Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 32


__ADS_3

tak butuh waktu lama resa pun sampai di kediaman dea yang masih terlihat belum ada kegiatan di rumah itu.


dan segera pak tono membukakan pintu gerbang kala melihat mobil resa yang sudah berada di depan gerbang yang masih tertutup.


" pagi pak tono, makasiih pak " sapa resa pada pak tono dengan tidak lupa mengucapkan terimah kasih pada pak tono dengan tersenyum manis.


" pagi juga non resa, sama sama non.." jawab pak tono membalas sapaan dari resa dengan senyuman juga.


seusai nya resa memarkirkan mobil milik nya, segera ia keluar dari mobil nya dan menuju pintu rumah dea, namun sebelum resa menaiki anak tangga untuk menaiki teras, resa bertemu dengan bi sumi yang tengah menyiram tanaman hijau di halaman rumah dea.


" Pagi bii sumi.." sapa resa ramah pada bi sumi.


" pagi juga non, tumben pagi pagi banget non.." jawab bi sumi dengan melemparkan pertanyaan pada resa.


" iyah bi lagi ada perlu, dea dan mas bara udah bangun belum bii.." tanya resa yang memang jam masih menunjukkan pukul 06.00 wib.


" sepertinya sih masih tidur, tapi non resa coba langsung ke kamar non dea ajah non.." jawab bi sumi.


" oke biii, resa masuk dulu yah bi.." ucap resa dengan pamit untuk memasuki rumah milik dea.


setelah masuk ke dalam rumah dea, resa pun segera menaiki anak tangga dengan hati hati dan langsung masuk ke dalam kamar dea yang memang tidak di kunci.


" Dea..." ujar resa dengan menoel noel pipi kakak dari anak nya itu, namun dea masih tak bergeming akan gangguan dari resa.


" ngebo banget sih kalo tidur.." ujar resa lagi dengan menoel noel pipi dea semakin kencang, hingga dea pun mulai terusik dari tidur nyenyaknya.


" emmmmhhh.." lenguh dea kala merasa terganggu akan kelakuan resa yang menjahilinya.

__ADS_1


" deaaa... banguuuuunnn..." ucap resa dengan suara lembut tepat di dekat telinga dea.


di tengah keaadarannya dea yang merasa tidak asing dengan suara itu pun mencoba untuk membuka matanya sedikit melihat orang yang sekarang tengah mengganggu tidur nya, dan saat dea membuka matanya sedikit dea pun sedikit terkejut dengan kedatangan resa.


" resaa..lo tumben siiihh pagi pagi gini udah ada di rumah.." ucap dea menggerutu, dengan resa yang masih setia menggoda sahabat nya itu.


" lagi pengen kesini ajah de, nih adek lo kayak nya pengen ketemu papih nya.." jawab resa dengan santai nya tanpa merasa bersalah telah mengusik tidur nyenyak dea.


" ya udah siiihh kalau mau ke papih langsung ke kamar nya ajah.." ucap dea yang masih ingin melanjutkan tidur nya.


" eehh devi kok gak disini de.." tanya dea kala tidak melihat devi di kamar dea.


" Oooohh devi.. pulang kemaren lusa dia pulang nya terburu buru di kabarin sama saudara nya untuk segera pulang, yaah katanya siih ada urusan keluarga, dan mungkin dia lupa buat ngabarin lo res..." jawab dea dengan matanya yang terpejam dan resa pun menjawab nya hanya dengan ber " Oh " ria saja.


" ya udah sih res, kalau mau ke papih cepet kesana nya gue mau lanjut tidur nih.." ujar dea lagi yang rasa kantuk nya masih menghinggapi kedua matanya.


" yaelah gue di usir, ya udah gue ke kamar papi lo dulu yah.." pamit resa yang hanya mendapat anggukan dari dea.


berjalan pelan di kamar bara yang sedikit gelap karna lampu kamar bara yang di matikan di tambah lagi gorden yang masih belum di buka oleh pemiliknya, segera resa mendekati kasur size king yang di tiduri oleh bara, dan saat sudah mendekat tiba tiba resa berteriak kala tangan nya di tarik oleh bara, hingga tubuh resa menindih tubuh polos milik bara yang memang kebiasaan bara tidur hanya menggunakan boxer.


" Mas bara udah bangun.." ucap resa yang masih berada di atas tubuh bara.


" udah dari tadi.." jawab bara dengan suara serak khas orang bangun tidur.


resa pun hanya manggut manggut mendengar jawaban dari bara.


" sama siapa kesini " tanya bara dengan suara serak khas orang bangun tidur.

__ADS_1


" Sendiri mas.." jawab resa dengan menatap wajah bantal bara.


merasa tidak bisa melihat wajah resa dengan jelas bara segera menggulingkan tubuh resa ke samping dirinya dan menjadikan lengannya sebagai bantal untuk resa, merasa lebih leluasa setelah bara memindahkan tubuh resa di samping tubuh bara, resa pun memeluk erat tubuh kekar itu dan langsung mencium ceruk leher bara, ntah sejak hamil resa sangat menyukai aroma tubuh dari bara, yang tanpa resa sadari perlakuannya itu membangunkan pusaka milik bara.


" sayangg...mas baru bangun tidurr.." ujar bara, yang merasa tidak percaya diri kala resa mencium nya setelah bangun tidur.


namun resa tak menghiraukan ucapan bara dan terus menghirup aroma tubuh bara yang sangat ia sukai.


" sayaang.." ujar bara yang merasa ingin menerkam wanita nya, karna resa yang tak menghiraukan ucapannya sambil terus memainkan bundaran coklat milik nya dan itu membuat ada gelanyar aneh yang di rasakan tubuh bara.


namun setelah bara berucap tak lama kemudian bara mendengar dengkuran halus dan merasakan nafas resa yang mulai teratur dan pelukan resa yang sedikit mengendur, dan segera bara melihat wanita nya yang ternyata sudah tertidur, dan itu membuat bara menggeleng geleng kan kepalanya melihat perilaku resa yang manja padanya semenjak hamil.


melihat jam tangannya yang berada di letakkan di atas nakas yang sudah menunjukkan puku. 07.10 wib, bara pun pelan pelan bangkit dari atas ranjang agar resa tak terganggu dari tidurnya, selepas membenarkan tidur resa dan menyelimuti nya bara pun segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


selesai dengan mandinya dan memakai baju tiba tiba pintu kamar nya di ketuk oleh seorang dari luar.


" tok..tok..tok.." suara ketukan pintu kamar bara, yang di ketuk oleh dea.


" piiiihhh dea boleh masuk gak.." ujar dea dari luar kamar bara meminta izin untuk masuk.


" boleh sayang..masuk ajah.." jawab bara dengan menyisir rambutnya.


" KLEK.." suara pintu kamar bara yang di buka dea.


" yaaah nih anak udah tidur ajah pagi pagi.." ucap dea kala melihat resa yang tertidur di kasur milik bara.


" udah sayang, mungkin bawaan hamil..!!" jawab bara.

__ADS_1


" yah udah kita sarapan dulu yuk sayang, biar resa istirahat..." ajak bara pada anaknya dan di angguki oleh dea.


Happyyy readiing.. jangan lupa dukungannya karna itu penyemangat buat author, semoga selalu suka di setiap episodenya terimah kasih...love you all😍😍😍


__ADS_2