
Sementara di tempat lain yaitu di kediaman Alex dan Laura tampak Maya dan Mondy sudah bersiap-siap untuk pergi ke kantor setelah mereka sarapan bersama dengan kedua orangtua Mondy.
" Jadi kapan kalian akan melangsungkan pernikahan kalian?? " Tanya Laura dengan antusias
" Kalau aku Maya saja " ucap Mondy sambil tersenyum menatap wajah wanita yang kini mengisi hatinya itu.
" Bagaimana Maya?? Kapan kamu siap menjadi istri Mondy ?? " Tanya Alex membuat Laura tertawa
" Bukan siap menjadi istri Mondy tapi menikah dengan Mondy sayang.. " ucap Laura
" Sama saja, setelah menikah Maya juga harus siap menghadapi suami seperti Mondy " cibir sang papah
" Pah.. kenapa bicara seperti itu, papah sedang menakuti Maya " ucap Mondy kesal
Laura dan Maya tampak tertawa dengan perbincangan ayah dan anak itu. Mondy memang mewarisi sikap Alex, sikap dingin dan cueknya pada semua orang kecuali pada orang yang ia sayang. Namun untuk sifat galaknya Mondy tidak tahu dari mana sifatnya karena Alex sendiri mempunyai sifat tegas bukan galak.
__ADS_1
" Sudah-sudah serahkan saja sama mamah.. mamah yang akan mengurus semua keperluan kalian bahkan untuk resepsi semuanya mamah yang akan siapkan " ucap Laura membuat Alex menggeleng-gelengkan kepalanya
Istrinya itu sangat menyayangi Maya apalagi sekarang putranya juga sudah mencintai Maya. Bagi Alex kebahagiaan Laura sangat penting dalam hidupnya wanita yang satu-satunya menjadi ratu di hatinya selama ini.
" Kalau begitu gimana baiknya mamah saja " ucap Maya membuat Laura sangat bahagia. Ia ingin segera menjadikan Maya sebagai menantunya.
Kedatangan Maya membuat hari-hari Laura bahagia karena selama ini ia mendambakan sosok anak perempuan yang tidak bisa ia dapatkan.
" Kalau begitu mamah sudah putuskan kalau kalian akan menikah dua Minggu lagi.. " ucap Laura tentu saja hal itu membuat Mondy dan Maya senang.
" Mah apa itu tidak terlalu cepat" tanya Alex
" Aku tidak ingin kamu kecapean karena hal ini sayang " ucap Alex yang begitu sangat memperlihatkan rasa cintanya pada Istrinya itu.
" Kamu tenang saja karena kita berdua yang akan menyiapkan semua itu "
__ADS_1
" Baiklah, asalkan kamu tidak kecapean.. " ucap Alex
" Terima kasih sayang " ucap Laura tersenyum senang
Kebahagiaan mereka memang tidak bisa di ragukan lagi. Apalagi cinta Alex pada Laura mereka selalu menghabiskan waktu bersama-sama bahkan Alex juga sering menemani Laura berjalan-jalan ke manapun Laura mau.
" Apa Tuan Mondy bisa seperti Om Alex yang begitu mencintai Tante Laura " batin Maya
Setelah selesai berbincang-bincang denga kedua orang tuan Mondy, Mereka segera pamit lalu masuk kedalam mobil dan pergi ke kantor, wajah Mondy terlihat lebih bahagia hari ini sama halnya dengan Maya apalagi semalam mereka sudah meresmikan hubungan mereka.
Jeri juga terlihat bahagia ketika melihat majikannya bahagia. Dia selalu mendoakan majikannya itu agar hubungan mereka abadi sampai maut memisahkan.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di kantor, mereka segera masuk kedalam kantor, terlihat beberapa karyawan menyapa mereka dan mengucapkan selamat atas hubungan mereka yang sudah di publikasikan tentunya hal itu di lakukan Jeri.
Tampak Maya terlihat bingung dengan sikap karyawan yang lain namun Maya tetap bersikap ramah pada mereka, dia tidak mengetahui jika sejak semalam berita di media sosial sudah heboh dengan foto-foto dirinya dan Mondy.
__ADS_1
" Ada apa dengan mereka " batin Maya
Mondy dan Maya masuk ke dalam ruangannya mereka fokus mengerjakan pekerjaan masing-masing.