Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 10


__ADS_3

Setelah perbincangan dengan mama nya resa dengan jawaban yang masih sama, karna venya tetap kekeh dengan keputusannya tidak akan memberi tahukan di mana kepergian resa.


karna tak mendapat jawaban dea dan bara pun akhir nya menyerah dan menghormati keputusan venya, dan mereka pun segera pamit untuk pulang.


" kalo begitu dea dan papih pamit dulu yah tante.." ujar dea berpamitan dengan mengulurkan tangannya pada venya.


" oohh yah de.. hati hati di jalan " jawab venya dengan menyambut uluran tangan dari dea bergantian dengan bara.


Setelah berpamitan dan keluar dari rumah resa, bara pun melajukan mobil nya untuk pulang ke rumah, dengan hati keduanya yang merasa kecewa karna tidak berhasil untuk menemui dan juga mendapat kenyataan yang begitu mengejutkan ketika mendengar penuturan dari venya.


Sesampainya di rumah milik dea, keduanya pun segere keluar dari mobil dan berlalu masuk ke dalam rumah.


" udaah jangan sediih, mungkin resa ingin punya waktu sendiri suatu hari pasti dia akan kembali untuk nemuin sahabat nya ini " ujar bara pada anaknya itu sebelum keduanya kembali ke kamar masing masing.


" iyah piiihh...dea ke kamar dulu yah.. " jawab lesu dea, dan berlalu ke kamar nya.


bara pun hanya bisa menghela nafas ketika melihat anak nya itu terlihat sedih kala resa pergi darinya, dan bara pun juga berlalu ke dalam kamar nya.


" Sebenci itukah kamu padaku res, sampai sampai kamu lebih memilih pergi dari kota ini, dari pada meminta pertanggung jawaban padaku " ucap bara ketika sudah mendudukkan bok*ng nya di atas kasur dan mengacak rambut nya frustasi.


*********


Menghabis kan waktu kurang lebih 4,5 jam per jalanan dari kota S ke kota Y, sampai lah resa di tempat tujuan dan memasuki rumah yang lumayan besar berlantai satu itu, yang sebelum nya berucap terimah kasih pada supir pribadi papa nya itu.


Setelah memasuki rumah resa mendekati sofa lalu menjatuhkan tubuh nya di atas sofa itu.


" Hmmm.. akhirnya sampai juga.. ternyata lumayan capek yah.." ujar resa ketika melepas kan penat setelah ber jam jam perjalanan nya.


" Semoga dengan aku memulai hidup baru disini, aku bisa melupakan semua kenangan kenangan ku yang kutinggal di kota S " ucap resa dengan harapan nya.


Setelah merasa kepenatannya cukup berkurang resa segera menuju kamar nya, dan membawa koper nya.


dan setelah itu resa segera mandi untuk menghilangkan rasa lengket di tubuh nya itu.


*******


Suara kokokan ayam di pagi buta, membangunkan gadis yang tengah tidur mangarungi mimpinya.


mengerjapkan matanya dan mulai membuka mata nya agar terbuka dengan lebar.


setelah kesadarannya sudah sepenuhnya kembali, resa bergegas mandi dan mulai memasak untuk sarapannya karna di rumah itu hanya di siapkan satu pelayan saja oleh tio untuk bertugas membersihkan rumah itu.


" Biar bibi ajah non yang masak " ujar bi surti ketika melihat resa mengiris sayuran untuk di masak.

__ADS_1


" Udah gapapa bi, biar resa ajah yang masak bi surti lanjutin ajah pekerjaan rumah nya " jawab resa dengan sopan.


" yaudah non, kalau gitu saya permisi dulu yah non " pamit bi sumi ketika akan melanjutkan pekerjaannya.


setelah kepergian bi surti resa segera melanjutkan pekerjaan yang ia lakukan agar segera selesai.


Selesai dengan acara masak nya resa, segera mandi dan berpakaian rapi, selesai dengan aktivitas pagi nya resa pun segera berangkat menuju kampus baru nya untuk mengurus kepindahan nya dari kampus lama ke kampus sekarang.


Hanya Butuh 25 menit resa sampai di kampus baru nya, setelah memarkirkan mobil nya resa segera masuk ke dalam kampus tersebut ketika ia memasuki kampus itu semua mata tertuju pada dirinya yah banyak mahasiswa yang kagum akan kemolekan tubuh resa yang bak gitar spanyol itu.


Selesai dengan mengurus perpindahannya di kampus, resa pun segera menuju kantin karna hari sudah memasuki waktu makan siang, tapi di saat berjalan menuju kampus entah tiba tiba hatinya terasa nyeri ketika suasana di kampus itu terasa berbeda karna untuk pertama kalinya resa kuliah tanpa ada dea di sampingnya.


" Bu..saya pesen mie kuah kasih cabe sama telur trus minum nya es jeruk yah bu.." pesan resa pada ibu kantin di kantin itu.


" ooh yah neng bentar yah " jawab ibu kantin.


" neng mahasiswa baru yah di kampus ini, kok saya gak pernah liat " lanjut ibu kantin itu ketika melihat resa baru pertama kali nya.


" iyah bu, saya pindahan dari kampus di kota S " Jawab resa pada pertanyaan ibu kantin itu yang bernama bu fatimah.


Setelah percakapan singkat dengan ibu kantin resa pun duduk di tempat kantin itu.


dan tak lama kemudian mie rebus dan es jeruk pesanan nya telah jadi.


" ohh yah bu, terimah kasih " jawab resa dengan senyuman manis itu.


Segera resa menyantap makanan yang sudah tersaji di hadapannya dengan lahap, dan ketika di pertengahan resa menikmati makan nya tiba tiba ada seorang gadis cantik menyapa nya.


" hai..boleh saya duduk..!! " ujar gadis itu yang ingin bergabung dengan resa.


mendengar perkataan gadis itu membuat resa langsung mendongakkan kepalanya dan segera memberikan izin untuk duduk di sampinga nya.


" Oohh yah silahkan duduk " jawab resa menjeda makan nya dan membalas sapaan gadis itu.


" Mahasiswa baru ya di sini..?? " tanya gadis itu lagi.


" iyah ini pertama kali aku masuk untuk mengurus perpindahan ku di sini, Ohh yaah kenalin nama aku resa.." jawab resa dengan memeperkenalkan diri nya pada gadis itu dan mengulurkan tangannya.


" namaku devi, salam kenal resa.." ujar devi dengan menerima uluran tangan dari resa.


Dan mereka pun mengobrol seperti dua orang yang sudah sangat mengenal dan akrab.


********

__ADS_1


Di kampus lain dea terlihat sangat tidak bersemangat ketika kuliah nya tak bersama dea seperti biasanya dan veno yang melihat itu hanya bisa menyemangati dea.


Di Perusahaan Dananjaya Group, diamana bara sekarang tengah gelisah memikirkan tindakan resa yang menurut nya sangat berani, karna di saat semua wanita akan meminta pertanggung jawaban pada orang yang telah merenggut mahkota nya tapi tidak dengan resa wanita itu malah pergi untuk menghindari dirinya.


di tengah lamunannya itu tiba tiba sekretaris sekaligus sahabat nya itu masuk.


" ngelamun aja kamu bar, lagi mikirin apa sih " tanya dewo ketika duduk di kursi depannya bara dengan bahasa santai nya karna ini sudah berada di jam istirahat.


" lagi mikirin hal yang rumit wo, dan gue lagi bingung dengan masalah gue yang ini.." jawab bara dengan lesu nya.


" emang masalah apa sih bar, segitu nya coba lo cerita sama gue kali ajah gue bisa bantu " ujar dewo dan menyuruh bara agar menceritakan semua masalah nya.


dan bara pun menceritakan semua kejadian yang menimpa resa karna ulah nya, bara menceritakan dengan se detail detail nya dan itu membuat dewo sedikit kaget akan cerita bara.


" seperti itu bar ceritanya, dan gue sekarang bingung apa yang harus gue lakukan.." kata bara setelah selesai menceritakan semua nya pada dewo.


" yah kalo menurut gue bar, mending lo segera nemuin resa karna kita gak tau bar, bisa saja benih lo tumbuh di rahim resa " jawab dewo memberi saran bara agar segera bisa nemuin resa.


" tapi wo gak segampang itu, gue udah nyuruh anak buah gue untuk mencari resa tapi hasil nya nihil karna seperti nya resa sudah merencanakan semua ini dengan matang.." ujar bara menjawab saran dari dewo dan pernyataan bara membuat dewo juga pusing mikirin masalah sahabat nya itu.


" kalo seperti itu permasalahannya gue sepertinya juga bingung harus ngelakuin apa bar.." jawab dewo ketika merasa permasalahan sahabat nya itu yang begitu rumit.


jam selalu berjalan hingga tak terasa sudah 2 minggu resa meninggalkan kota S, Di sebuah rumah gadis cantik tengah menangis tersedu sedu karna mengingat sahabat nya itu sudah tak bersama ia lagi.


" Dea kamu kenapa sayang " tanya bara mengahampiri anaknya ketika melihat dea tengah menangis di kamar nya.


" Papiiiiihh " kata dea dengan memeluk bara ketika sudah berada di sampingnya.


" kamu kenapa hmm, cerita sama papi " tanya bara pada anaknya.


" dea kangen piihh sama resa kenapa resa ninggalin dea, dea memang mempunyai banyak teman piih tapi rasa sayang dea pada resa beda dengan lainnya karna resa yang selalu perhatian sama dea piiihh " tangis pilu dea menceritakan kesedihan yang ia alami saat ini yang memang sangat terpukul akan kepergian resa tanpa meninggalkan sebuah alasan.


dan bara merasakan kesedihan yang anak nya rasakan saat ini, apakah ia harus menceritakan sebenar nya pada dea apa yang menjadi penyebab sahabat anak nya itu meninggalkan kota S dan semua orang yang ia sayangi.


mendengar tangisan pilu anak nya hati bara pun akhir nya luluh dan bara pun memutuskan untuk menceritakan semua apa yang membuat resa pergi dan bara siap akan kemarahan anak nya yang mungkin ia dapatkan, setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


" Dea " panggil pelan bara yang berada di pelukannya.


" iyah pih.." jawab dea dengan mendongakkan wajah nya.


" papi mau jujur dan menceritakan sesuatu yang terjadi pada resa dan papih tau alasan kenapa resa meninggalkan kita " ujar bara membuat dea langsung melepaskan pelukannya dari bara.


" maksut papih apa, kenapa papih bisa mengetahui alasan resa pergi " jawab dea bingung dengan ucapan bara.

__ADS_1


TERIMAH KASIH UNTUK READERRSS KU..YANG TELAH MENDUKUNG KARYA PERTAMA AKU...SEMOGA SELALU SUKA DI SETIAP CERITA NYA LOVE YOUU ALL..😍😍


__ADS_2