak Mondy kembali
" Maafkan aku.. " ucap Maya menutup mulutnya
" Mana mungkin kamu bahagia dengan orang seperti itu May, Meskipun dia banyak harta tapi dia tidak memperlakukan mu dengan baik.. kalau kamu mau kembali lagi padaku, aku berjanji akan membahagiakan mu dan tidak akan menyia-nyiakan mu lagi " batin Boby sedari tadi memandangi wajah Maya.
" Astaga Tuan kenapa galak-galak begitu kalau cemburu, Maya juga kenapa dia tidak sadar jika Tuan Mondy sedang cemburu " batin Jeri
" Ish apa salah kalau aku bertanya pada Jeri.. Dasar Tuan Mondy aneh " batin Maya
Tak lama kemudian dokter membuka pintu ruangan ia segera menghampiri Mondy lalu menyampaikan hasil pemeriksaan Shela.
" Bagaimana Dok keadaan nona Shela? " ucap Boby
" Keadaan nona Shela tidak terlalu baik, kakinya cedera lumayan parah, ia harus banyak istirahat.. untuk satu bulan ini kakinya tidak boleh banyak bergerak " ucapnya
" Apa.. bagaimana dengan pekerjaan Nona Shela " ucap Boby kaget
__ADS_1
" Kasihan Nona Shela " batin Maya
" Saya sarankan semua pekerjaan beliau di tunda terlebih dulu, mengingat kesehatan lebih penting dari pekerjaan apalagi Nona Shela seorang model akan berakibat fatal jika dia tidak menjaga kesehatannya" ucap sang dokter
" Ya ampun... " batin Boby
" Lalu sampai kapan kaki Shela akan sembuh dok?? " tanya Mondy
" Saya tidak bisa memastikan hal itu Tuan namun kita bisa melihat perkembangannya nanti setelah satu bulan yang akan datang.. " ucap sang dokter
" Aku harus mencari model lain " batin Jeri
" Baiklah kalau begitu "
" Aku harus mempersiapkan model yang lain.. dari pada proyek ini gagal " batin Mondy
" Sebentar lagi Nona Shela akan segera di pindahkan keruangan pasien... Setelah itu bisa di jenguk oleh semuanya namun jangan terlalu berisik karena beliau harus banyak istirahat agar kaki ya cepat sembuh " ucapnya
" Baik Dok terima kasih " ucap Boby dengan wajah sedihnya
" Harus lembur lagi deh untuk cari model lain, pasti tuan pasti akan menyuruhku untuk mengganti modelnya " batin Jeri
" Mondy.. " ucap Shela sambil meneteskan air matanya
" Sudah jangan menangis buang-buang tenaga saja sebaiknya kamu beristirahat agar kakimu cepat sembuh " ucapnya
" Lihat Maya, Mondy begitu perhatian padaku " batin Shela
" Tapi Mondy kata dokter cedera ku parah.. aku takut tidak bisa berjalan lagi " keluhnya masih dengan air Mata buayanya
" Nona Shela pengobatan didunia sudah canggih-canggih, nona jangan khawatir kalau di negara ini kaki nona belum sembuh kita coba ke negara lain.. misalnya Singapura bukan begitu Boby " ucap Jeri membuat Shela kesal
" Sialan dia.. kalau aku jadi istrinya Mondy kamu akan ku pecat, aku tendang kamu jauh-jauh dari sisinya Mondy, lihat saja kamu Jeri " batin Shela
" Yang di katakan asisten Jeri benar Nona.. saya akan melaporkan hal ini pada management agar nona di tangani dengan serius... Apalagi jadwal nona sangat padat bulan ini.. tapi dokter menyarankan nona untuk beristirahat total " ucap Boby
__ADS_1
" Lalu kita harus bagaimana Mondy.. aku tidak mau cacat.. aku takut tidak bisa berjalan lagi.. lalu karirku bagaimana?? Dan syuting iklan kita bagaimana?? " Ucap Shela sambil menangis
" Tenangkan dirimu Shela.. itu tidak akan terjadi " cibir Mondy
" Nona Shela sebaiknya nona tenang jangan terus menangis.. nanti keadaan nona semakin memburuk.. " ucap Maya
" Cih, wanita kampung sok peduli di depan banyak orang biar apa?? Biar semua menganggap mu baik hati.. Ini tidak bisa di biarkan " batin Shela
" Diam kamu maya, kamu pasti senangkan aku seperti ini.. kamu senang keadaan ku seperti sekarang, kamu senang aku jadi cedera.. Apa kamu yang sengaja membuatku seperti ini " ucapnya dengan wajah marah
" Kenapa semua orang kompak mengatakan aku harus diam.. emang aku salah jika bicara apapun, semua orang pada aneh hari ini " batin Maya bingung
" Shela diam kamu dan jaga ucap mu, Sebaiknya kamu banyak istirahat keadaan kamu sekarang sedang tidak stabil.. ayo Maya kita pergi dari sini " ucap Mondy langsung membawa Maya keluar dari rumah sakit
" Nona Shela ini sedang sakit sempat-sempatnya marah-marah dan berkata seperti itu membuat Tuan Mondy tidak terima jika wanitanya di bentak orang lain meskipun dia sendiri suka membentak Maya, Bisa-bisa Tuan Mondy akan semakin membenci anda nona " batin Jeri
" Mondy Tunggu.. Mondy " ucap Shela sambil menangis
" Nona benar-benar sangat menyukai Tuan Mondy.. " batin Boby
" Sialan, gara-gara Maya datang kesini Sikap Mondy berubah lagi padaku.. lihat saja Maya aku tidak akan tinggal diam, aku akan memisahkan kamu dan Mondy " batin Shela
" Nona saya permisi " ucap Jeri
" Tunggu, bilang sama Mondy dia harus bertanggung jawab, aku jadi seperti ini gara-gara dia.. kalau dia tidak mau menemani aku di rumah sakit ini, akan aku tuntut perusahaannya " ucap Shela dengan nada emosi
" Baik Nona saya akan sampaikan pesan anda pada Tuan Mondy.. Namun saya sarankan anda harus bersikap bijak kalau anda tidak mau Tuan Mondy membenci anda " ucap Jeri sambil tersenyum lalu pergi dari sana.
" Sialan... Asisten Jeri ini benar-benar menyebalkan sekali, lihat saja pembalasan ku pada kamu dan Maya, kalian akan menerima akibatnya karena sudah membuatku kesal hari ini " batin Shela
" Tumben sekali Nona Shela marah-marah sedari tadi, padahal ia selalu menampilkan sikap baik hati dan anggun.. Mungkin pengaruh cedera di kakinya " batin Boby
Shela mencoba menutup matanya, setelah obat yang di berikan dokter ia mulai mengantuk. Sedangkan Boby tampak sibuk menelepon pihak management untuk mengabarkan kondisi Shela saat ini.
.
__ADS_1
.
Bersambung...