
Mereka kini berkumpul di meja makan, terlihat Mondy duduk di samping Maya. Mereka terlihat mesra membuat Laura senang melihatnya.
Namun Laura juga takut jika berita yang sekarang tersebar membuat hubungan mereka berakhir. Tapi ia percaya jika Mondy tidak mencintai wanita lain selain Maya.
" Mamah kenapa diam saja dan memandangi wajah Maya ? " Tanya Alex bingung
" Apa mamah mau bubur buatan Maya?? " Tanya Mondy
" Kalau begitu Maya akan ambilkan bubur untuk mamah " ucap Maya hendak berdiri namun di cegah oleh Laura
" Jangan .. "
" Kenapa mah?? " Tanya Maya bingung
" Mamah hanya senang melihat kedekatan kalian.. kalian lanjutkan saja makannya " ucap Laura
Melihat perubahan sikap Laura yang tidak seperti biasanya membuat Alex semakin bingung " ada apa dengan Laura?? " Batin Alex
" Mamah kenapa ya??, aku merasa ada yang aneh dengan sikap mamah " Batin Maya
Tiba-tiba jeri masuk kedalam rumah Mondy, ia segera menghampiri Majikannya itu untuk menyampaikan berita terbaru yang membuat seluruh dunia geger.
" Tuan.. " panggil Jeri
" Ada apa?? Saya sedang sarapan tunggu di ruang kerjaku lima menit lagi " titah Mondy
" Baik Tuan.. "
Rasanya Jeri tidak sopan sekali jika harus membicarakan hal ini di depan kedua orangtuanya Mondy apalagi ada Maya di sana. Ia tidak mau merusak suasana pagi-pagi di keluarga ini.
Lima menit kemudian Mondy masuk kedalam ruang kerjanya, ia melihat jeri di sana sedang duduk sambil membaca koran.
" Ada berita penting apa?? Sampai-sampai kamu terburu-buru seperti barusan " cibir Mondy
" Liha ini Tuan " ucap Jeri memberikan koran yang barusan ia baca
__ADS_1
Mondy sungguh kaget ketika membaca koran itu, ia langsung meremas koran itu dengan wajah marahnya. Siapa yang sudah berani memberikan informasi palsu terkait hubungan asmaranya.
Di dalam koran itu di tulis jika Shela seorang model terkenal sedang menjalin hubungan dengan seorang pengusaha yang bernama Mondy. Foto-foto ketika mereka kemarin di lokasi syuting pun terpanggang jelas di sana. Apalagi ketika Shela di bawa kedalam mobil Mondy membuat beritanya semakin heboh di media sosial.
" Brengsek... Cari tahu siapa yang berani membuat berita palsu seperti ini?? Enak saja aku di fitnah seperti ini.. " ucap Mondy dengan kesal
" Baik Tuan.. "
" Saya ingin hari ini juga kamu tangkap pelakunya, saya akan beri dia pelajaran " bentak Mondy
" Tuan.. lalu bagaimana tuan menjelaskan hal ini pada Nona Maya.. " ucap Jeri
" Nanti aku akan pikiran hal ini.. tapi ingat jangan sampai kamu berani memberitahu hal ini pada Maya " ancam Maya
" Baik Tuan "
Mereka segera bersiap-siap untuk pergi ke kantor tapi ketika Mondy membuka pintu ruang kerjanya tiba-tiba sosok kedua orangtuanya berdiri di depan pintu membuat Mondy kaget.
" Mamah.. papah " ucap Mondy
" Kalau begitu saya permisi Tuan, saya tunggu di dalam mobil.. " ucap Jeri
" Awas kalau kamu Bernai berduaan dengan Maya di dalam mobil " bentaknya
" Baik Tuan... " Ucapnya langsung pergi dari sana karena di lihat dari wajah nyonya dan Tuan besar sepertinya mereka akan membahas masalah tentang beredarnya berita hubungan Mondy dan Shela.
" Bisa-bisanya Mondy cemburu pada Jeri.. " batin Laura
Dan benar saja yang di pikirkan oleh Jeri, berita itu sudah di lihat oleh Laura dan Alex mereka sangat menyayangkan dengan berita tersebut meskipun mereka yakin jika putra mereka satu-satunya itu adakah tipe laki-laki yang baik dan setia namun ia juga ingin mendengar penjelasan dari Mondy.
" Kamu sudah tahu tentang berita yang beredar kan?? " Tanya Alex
" Pah.. aku bisa jelaskan semua itu " ucap Mondy
" Kalau begitu coba jelaskan, kenapa bisa pemberitaan ini terjadi.. jangan bilang kamu menduakan cinta Maya, mamah akan benci sekali kalau itu sampai terjadi " ucap sang mamah dengan nada kesal
__ADS_1
" Mana mungkin aku seperti itu.. Semua berita itu tidak benar sama sekali, memang Shela kemarin syuting dan mengalami kecelakaan kebetulan Mondy, Maya dan Jeri juga ada di sana melihat jalannya syuting. Melihat kaki Shela berdarah Mondy menyuruh Jeri menggendong Shela lalu kami mengantarkan Shela ke rumah sakit terdekat.. Hanya itu saja.. " jelaskan Mondy
" Benar, kamu tidak bohong?? " Tanya sang mamah
" Sejak kapan Mondy jadi pembohong mah.. Mamah kan tahu kalau Mondy tidak pernah suka pada Shela sejak dulu " cibirnya
" Baiklah untuk kali ini mamah percaya padamu, tapi ingat jika kamu menyakiti Maya seujung kuku pun mamah yang akan menghukum mu sendiri.. " ancam sang mamah
" Mamah tenang saja, Mondy akan berusaha membahagiakan Maya.. " ucap Mondy memeluk sang mamah
Laura yang melihat kesungguhan dan kejujuran Mondy langsung tersenyum, ia membalas pelukan Mondy sambil mengusap kepala Mondy. Ia tidak menyangka jika putranya sudah dewasa dan sudah mengenal yang namanya cinta bahkan sudah sangat jatuh cinta pada seorang perempuan yang ia sukai juga.
" Kalau begitu Mondy pamit ya mah.. Sebelum ke kantor mondy dan Maya mau ke rumah sakit terlebih dahulu... " Ucap Mondy melepaskan pelukannya
" Untuk apa?? nanti beritanya semakin membesar.. Itu bisa merugikan Maya " ucap sang mamah
" Ini keinginan Maya, dia ingin mengantarkan bubur buatannya sendiri untuk Shela " ucap Mondy membuat Laura kaget
" Astaga, Jadi Maya membuatkan bubur ayam itu untuk Shela, calon menantu mamah memang baik sekali.. " ucap Laura sambil tersenyum
" Mondy tidak salah pilih mah.. " ucap Alex memeluk sang istri
" Sudah jangan memuji Maya terus, nanti orangnya besar kepala.. " ucap Mondy keluar dari ruang kerjanya lalu segera pergi ke dalam mobil.
Namun ia melihat jika Maya berada di samping mobil, ia bahkan tidak berani masuk kedalam mobil, Maya sudah tahu akan sikap Mondy bagaimana kalau dia berdekatan dengan lelaki jadi dia menghindari amarah Mondy pagi ini.
" Ayo masuk " ucapnya sambil membukakan pintu mobilnya
Mondy langsung tersenyum lalu mengajak Maya masuk kedalam mobil, sedangkan Jeri ia langsung melajukan mobilnya ketika majikannya sudah masuk kedalam mobil.
.
.
Bersambung...
__ADS_1