Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 55


__ADS_3

Dengan setelan jas mahal nya yang sangat cocok di tubuh atletis nya itu, dengan berdiri tegap di altar bara tengah menunggu hadir nya calon pasangan hidup nya yang sebentar lagi akan sah menjadi istri nya itu.


tak butuh waktu lama dari arah berlawanan datang lah seorang wanita yang membuat mata tajam milik bara seolah tidak mau berkedip kala wanita cantik itu tengah berjalan menghampiri diri nya dengan di gandeng oleh tio bramantya di sebelah kanan dan di samping kiri nya dea putri nya ikut mengantar calon mami nya itu dengan menggendong bayi gembul yang kini terlihat sangat lucu karna dia berpakaian sama persis dengan setelan jas yang bara gunakan.


tio pun segera memberikan resa pada bara dan resa pun menerima uluran tangan dari calon suami nya itu.


" kamu cantikk.." bisik bara pada resa dan resa pun hanya membalas nya dengan senyuman.


Susunan acara pernikahan itu pun segera di mulai dan setelah melakukan beberapa susunan pernikahan kini kedua nya tengah sampai di susunan pemberkatan di mana kedua nya mengucapkan janji yang akan pastor ucapkan dan di ikuti oleh resa dan bara.


" Saya mengambil engkau sebagai istri / suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama lama nya ; pada waktu susah maupun senang , pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai hukum Allah..." isi yang di ucapkan oleh pastor itu di dalam pemberkatan yang bara dan resa mengikuti ucapan pastor itu.


waktu terus bergulir hingga hubungan kedua nya yang di saksikan banyak pasang mata itupun akhir sah menjadi suami istri hingga membuat kedua orang tua bara dan resa meneteskan tangis haru untuk kedua nya.


" selamat yah sayang, semoga pernikahan kalian bahagia dan langgeng.." ucap mama bara pada kedua nya.


" iyah mah..terimah kasih.." jawab resa dan bara bersamaan.


waktu terus berjalan dan semua orang perlahan mulai berkurang karna sebagian dari mereka pamit pulang setelah mengucapkan selamat pada kedua pasangan pengantin baru itu.


sedangkan bara dan resa kini sudah meninggalkan tempat yang menjadi saksi bisu di mana hubungan kedua nya telah sah karna resa yang merasakan capek dan cicho yang mulai kehausan meminta asi, meskipun sudah di beri susu formula bayi mungil itu seakan tidak puas jika belum menyusu pada ibu nya.


" Sudah sayang.." ucap bara ketika melihat resa yang tengah menaruh baby cicho ke ranjang bayi.

__ADS_1


" sudah mas.." dengan langkah nya resa menghampiri seorang yang baru beberapa jam lalu menjadi suami nya itu.


melihat sang istri sudah dekat berada di depan nya tanpa aba aba bara langsung menarik resa hingga terduduk dalam pangkuan nya.


" Mas mau ngapain..??" tanya resa dengan perasaan curiga nya kala melihat senyuman mesum bara di tambah naga api yang seperti nya mulai menegang.


" jangan sekarang yah mas, kan beberapa jam lagi kita akan resepsi.." mohon resa dengan menggenggam tangan kekar bara yang mulai membuka satu persatu kancing piyama milik nya.


tak memperdulikan apa yang resa katakan bara langsung saja membaring kan sang istri di busa lembut yang di selimuti sprei berwarna coklat susu itu.


" sshhhh... mmmhhhh..." de*sah resa kala bara mulai memainkan lorong sempit nya yang mulai basah karna sentuhan lembut bara yang membuat nya seakan terbang ke surga yang selalu terjadi di atas ranjang itu.


tidak dapat di pungkiri tubuh nya yang menginginkan sentuhan lembut itu semakin menginginkan lebih, resa pun mulai membalas apa yang di lakukan bara dengan mel*um*at bibir seksi bara.


" aahhh shhh.. a-ku ma-siiiih belum sempat untuk melakukan perawatan, mungkin aahh kar-naa kita jarang melakukan nya maass.." jawab resa dengan bersamaan masuk nya seluruh badan naga api itu ke dalam lorong hangat sempit itu.


Beberapa jam akan pesta resepsi pernikahan kedua nya ketika waktu yang seharus nya di gunakan kedua nya untuk beristirahat namun rencana istirahat itu harus gagal kala bara tidak bisa menahan sesuatu yang bergejolak dalam hasrat nya, hingga di mana waktu telah menyampai kan kedua nya di titik kepuasan yang membuat bara dan resa langsung limbung berdampingan dengan keringay yang masih mengalir dari dahi kedua nya.


" terimah kasih sayang.." dengan tersenyum manis bara mengucapkan nya dan resa hanya berdehem sebagai jawaban nya membuat bara terkekeh melihat itu.


" apakah kamu akan tidur bukan nya sebentar lagi perias akan datang untuk merias dirimu.." ucap bara ketika resa ingin menaungi mimpinya di sore menjelang malam itu.


mendengar ucapan bara membuat resa yang mau tak mau harus membuka mata nya dengan menatap sebal kepada suami nya yang tengah terkekeh itu.

__ADS_1


" kan resa sudah bilang mas, jangan sekarang tapi kamuu arrrggghhh... mas kamu menyebalkan..." gerutu resa yang merasa kesal dengan apa yang bara lakukan hingga membuat tubuh nya merasa lelah seakan ia tidak ingin bangkit dari kasur hangat nya itu.


" mas suka melihat mu seperti itu.." dengan terkekeh bara menjawab gerutuan resa yang mulai memejamkan mata nya kembali.


melihat itu tak tinggal diam bara langsung mengangkat tubub polos itu.


" AAAAAAKKKKHHH..." jerit resa kala merasa tubuh nya seakan terbang ketika bara menggendongnya.


" sshhhh... kamu mau membangunkan junior sayang.." ucap bara dengan berdesis, mendengar ucapan bara membuat resa spontan membungkan bibir nya sendiri dengan kedua tangan nya dan membuat bara sketika terkekeh melihat itu.


melihat istri nya mulai tenang bara segera melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi untuk segera membersihkan badan kedua nya dari keringat yang mulai terasa lengket.


" mas membuatku tidak bisa beristirahat.. huuushh.." gerutu resa karna masih merasa kesal dengan apa yang bara lakukan, dengan menyandarkan tubuh nya di dada bidang bara, karna kedua nya kini berada di dalam bathub.


" bukan nya kamu tidak menolak nya sayang, bahkan kamu terus mend*sa*h dan itu membuat mas tidak bisa mengehntikan nya." jawab bara dengan lengkungan di bibir nya.


" iiiissshhh... jawab muluu.." ucap resa dan langsung bangkit dari sandaran nya lalu melangkah kan kaki nya menuju shower untuk membilas tubuh nya yang penuh busa lembut itu.


dengan pasrah bara mengikuti apa yang istri nya lakukan.


" Mas kita nanti langsung ke bawah yah.. resa laperr.." ucap resa dengan melilitkan handuk itu ke tubuh mulus nan sintal itu.


mendengar ajakan sang istri bara pun hanya menyetujui nya karna dia juga merasa lapa setelah pertempuran panas tadi.

__ADS_1


maaf maaf maaf beribu maaf baru upp uuuhhh ini dengan sejuta cara karna anak author tambah aktiifff... makasiih makasiiih untuk dukungan kalian emmmuuuaachh..😍😍


__ADS_2