Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 41


__ADS_3

" Mas..." panggil resa pada bara, dan saat ini kedua nya tengah menikmati makan cemilan di taman belang rumah resa.


" iyah sayangg... ada apa.." jawab bara dengan memakan cemilan nya.


" mas tadi yakin ngomong kayak gitu sama papah.." tanya resa pada bara.


" ngomong yang mana sayang..??" jawab bara dengan menoleh kan tatapan nya pada resa.


" yang mas bilang bakalan tunangan minggu depan, itu kan cepet banget mas.." ujar resa.


" yah mas yakin lah sayang.. kan mas pingin cepet cepet bisa ngemilikin kamu.." tanggap bara pada ucapan resa.


" Makasiiih yah mas.." resa yang sangat bersyukur akan pertanggung jawaban bara.


" sama sama sayang " ucap bara dengan tersenyum.


******


Waktu terus berlalu dan jam terus berjalan hingga waktu yang terus berjalan itu sampai di mana hari pertunangan bara dan resa akan di lakukan.


tenda di luar rumah dengan tak lupa hiasan bunga yang di dominasi warna putih dan biru itu yang di letakkan di setiap sudut tenda dan rumah resa, dengan tidak lupa pelaminan sederhana sebagai tempat kedua pasangan untuk menukarkan cincin sebagai mengikat hubungan antara kedua nya.


" cantik banget siiihh anak mamah.." ungkap venya kala melihat penampilan resa yang sangat cantik dengan make up natural dengan di padukan gaun berlengan pendek sebahu dan gaun yang menjuntai ke bawah berwarna silver yang sangat cocok dengan kulit resa dan juga sangat pas di tubuh resa yang **** itu di tambah perut resa yang mulai buncit, yang tidak mengurangi aura cantik pada diri nya.


" bisa ajah sih muji nya mah, yah cantik karna memang resa anak mamah.." jawab resa dengan terkekeh.

__ADS_1


" becanda mulu kamu res, oohh yah gimana gugup gak..??" venya yang menanyakan tentang perasaan sang putri.


" yah gugup laah maah.. meskipun ini acara sederhana yang cuman di hadiri keluarga inti ajah tapi yang namanya baru pertama kali pasti gugup mah.." jawaban resa yang memang tetap gugup meskipun acara pertunangan nya hanya di hadiri oleh keluarga inti saja, yah memang di acara pertunangan ini bara dan resa hanya mengundang keluarga dekat saja.


*****


Di lain tempat di kediaman danandaya.


seorang pria yang sudah berpenampilan rapi dengan baju yang warna nya senada dengan gaun yang di kenakan resa, yah.. siapa lagi kalau bukan bara.


" kenapa gak langsung nikah ajah sih pih.." dea yang merasa tidak puas kala sang papih dan sahabat nya bertunangan dulu dan tidak langsung menikah, karna yang dea inginkan bara dan resa langsung menikah.


" karna papih gak mau melakukan sesuatu dengan terburu buru sayang.." bara memberi pengertian pada putrinya.


" yah.. tetep ajah piih, dea itu pinginnya papih dan resa cepet cepet nikah, dea takut ajah pihh.. hubungan kalian ada yang ngehalangin lagi kayak kemarin kemarin.." jelas dea, yang mempunyai firasat kurang baik yang akan terjadi pada hubungan bara dan resa.


" ya piihh semoga seperti itu.." jawab dea yang mulai merasa tenang setelah di tenangkan oleh bara.


" ya udah sekarang kita berangkat yuk.. keburu telat dan keluarga resa takut nya menunggu terlalu lama.." ajak bara pada dea untuk segera berangkat dan segera melakukan acara pertunangan yang akan di lakukan di rumah resa.


setelah di rasa semua persiapan untuk ke rumah resa sudah siap dan semua keluarga dananjaya sudah berkumpul, bara dan keluarga nya pun berangkat menuju kediaman resa.


" calon mantuku usia kandungan nya udah berapa bulan bar.." tanya mamah bara pada anak nya.


" udah 21 minggu an kayak nya mah, karna pas saat mau usg usia nya sekitar 19 mingguan mah..." jawab bara pada sang mamah, yang memang bara memberitahukan tentang dia yang sudah menghamili resa ketika acara pertunangan nya, awalnya lita kaget mengetahui sang anak menghamili seorang wanita yang usia nya masih belum genap 20 tahun itu, namun apa mau di perbuat ketika semua nya sudah terjadi selain lita menerima semua kenyataan itu.

__ADS_1


" berarty udah lima bulanan usia kandungan nya, dan kamu tidak memberitahu mamah selama itu bar, mau jadi anak nya siapa kamu.." omel lita kala mendengar jawaban bara, dan bara pun hanya menunduk kala sang mama mengomeli nya.


" iyah tu oma... marahin tuh papih..." sahut dea dengan terkekeh membuat bara hanya geleng geleng kepala melihat kejahilan sang anak.


dan di saat itu bara pun hanya terdiam dan pasrah mendengar semua omelan dari lita di sepanjang perjalanan menuju rumah resa.


setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu lama akhirnya mobil milik bara dan keluarga nya pun sampai di halaman rumah resa.


setelah keluar dari dalam mobil bara pun di gandeng lita dan dea untuk masuk ke dalam rumah resa yang sudah terlihat cantik dengan hiasan hiasan sederhana namun elegant itu dan saat berada di depan pintu rumah resa bara dan semua keluarga bara pun di sambut dengan baik oleh keluarga resa.


" selamat datang..." sambut keluarga resa pada bara dan keluarga nya.


setelah saling sambut menyambut, keluarga dari resa pun segera mempersilahkan keluarga bara untuk segera masuk , setelah semua keluarga bara duduk di kursi yang sudah di siapkan dan bara pun sudah duduk di pelaminan yang akan menjadi saksi bisu adanya ikatan sebuah hubungan yang akan membawa menuju ke jenjang pernikahan itu.


dan sepersekian detik setelah semua keluarga bara sudah terduduk rapi, dari atas seorang wanita cantik yang siapaun melihat nya akan terpanah tengah menuruni anak tangga dengan di gandeng oleh venya untuk menuju di mana sang pria tengah menunggu untuk segera mengikatkan sebuah hubungan.


" kamu cantiik.." puji bara pada resa kala resa sudah berada di samping dirinya.


" seperti nya resa memang selalu cantik mas.." jawab resa pada bara dengan terkekeh pelan.


" yaah.. dan seperti nya kamu sudah mulai bisa menjawab ucapan mas sayang.." jawab bara lagi, ketika melihat resa yang sudah mulai bisa bersikap santai padanya dan bara menyukai itu.


dan di tengah obrolan bisik bisik itu, terdengar suara seorang wanita yaitu seorang wanita yang akan menjadi pembawa acara di acara pertunangan antara bara dan resa.


" selamat datang para keluarga mempelai pria, dan para tamu yang kami hormati, sebelum acara penukaran cincin di mulai mari kita mulai acara ini dengan berdoa agar senantiasa di beri kelancaran hingga acara berakhir..." ucap wanita pembawa acara itu, dan segera semua orang yang berada di ruangan itu melakukan doa, dengan di pimpin oleh pembawa acara itu.

__ADS_1


Haiiii readeerrs maaf sudah membuat kalian menunggu dan semoga selalu suka di setiap episode nya, author sayang kaliann love you alll๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2