Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 43


__ADS_3

Dua hari berlalu dari hari pertunangan bara dan resa, kini bara tengah menikmati sarapan pagi nya bersama dea.


" Btw piihh.. itu tante citra kok bisa yah tiba tiba ada di acara pertunangan papih dan resa.." dea yang tiba tiba saja membahas tentang citra karna di merasa heran akan kehadiran citra yang tanpa di undang itu.


" papih juga gak tau de, dan kamu tau sendiri kan kalau papih cuman ngundang keluarga dekat ajah.." jawab bara dengan menyuapkan se sendok makanan nya setelah menjawab ucapan dea.


" dea curiga deh piih, kalau tante citra ada niat terselubung dan gak baik buat hubungan papih dan resa.." tebak dea yang melihat dari sikap citra yang mencurigakan sekaligus memang dea tidak pernah menyukai citra sejak dulu.


" huuusshh jangan suudzon dulu kamu de.." jawab bara dengan mengingatkan kepada anak nya agar tidak berfikiran buruk terlebih dahulu pada citra.


" dea gak suudzon kok piih, emang di lihat dari gelagat nya ajah tante citra kayak memang mau nge ganggu hubungan papih dan resa, buktinya udah gak di undang eehh dateng dateng main cium ajah..." cicit dea yang merasa jengkel akan sikap citra dan itu membuat dea semakin tidak menyukai nya.


bara yang mendengar ucapan sang putri pun teringat akan ucapan resa yang membahas tentang kelancangan citra pada saat acara pertunangannya, dan bara pun membenarkan ucapan resa dan dea.


" yah sekarang papih paham kok sayang, ya udah kalau gitu cepat habisin sarapan kamu dan kita berangkat..." ujar bara yang mengakhiri percakapan mereka di meja makan.


dan setelah sarapan pagi itu selesai bara dan dea pun segera berangkat ke tempat tujuan masing masing, karna dea yang ingin berangkat sendiri.


sesampainya bara di perusahaan milik nya, dan setelah memarkirkan mobil nya bara pun segera masuk ke dalam lift dan menuju ruangan nya.


namun saat ia keluar dari lift dan akan menuju ruangannya bara pun sedikit terkejut dengan hadir nya citra yang kini tengah bersama sekretaris nya yaitu dewo.


" ada apa ini..." tanya bara pada kedua orang yang kini berada di hadapan nya itu.


" maaf pak.. dia memaksa ingin menemui bapak.." jawab dewo dengan bahasa formal nya pada bara.


" ya udah wo.. kamu lanjutkan pekerjaan kamu, saya akan berbicara pada nya.." ujar bara dan di angguki oleh dewo, dan mendengar itu citra langsung tersenyum.


" kamu mau bicara.. silahkan masuk kita bicara di dalam.." ucap bara pada citra dengan sikap dinginnya.

__ADS_1


citra yang tidak menghiraukan sikap dingin bara pada nya pun langsung masuk ke dalam ruangan itu, sesuai dengan apa yang bara katakan.


" ada keperluan apa kamu kesini.." tanya bara ketika sudah duduk di kursi kebesaran nya dengan masih mempertahankan ekspresi dingin nya itu.


" apa kamu yakin bar.. mau menikahi gadis yang masih belum cukup umur itu.." ujar citra yang langsung mengucapkan niat nya ketika bertemu dengan bara.


mendengar ucapan dari citra membuat bara heran dan membuat nya sedikit tersinggung akan ucapan citra.


" maksud kamu ngomong seperti itu.." bara yang sedikit tersinggung akan ucapan dari citra.


" kamu jangan pura pura tidak mengerti bar, untuk apa kamu mau menikahi gadis kecil itu, jika ada aku yang sudah sangat pantas bersanding dengan mu bar.." jawab citra yang tanpa ada rasa malu nya.


" meskipun menurut mu dia itu kecil dan tidak dewasa, tapi setidak nya dia itu mampu membuat ku nyaman dan bahagia dan tidak ada yang lebih pantas bersanding denganku kecuali resa..." bara yang menjawab ucapan dari citra.


" jika kedatangan mu kemari hanya untuk menyuruhku meninggalkan resa, lebih baik kamu pergi dari sini dan jangan pernah temui aki lagi.." ucap bara lagi yang kini lebih menuju mengusir citra.


mendengar ucapan bara yang dengan arti kata nya mengusir diri nya, dengan geram dan tanpa separah kata pun citra langsung keluar dari ruangan bara dengan rasa amarah di hatinya.


***********


" entah dia nanti masih hidup atau mati, yang terpenting buat dia mengalami kecelakaan.." ujar citra yang berbicara pada orang suruhannya untuk mencelakai bara.


dan orang yang berada di sebrang sana pun menyanggupi suruhan dari citra untuk mencelakai bara.


Keluarga Dananjaya.


" mau keluar sama resa piiiihh, kok tumben gak pakek pakaian kantor..??" tanya dea pada bara yang kini sudah terlihat rapi di pagi hari dengan tampilan casual nya.


" iya de, hari ini resa lagi ada jadwal buat priksa kandungan.." jawab bara yang memang dia sengaja tidak masuk kantor karna ingin mengantarkan resa memeriksa kandungannya.

__ADS_1


Di tengah ke asyikan papah dan anak itu mengobrol, tanpa mereka sadari ada dua orang yang masuk ke dalam garasi mobil milik bara yang lolos dari penjagaan pak tono dan kini mereka tengah melakukan tugas yang citra berikan.


selesai dengan sarapan bara pun segera pamit pada anaknya karna dea memang akan berangkat kuliah sedikit siang.


" papiihhh berangkat dulu yah sayang.." pamit bara pada sang anak.


" iyah piiihh.. hati hati di jalan.." jawab dea pada pamitan papih nya dengan mencium punggung tangan milik bara.


selepas berpamitan pada dea, bara pun segera menuju mobil nya dan segera melajukan mobil milik nya menuju rumah milik resa.


di sepanjang perjalanan menuju rumah resa bara tak pernah henti henti nya mengembangkan senyuman manis itu, namun saat bara akan membelokkan mobil nya dan ada jalanan turun tiba tiba bara merasa panik kala rem yang ia injak tidak berfungsi, hingga ada sebuah truk besar yang melaju dengan kecepatan tinggi yang berlawan arah dengan bara dan itu tidak bisa menghindari tabrakan dengan mobil bara yang juga melaju dengan cepat dan tidak bisa di kontrol karna rem yang tidak berfungsi dan jalanan yang menurun.


" BRAAAKKK..." suara keras dari tabrakan dua mobil yang berbeda jenis itu, hingga tabrakan itu membuat bara dan supir truk itu sama sama terluka parah.


warga yang berada di sekitar jalanan itu pun langsung menghampiri kejadian kecelakaan itu kala mereka melihat kecelakaan yang begitu parah dan segera warga yang berada di lokasi kecelakaan itu langsung mengangkat tubuh bara untuk segera di larikan ke rumah sakit.


************


" Drrrrtttt... Drrrrrtttt... Drrrtttttt..." suara ponsel milik resa bergetar menandakan ada sebuah panggilan yang masuk pada ponsel milik nya.


melihat ada panggilan masuk pada ponsel nya resa pun langsung melihat siapa yang menghubungi nya dan ada nama " Mas bara " yang tertera di layar itu dan langsung saja resa mengangkat panggilan telvon itu.


" Halo mas.." ucap resa kala panggilan itu sudah terhubung.


" apa ini dengan keluarga bapak bara pratama dananjaya.." ucap seorang dari sebrang sana tanpa menjawab ucapan dari resa.


" yah.. saya calon istri nya ini dengan siapa yah.." tanya resa dengan sedikit heran kala yang ia dengar adalah suara seorang wanita.


" saya dari pihak rumah sakit M mau menginfokan kepada anda, jika calon suami anda tengah mengalami kecelakaan dan kini tengah di rawat di rumah sakit M, saya harap anda bisa kesini.." jelas seorang wanita yang dari pihak rumah sakit itu.

__ADS_1


mendengar itu resa sangat terkejut dengan apa yang tengah di alami bara, dan tanpa menjawab ucapan wanita itu resa pun langsung menuju mobil nya dan segera mengendarai nya untuk menuju rumah sakit M.


HAPPYY READIIINGG READERS SEMOGA SELALU SUKA DENGAN SETIAP EPISODE NYA, MAAF YAH JIKA UP NYA SELALU LAMA, KARNA DI DUNIA NYATA AUTHOR JUGA SEDIKIT SIBUK DI KARNAKAN MULAI DARI MINGGU KEMARIN AUTHOR DI SIBUKKAN DENGAN ACARA ACARA YANG DI ADAKAN DI SINI, MAKASIIH UNTUK DUKUNGAN KALIAN AUTHOR SAYANG KALIIIIAAN..LOVE YOU ALLL...😍😍


__ADS_2