Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 18


__ADS_3

Setelah mendengarkan cerita resa dengan seksama devi pun mulai berbicara dan menanggapi cerita resa.


" apa se begitu kecewa nya kamu res, sampai sampai om bara ingin berbicara padamu saja kamu tidak ingin mendengarkan nya.." ujar devi menanggapi cerita dari resa, dan resa pun hanya menggeleng sebagai jawaban nya.


" Kalau aku boleh saran, seharus nya kamu bisa memberi kesempatan untuk bara berbicara padamu res, kamu gak boleh egois anak yang kamu kandung juga butuh sosok ayah res.." ujar devi lagi dengan saran yang ia berikan pada resa.


" tapi aku bener bener masih trauma dan kecewa dev " jawab resa sedikit frustasi akan masalah nya yang begitu rumit saat ini.


" yah aku tau kalau kamu kecewa dan trauma akan kejadian itu res, tapi coba lah kamu tenang ketika bertemu dengan bara, kalau kamu terus terusan menghindar dan tak memberi celah untuk bara berbicara dan bertanggung jawab akan kandungan mu, masalah mu mungkin tidak akan pernah selesai sampai kedua orang tuamu tau dengan sendiri nya kalau kamu hamil di luar nikah dan apa kamu mau semua itu terjadi dan semakin bertambah rumit res.." ucap devi panjang lebar memberi pengertian pada resa, agar sahabat nya itu segera menyelesaikan semua masalah nya.


resa yang mendengar ucapan dari devi pun mulai mengerti dan membenar kan semua apa yang di ucapkan devi.


setelah pembicaraan yang sedikit panjang, akhir nya resa mencoba untuk memberi kesempatan bara untuk berbicara pada nya, dan berniat untuk menghampiri bara esok pagi nya di hotel tempat bara menginap yang resa mendapatkan alamat nya dari devi.


" yah udah yuk tidur, udah malem res.." ajak devi pada resa karna jam sudah menunjukkan pukul 22.00 wib.


resa pun mengangguk dan kedua nya pun berlalu menuju kamar resa.


************


malam ini bara mulai mengemas semua baju nya dan tak lupa juga menyuruh dea untuk mengemas baju nya yang ia bawa selama berada di kota Y.


" Sudah beres De, kemas kemas nya " tanya bara yang masuk ke dalam kamar anak nya.


" masih kurang dikit piihh, punya papih udah beres yah..." jawab dea tanpa memalingkan wajah nya.


" yah..udah selesai punya papi.." ucap bara pada dea. yang memang ia menyelesaikan dulu mengemas semua baju baju nya sebelum menuju kamar dea.


" piiihhh..." panggil dea pada bara.

__ADS_1


" yah sayang ada apa.." jawab bara dengan menolehkan wajah nya pada dea.


" papih yakin akan pulang malam ini.." tanya dea pada bara, yah malam ini bara dan dea akan kembali ke kota S.


" yakin sayang..kan papi kesini cuman ketemu sama cliant disini membahas pekerjaan dan itu semua udah selesai " jawab bara pada dea yang memang pertemuan nya dengan cliant di kota Y sudah berjalan dengan lancar.


" bukan gitu maksud dea piiih, dea juga tau kalau papih sudah selesai dengan kerjaan papih, tapi yang dea maksud apa papih tidak mau menemui resa lagi untuk berbicara dengan dia, untuk menyelesaikan masalah kalian.." ucap resa pada bara.


" kalau soal resa, papih biarin resa buat tenangin diri nya dulu biar nanti kalo memang resa sudah bisa papi ajak bicara, papih akan balik kesini untuk berbicara padanya " jawab bara memberi alasan pada dea, karna yang sebenar nya bara sendiri berencana untuk mendatangi kedua orang tua resa.


setelah semua pakaian milik bara dan dea telah rapi di dalam koper, bara dan dea segera keluar dari hotel tempat mereka berdua menginap yang sebelum nya bara check out terlebih dahulu, setelah itu bara dan dea menuju mobil nya dan menaruh koper yang kedua nya bawa ke dalam bagasi mobil, selesai dengan semua nya mobil yang di tumpangi bara pun mulai melaju membelah jalan di tengah malam yang dingin.


*****


Suasana sejuk kala resa membuka jendela kamar nya, udara pagi yang sejuk dengan oksigen yang baik memasuki rongga rongga paru paru insan yang menghirup nya.


" siap donk dev, oohh yah kan kita hari ini ada kuliah pagi aku gak masuk dulu yab dev, kan kamu tau sendiri aku mau kemana hari ini.." jawab resa dengan tak lupa memberitahu devi akan dia yang tidak masuk kuliah.


" yaaah...yah.. aku faham kok res, yang penting setelah ini hubungan kamu dan om bara bisa lebih baik lagi dari sebelum nya.." ujar devi menjawab ucapan resa.


" uuuuuhhh... makasih yah dev, udah selalu ada buat aku dan juga calon anakku " ujar resa berterimah kasih kepada sahabat nya itu, yang selalu ada kala resa sedang sedih maupun bahagia.


" yaaahhh res..yaudah ini udah jam 07.00 wib loh..udah cepetan berangkat.." jawab devi dengan menyuruh agar resa segera berangkat.


" laah kamu berangkat pakek apa dev, apa aku anterin kamu dulu ajah yah.." ucap resa yang memikirkan keberangkatan devi ke kampus karna mobil nya akan ia bawa untuk menemui bara.


" udah aku bisa pesen taksi kok res, gak usah di fikirin.." jawab devi.


" beneran gapapa nih..?? " ucap resa lagi masih dengan hati yang tak enak ketika harus meninggalkan sahabat nya itu.

__ADS_1


" iya resaaaaaaa " jawab devi dengan nada sedikit gemas nya kepada sahabat nya itu.


" ya udah kalo gitu aku pamit dulu yah dev, daaah " pamit resa pada akhir nya devi pun menjawab nya dengan anggukan.


setelah pamit pada devi dan sampai di garasi mobil nya segera resa masuk ke dalam mobil dan menghidupkan mesin mobil itu lalu melajukannya menuju hotel tempat bara menginap dengan membawa alamat yang devi berikan.


tak butuh waktu lama untuk sampai di hotel itu, segera resa pun mencari kamar no 30 di lantai dua menaiki lift setelah lift terbuka resa segera menuju kamar no 30 itu dengan hati yang berharap akan bertemu bara.


setelah menemukan kamar yang resa tuju, segera resa memencet bell di pintu kamar bara, tapi sekian lama menunggu tidak ada yang membukakan pintu hotel itu.


" apa om bara udah pergi yah dari hotel atau dia sedang keluar untuk masalah pekerjaan " ucap resa menerka nerka apa yang ia fikirkan.


tak ingin berlama lama dam ingin segera mendapat kepastian, resa pun segera menuju meja resepsionis untuk menanyakan kamar no 30 itu.


" permisi mbak ada yang bisa saya bantu " tanya wanita cantik yang berada di meja resepsionis itu.


" saya mau nanya nama bara pratama dananjaya yang check in di hotel ini dua hari lalu apa sudah check out mbak.." ujar resa bertanya pada wanita itu.


" yah mbak, atas nama bara pratama dananjaya sudah check out dari hotel ini udah dari semalam mbak.." jawab wanita yang berada di bagian resepsionis itu.


resa pun yang mendengar pernyataan dari wanita itu sedikit kecewa karna ternyata bara sudah pergi dari situ.


" ooh yaudah mbak kalau begitu saya permisi dulu terimah kasih yah mbak " ujar resa pada wanita itu dan wanita itu membalas ucapan resa dengan tersenyum.


" iiissshhh... nyebelin banget sih om bara, seenak nya main pergi dari sini padahal kan masalah nya belum kelar.." ujar resa dengan memukul mukul setir mobil milknya.


mendapat pernyataan yang begitu membuat kecewa diri nya segera resa melajukan mobil nya untuk balik ke rumah nya, dan ntah tiba tiba mood nya merasa sangat kacau hanya karna hal yang baru saja ia ketahui.


Haiiiii readeeeerrrss...jangan lupa akan dukungannya..dan semoga selalu suka di setiap episode nya...love you all😍😍

__ADS_1


__ADS_2