Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 14


__ADS_3

Setelah bara sampai di restoran segera bara menuju ruangan privat yang telah dewo pesan sebelum berangkat kesana.


tak berselang lama ketika bara masuk ke ruangan itu, terbukalah pintu di ruangan privat itu yang tak lain adalah di dito pria yang ingin bekerja sama dengan perusahaan bara.


" selamat datang dan selamat malam pak dito..!!" ucap bara dengan mengulurkan tangan nya, yang setelah itu di ikuti oleh dewo dan dea.


ketika tiga orang pria itu akan memulai pembicaraan tentang kerja sama antar perusahaan keduanya.


" Piiiihh, dea mau ke toilet yah piih " ucap dea tiba tiba dengan berbisik pada bara.


dea yang merasa akan bosan ketika orang yang berada di ruangan itu mulai membicarakan soal pekerjaan, membuat dea ingin keluar beralasan ingin ke kamar mandi.


mendengar penuturan dari anak nya bara hanya menjawab dengan menganggukkan kepala nya tanda setuju.


Setelah mendapat persetujuan dari sang papi dea bergegas keluar dari ruangan itu dan tak lupa berpamitan pada tamu sang papi.


" Dea permisi dulu om.." ujar dea dan menjawab anggukan dari orang itu.


" Uuuuuhh jadi beneran belet pipis niih " ucap resa ketika kandung kemih nya tiba tiba terasa sangat penuh dan ingin segera di tuntaskan.


merasa sudah tak tahan dea segera berlalu menuju kamar mandi.


********


" dev aku mau ke kamar mandi dulu yah, biasa beser hehehe " ujar resa pada devi dengan candaannya, yang izin untuk ke kamar mandi.


" yah jangan lama lama yah..!!" jawab devi dan resa segera berlalu ke kamar mandi di restoran itu.


sesampainya di dalam kamar mandi segera resa menuntaskan hajat nya membuang urin yang sudah sangat penuh di kandung kemih nya.


selesai dengan urusan nya di dalam kamar mandi resa pun keluar bersamaan dengan keluar nya dea yang juga sama sama selesai menuntaskan hajat nya.


daaann


" Buuugh " suara tabrakan antara resa dan dea yang tak tersengaja.


" aduuuuuh " keluh resa " maaf yah mbak " ucap resa pada orang yang ia tabrak.

__ADS_1


mendengar suara yang sangat familiar dea langsung mendongakkan wajah nya yang memang saat ini posisi dea yang membungkuk mengambil tas selempang nya yang terjatuh.


dan ketika dea mendongakkan wajah nya, membuat resa sedikit terkejut kala melihat siapa orang yang ia tabrak.


" Dee..dea..!! " ujar resa yang menyebut nama dea.


melihat sahabat nya yang lebih dari satu bulan tidak pernah berjumpa, resa pun langsung memeluk resa dan tanpa sadar air mata bening nya lolos begitu saja.


" Rees..loo kemana ajah selama ini..hiks hiks hiks.." tanya dea dan langsung menangis di pelukan resa.


melihat sahabat nya menangis dan tak enak juga kala posisi nya berada di toilet resa pun mengajak dea untuk ke tempat duduk nya, dan berharap semoga tidak ada bara juga di sini karna ia masih belum siap bertemu dengan bara.


" heeiii jangan nangis donk de.." ujar resa dengan menghapus air mata dea.


" dari pada nangis di sini gak enak di liatin orang, mending ayo ikut gue " ucap resa lagi mengajak dea pergi dari tempat itu.


dea pun menurut pada ajakan dan mengikuti langkah resa dengan menggandeng tangan resa dengan erat seakan takut jika resa akan hilang dan meninggalkan nya lagi.


dari jauh devi melihat kedatangan resa dan merasa heran dengan seorang gadis yang menggandeng tangan resa.


dan di situ devi langsung menatap resa dan ingin meminta penjelasan siapa gadis yang resa bawa, melihat devi yang merasa penasaran akan dea, segera resa memperkenalkan kedua nya.


" Dev, kenalin ini dea.." ujar resa " dan dea kenalin ini devi.." ujar resa lagi dan mendengar ucapan resa segera devi dan dea saling bersalaman dan menyebutkan nama mereka masing masing.


setelah pengenalan entah tiba tiba suasana menjadi hening.


" Ress, lo kemana aja sih tega banget ninggalin gue tanpa izin..?? " ujar dea yang seketika memecah keheningan di antara mereka bertiga.


" laaah kan sekarang gue ada di depan lo de " jawab resa sedikit dengan candaan membuat dea cemberut dan sungguh resa merasa sangat rindu pada sahabat nya itu kala melihat ekspresi dea yang begitu imut bagi nya


" iiiihhh loo mah suka nya becanda gue seriuss ress..!! " jawab dea dengan sifat manja nya yang mulai keluar ketika bersama dengan resa.


" iyah iyah maafiin gue kalau gitu, maafin gue yah.." ucap resa membalas perkataan dea dan dea pun mengangguk dengan senyuman yang mulai muncul di bibir cantik itu, lalu dea pun memeluk resa karna ia pun tak mungkin untuk marah pada resa, yah sebab dea mengetahui alasan resa pergi dari kota S karna ulah papih nya.


melihat interaksi dari kedua wanita di hadapan nya membuat devi mengerti siapa dea.


" eheemm yang lagi kangen kangenan banget yah, sampe sampe ada cewek cantik gini di diemin " jawab devi kala keduanya seperti lupa akan kehadiran dirinya.

__ADS_1


mendengar penuturan devi membuat resa dan dea langsung melepaskan pelukann yang lumayan lama itu.


" heheh maaf yah dev, nih anak gini kalo lagi sama gue manja nya gak ketulungan dev. " ujar resa yang menceritakan kelakuan dea jika bersama diri nya.


" yah kan gapapa lah manja sama calon ibu " ceplos dea dengan polos nya membuat resa dan devi sedikit terkejut.


" lo mah kalo ngomong ngadi ngadi de hehe.." jawab resa dengan candaan untuk menutupi kegugupan nya, meskipun yang bicara seperti itu sahabat nya sendiri dan resa terkadang sudah terbiasa dengan ucapan dea, tapi lain dengan sekarang kala ia sedikit gugup takut jika dea mengetahui kejadian malam itu, yah meskipun dea sudah tau tapi resa tak pernah tau jika dea sudah mengetahui semua nya.


melihat ucapan resa dengan sedikit ada yang di tutupi, dea menyadari itu dan mungkin resa takut dea mengetahui apa yang papi nya lakukan pada nya.


" res.." panggil dea dengan suara pelan nya.


" yah de, biasa aja kali tu muka jangan serius serius amat.." jawab resa dengan masih nada becanda nya.


" gue serius res..maafin papih yah res.." ujar dea, dan "DEGG" itu membuat resa kaget kala mendengar perkataan dea


" maafin buat apasih de, lagian lo ada ada ajah kapan coba om bara ngelakuin kesalahan.." jawab resa yang masih berusaha mengelak.


" udah res, jangan lo sembunyiin lagi tentang semuanya gue udah tau semuanya res.." ujar dea dan itu cukup membuat resa terkejut untuk kedua kalinya.


" Om bara cerita sama loo de.." tanya resa pada sahabat nya.


mendengar pertanyaan dari resa, dea pun hanya mengagguk sebagai jawaban singkat darinya.


Di tengah ke asyikan tiga gadis itu mengobrol, sampai mereka tak menyadari kedatangan bara dari arah belakang.


" Dea kamu papi cari kemana mana ternyata ada di sini.." suara bariton bara ketika melihat anak nya bersama dua wanita yang masih belum ia sadari di salah satu gadis itu ada resa.


mendengar suara bara, ketiga gadis itu pun menoleh ke arah bara. dan begitu terkejut nya resa kala melihat bara yang juga berada di sini, dan beberapa saat pandangan bara dan resa saling mengunci hingga resa memutuskan pandangan itu, sebelum bara menyapa nya resa mengambil tas nya dan berlalu meninggalkan tempat itu melihat resa berlari membuat devi mengejar resa dan di susul dea dan bara.


melihat resa yang berlari tanpa berfikir di dalam rahim nya ada janin yang harus ia jaga membuat devi berteriak agar resa menghentikan larian nya.


" Reeesss, berhentii ingaat di dalam rahimmu ada janin yang harus kamu jaga res.." teriak devi yang mampu menghentikan langkah cepat resa.


" DEGGG " perkataan yang devi lontarkan mampu membuat bara dan dea terkejut mendengar nya.


Haiiii...readeerrrs semoga selalu suka di setiap episode nya dan jangan lupa dukungannya..love you all😍😍

__ADS_1


__ADS_2