
" apakah kita saling mengenal.." jawab dito..
mendengar ucapan dari dito bara hanya tersenyum tipis dan langsung mendudukkan dirinya di kursi depan dito.
" kita memang tidak saling mengenal, tapiii sepertinya kita harus berkenalan dulu.." jawab bara, dan sebelum dito menjawab ucapan bara.
" saya bara..." ucap bara lagi sebelun dito menjawab ucapannya, dengan tidak lupa mengulurkan tangannya pada dito.
dan dito pun membalas uluran tangan dari bara.
" dan saya tidak perlu mengenalkan diri karna sepertinya anda sudah mengenal saya, daan apakah ada kepentingan sehingga anda langsung datang ke kantor saya.." jawab dito dengan panjang lebar.
" yaah saya kesini memang ada kepentingan pada pak dito, saya cuman ingin bilang..batalkan pertunangan anda dengan resa.." ujar bara yang langsung bicara ke inti nya.
mendengar ucapan dari bara, dito menjadi heran siapa bara sehingga mudah sekali dia berucap seperti itu.
" kenapa saya harus membatalkan pertunangan saya dengan resa, dan siapa anda yang dengan mudah nya berucap seperti itu." tanggap dito pada ucapan bara.
" karna saya adalah ayah biologis dari anak yang saat ini tengah resa kandung.." ujar bara.
mendengar ucapan dari bara, membuat dito seketika terdiam.
" kenapa kamu diam..??" tanya bara kala melihat dito hanya diam tanpa menjawab ucapannya.
" saya kesini cuman mau meminta pak dito untuk membatalkan pertunangan anda dengan resa, saya mohon untuk pak dito mengerti dan memikirkan tentang anak yang di kandung dalam rahim resa..." ujar bara meminta pada dito.
mendengar ucapan bara, dito pun terdiam dan sejenak berfikir tentang ucapan bara yang sepertinya memang benar.
" baiklaah..setelah aku berfikir aku akan membatalkan pertunangan ini demi anak kalian.." ucap dito setelah memutuskan untuk membatalkan pertunangannya dengan resa.
Mendengar ucapan dito yang menyetujui ucapan nya membuat binar bahagia terpancar dari mata tajam nya.
" terimah kasih atas pengertian nya pak dito.." ujar bara dengan menghampiri dito dan segera memeluk dito khas laki laki dewasa.
" yah seharus nya memang seperti itu.." jawab dito dengan membalas pelukan dari bara.
setelah mendapat hasil yang sangat bagus dari dito yang mau membatalkan pertunangannya dengan resa, bara pun segera pamit untuk meninggalkan tempat itu.
" saya pamit pak dito, dan sekali lagi saya sungguh berterimah kasih atas keputusan pak dito.." pamit bara pada dito.
__ADS_1
" sama sama pak bara.." jawab dito.
Setelah pamit pada dito bara pun segera keluar dari ruangan dito.
Setelah kepergian bara, dito pun langsung menelfon tio.
" Halo pak tio.." ucap dito menyapa tio, setelah sambungan telfon itu tersambung.
" iya dito ada apa..??" Jawab tio dari sebrang sana.
" saya mau bertanya..?? Apa pak tio nanti malam ada waktu , karna saya ingin bertemu dengan bapak untuk membicarakan sesuatu.." tanya dito pada tio.
" yah bisa, kebetulan nanti malam saya tidak terlalu sibuk.." jawab tio, yang menyanggupi keinginan dari dito yang ingin bertemu dengan nya.
" baik kalau gitu pak, nanti saya kesana.." ujar dito.
Dan setelah pembicaraan kedua nya usai dan sambungan telfon itu terputus, dito pun segera melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda itu.
********
DI KEDIAMAN BRAMANTYA..
setelah menerima telfon dari dito, dan calon menantu nya itu akan datang ke rumah nya, segera ia ke kamar dan menemui venya istri nya.
" iya pah..ada apa..??" Jawab venya.
" mamah ntar malam sekitar jam 19.00 wib, suruh pelayan buat masak makanan yang sedikit berbeda dari biasa nya yah mah.." ucap tio mengatakan maksud nya.
" emang papah mau ada tamu pah.." jawab venya kala mendengar permintaan dari sang suami.
" yah maah..nanti malam dito mau datang kesini.." jawab bara peda pertanyaan sang istri.
" ooohhh.. ya nanti mamah suruh pelayan buat masakan yang spesial buat dito.." jawab venya.
" dan satu lagi mah, jangan lupa buat nyuruh resa ikut berkumpul nanti.." ujar tio lagi, agar resa tak melewatkan pertemuannya denga dito.
" baik paah.." jawab venya, yang sebenar nya sedikit merasa jengah melihat sikap suami nya yang enggan mengerti perasaan resa.
waktu terus berjalan hingga jarum jam menunjuk di angka 18.00 wib, venya yang teringat akan ucapan suami nya yang mengharuskan untuk memberi tahu resa akan kedatangan dito pun segera naik ke atas untuk menuju kamar sang anak.
__ADS_1
" ya ampun...nih anak jam segini udah molor ajah.." ucap venya kala memasuki kamar milik resa, dan ternyata sang empunya kamar itu tengah teridur.
" resa..res ayo banguun.." ucap venya lagi membangunkan resa, namun resa masih tak bergeming dan masih asik dengan mimpinya.
" nih anak kalau udah tidur ngebo banget, resaaa ayo banguuunn.." ujar venya dengan sedikit menaikkan nada suara nya lebih keras.
" iiissshh..mamah ada apa siiih maaah..resa baru tidur juga.." jawab resa yang merasa kesal akan perbuatan sang mamah yang membangunkan dirinya dari tidur yang baru saja nyenyak.
" ayo resa bangun..kamu di tunggu sama papah looh.." ujar venya yang masih berusaha membuat anaknya agar bangkit dari zona nyaman nya di atas kasur.
mendengar ucapan sang mama membuat resa langsung mendudukkan dirinya.
" papah nunggu resa, ada apaan maah.." tanya resa.
" katanya dito mau dateng kesini, makanya mama di suruh buat bangunin kamu buat siap siap makan bareng dito.." jawab venya menjelaskan pada resa.
mendengar jawaban dari sang mama, membuat resa sangat malas karna tio lagi lagi berusaha untuk mendekatkan dirinya dengan dito.
" males banget tau gak mah, papah selalu kayak gitu.." ujar resa menanggapi ucapan venya.
" walaupun males cepet gih mandi, ntah katanya sih tadi si dito yang mau menemui papah mu.." jawab venya.
" yah sama ajah mah..ya udah resa mau mandi dulu.." ucap resa yang akan berlalu untuk menuju kamar mandi.
" oke sayang..mama tinggal dulu.." jawab venya dan langsung keluar dari kamar resa.
***********
di atas meja makan, ke empat orang tengah menikmati makan malam nya yang hanya menciptakan suara dentingan sendok tanpa ada yang bersuara.
selesai dengan makan malam ke empat orang itu pun langsung berlalu menuju ruang keluarga untuk dito membicarakan maksud dia datang di ke rumah resa.
" sebelum nya saya meminta maaf pada om tio dan keluarga jika nanti apa yang saya ucapkan akan membuat kalian kecewa.." ucap dito kala semua sudah terduduk di sofa.
" apa yang mau nak dito sampaikan sampai harus meminta maaf dulu sebelum mengucapkan.." jawab tio yang menanggapi ucapan dito, yang menurut nya sedikit aneh.
sedangkan venya dan resa hanya diam menyimak ucapan dari kedua laki laki beda usia itu.
" kedatangan saya kesini untuk membatalkan acara pertunangan saya dan resa..." ucap dito yang langsung pada inti nya.
__ADS_1
membuat resa yang sedari tadi hanya menunduk langsung spontan mendongakkan kepalanya menatap ke arah dito.
Halooo readerrrs kuuu...happy reading..maaf jika mommy author sedikit lama up nya karna si anak lagi rewel..dan makasih banget untuk kalian yang selalu setia menunggu bab selanjutnya dari novel ini..dan makasih juga untuk kalian yang selalu mendukung novel ini Love youu untuk kaliaannn semuaa jangan lupa kritik dan sarannya agar author dapat membuat dan menulis novel dengan lebih baik lagi...😍😍😍