
pagi menjelang dengan sibuk nya resa yang tengah mengurus baby cicho yang biasa pup di pagi hari dan meminta asi pada resa, setelah merasa cicho sudah kenyang resa melanjutkan nya dengan memandikan cicho, yah sementara ini resa mengurus bayi mungil itu sendiri meskipun terkadang mama dari bara dan dea yang ikut membantu nya tapi resa untuk sementara ini tidak berniat untuk mencari pengasuh untuk cicho selama ia masih sanggup untuk mengurus nya sendiri walau terkadang masih kualahan.
setelah beres memandikan cicho dan memakaikan baju dan kini bayi itu sudah rapi dan wangi, resa pun segera membangunkan suami nya yang masih terlelap dengan tubuh polos nya yang di tutupi oleh selimut.
" Masss..." dengan membelai rahang tegas bara, resa berusaha membangunkan suami nya dengan lembut.
" Mass ayo bangunn..." ucap resa lagi ketika bara masih enggan untuk bangun, karna memang kedua nya baru tidur di jam 3 pagi.
" Mmmmhhhh.." deheman bara yang tidur nya mulai ter ganggu.
" kamu udah bangun sayang, jam berapa..??" jawab bara dengan mengerjapkan mata nya, agar ia bisa membuka mata nya dengan sempurna.
" iyah resa bangun tadi cicho pup dan minta nyusu, ayo mas cepet bangun ini udah jam 7 looh..." jawab resa dengan menjelaskan pada bara jika dia sudah terbangun di pagi pagi buta.
" apa kamu tidak mau mencium suami mu ini sayang.." ucap yang masih enggan bangun dari tidur nya..
mendengar itu resa tersenyum lalu merangkak di atas kasur dan mengampiri suami nya.
" inii, inii, inii, dan iniii.." dengan berbicara iniii resa menciumi seluruh wajah suami nya dengan bara yang melebarkan senyuman nya.
" dann iniiiii..." ucap resa dengan mencium bibir bara.
" yaudah sekarang mas cepet mandih gih, karna mas bau keringeet.." dengan membisikkan ucapan nya di telinga bara.
" bukan nya bau keringat ini, bercampur dengan keringat mu juga sayang.." dengan kedua tangannya melingkar di pinggang resa, bara menimpali ucapan resa.
__ADS_1
" iiisssh.." desis resa dengan melepaskan tangan bara yang melingkar di pinggang nya lalu berdiri.
bara yang melihat kekesalan resa hanya bisa tertawa renyah.
" cepeeet mandi mass, aku mau ke bawah nyusul dea.." ucap resa ketika bara masih betah ber baring di atas kasur, dan setelah itu resa keluar kamar dengan menggendong cicho.
" pagiiii mamiiih, pagii chicooo.." sapa dea kala melihat dea yang baru memasuki ruang makan, dan langsung menggendong chico lalu membawa nya ke kursi dan meja duduk.
" pagii juga de, udah sarapan duluan kamu.." balas resa dengan bertanya pada dea ketika ia melihat piring bekas makan dea yang masih berada di atas meja makan.
" iyah miih, abis nungguin kalian gak dateng dateng keburu laper, papih masih tidur.." jawab dea yang memang sarapan terlebih dahulu, dengan membiasakan diri memanggil sahabat nya dengan sebutan mamih, meskipun sedikit aneh menurut dea tapi dia tetap harus membiasakan nya karna memang status resa yang kini sudah menjadi ibu sambung untuk nya.
" lagi mandi de, bentar lagi juga turun.." jawab resa dengan membawa piring kotor itu ke wastafel cuci piring.
" chiko masih umur 2 bulan de, dan umum nya bayi di beri mp-Asi itu di umur 6 bulan ke atas, biar usus nya siap buat mencerna makanan nya, kalau untuk saat ini cicho hanya cukup minum Asi atau susu formula..." jelas resa akan keingin tahuan dea tentang adik nya.
" padahal kita kuliah nya bareng lo mii, kok tentang bayi kamu ngerti banget siih.." jawab dea dengan menoleh kan pandangan nya ke arah resa yang kini tengah membuat kan kopi untuk bara.
" seorang wanita akan mencari sesuatu yang terbaik untuk anaknya, yah begitulah aku de yang awal nya memang tidak mengerti tentang bayi dan setelah hamil aku selalu googling tentang kehamilan dan bayi.." jawab resa.
dea yang mendengar penjelasan dari resa pun hanya manggut manggut mendengar nya.
semerbak aroma parfum tiba tiba tercium di indra penciuman resa kala kedatangan bara yang sudah segar dengan setelan pakaian casual nya.
" sarapan dulu mas.." ucap resa pada bara yang kini duduk di kursi dan segera resa menyiapkan sarapan untuk bara.
__ADS_1
" makasiih sayang.." ujar bara setelah resa menyiapkan sarapan untuk nya dan di angguki oleh resa.
" sini de chico, kamu berangkat ke kampus katanya ada kuliah pagi.." dengan mengambil chico dari gendongan dea untuk segera di susui karna dea yang juga akan segera ke kampus.
" ya udah piiihh, miiih, dea berangkat dulu yah.." pamit dea pada bara dan resa setelah mencium punggung tangan resa dan dea, lanjut dengan mencium pipi gembul cicho dea segera berangkat menuju kampus nya.
" kamu mau keluar mas.." tanya resa ketika melihat penampilan bara yang sudah rapi yang tidak seperti biasa nya bara menggunakan pakaian santai jika hanya berada di rumah.
" yah sayang, ini tadi ada temen mas yang nelvon dan mau ngajak kerjasama dengan perusahaan kita, maaf yah mas baru ngomong karna memang dia baru saja wa ke mas.." jawab bara dengan menjelaskan pada resa, yang memang saat ia baru keluar dari kamar mandi ponsel milik nya berbunyi dan ternyata teman nya yang sudah lama tidak ia temui dan baru saja ketemu kemarin saat di resepsi pernikahan nya itu menelvon dan mengajak bara bertemu untuk membicarakan tentang pekerjaan.
" yah mas, gapapa kok resa ngerti.." dengan segala pengertian nya resa mengizinkan bara untuk bertemu dengan teman lama nya itu, meskipun di dalam hati nya ia merasakan perasaan yang tidak enak.
" ya udah sayang, mas pamit dulu yah.. baik baik di rumah dan kamu jangan nakal yah junior kasian mamih..." selesai menghabiskan sarapan nya bara segera pamit pada resa.
" iyah papih... dan hati hati di jalan yah mas.." jawab resa dengan menerima ci*uman yang bara daratkan ke bibir nya lalu bergantian mencium pipi gembul cicho.
dan setelah itu bara melangkah kan kaki nya untuk menuju garasi namun beberapa langkah bara berhenti lalu menoleh ke arah resa.
" nanti akan ada beberapa orang yang datang kesini, untuk membantu bi sumi membereskan rumah kita.." ucap bara kepada resa yang memang sisa sisa resepsi kemaren masih belum sepenuh nya beres.
" iyah mas.. terimah kasihh.." jawab resa dengan tersenyum.
setelah kepergian bara, resa pun membawa baby chico ke kamar nya karna sekarang dia mengurus nya sendiri tanpa ada orang tua dan mertua nya yang memang tidak menginap karna alasan pekerjaan yang akan mereka lakukakan hari ini.
Kritik dan saran boleh yah sayang, agar author dapat menulis cerita nya dapat lebih baik lagii terimah kasih sayang sayang kuuu love love love,😍😍😍
__ADS_1