Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 27


__ADS_3

" mas bara.." ujar resa lagi dengan masih terisak.


" iyah sayang, ada apa..?? jangan nangis cerita sama mas.." jawab bara dengan suara lembut nya.


" papah mas..dia mau jodohin resa dengan anak temen papah.." ucap resa menjawab ucapan bara.


dan " Deegg " bara sedikit terkejut dengan ucapan wanitanya itu, tapi bara mencoba tenang dan juga mencoba untuk menenangkan resa.


" kamu tenang dulu yah sayang, kamu jangan kepikiran yang macem macem dulu, kalau kamu banyak fikiran ntar pengaruh sama anak kita, yang penting sekarang kamu tenang biar nanti mas yang nyelesain semua nya.." ujar bara mencoba memberi nasihat pada resa.


dan kedua sepasang yang saling mencintai itu pun mengobrol hingga bara tak menghiraukan kedua gadis yang berada di ruangan itu, hingga tak terasa malam mulai semakin larut dan membuat kantuk mengahampiri resa.


" hooaam.." uap resa dengan menutup mulut nya yang terbuka, melihat itu bara sedikit terkekeh.


" kamu ngantuk yah sayang.." ujar bara setelah melihat resa menguap.


" hehe..sedikit ngantuk sih mas.." jawab resa dengan jujur.


" ya udah kalau gitu, kamu istirahat ajah sayang.." ucap bara pada resa.


" kalau gitu resa matiin video call nya yah mas.." jawab resa dan setelah mendapat anggukan dari bara segera resa mematikan panggilan itu.


" udah piiih.. udah selesai kangen kangenan nya.." ujar dea pada bara.


" udah sayang.." jawab bara dengan santai tanpa merasa telah mengabaikan anak nya itu.


malam pun mulai larut hingga ketiga insan di ruang rawat itu mulai di hampiri rasa kantuk dan ketiganya pun terlelap.


******


pagi pun menjelang dan jam sudah menunjukkan 06.30 wib, dea dan devi masih terlelap sedangkan bara sudah terbangun dan saat ini tengah di periksa oleh dokter rivan.


" keadaan pak bara sudah membaik dan hari ini pak bara sudah di perbolehkan untuk pulang.." ujar dokter rivan.


" makasiih yah dok.."jawab bara dengan hati yang merasa senang karna telah di perbolehkan untuk pulang.


setelah tugas dokter rivan usai segera dokter rivan permisi untuk keluar dari kamar rawat bara dengan sebelum nya menyuruh perawat yang bersamanya untuk melepaskan jarum infus yang menancap di punggung tangan bara.


" deaa bangun sayang.." ucap bara membangunkan anak nya itu dengan menepuk nepuk pelan lengan dea.

__ADS_1


" emmmmhhh..udah pagi yah piihh.." ujar dea kala terbangun karna tepukan tangan bara di lengannya.


" udah sayang, cepet bangun kita pulang sekarang.." ucap bara dan itu membuat dea merasa senang.


" apa..papih udah boleh pulang piih..yeess.." ujar dea merasa senang ketika sang papih sudah di perbolehkan untuk pulang.


*******


Di Keluarga BRAMANTYA.


sejak subuh pelayan di rumah bramantya tengah di sibukkan dengan acara memasak karna sesuai ucapan bara tadi malam yang akan kedatangan keluarga ferdinan yang memang akan membicarakan tentang acara pertunangan resa dan dito putra dari ferdinan.


sedangkan resa yang berada di dalam kamarnya tengah berhias diri, sebenarnya resa sangat malas ketika sang mama menyuruhnya berdandan untuk menyambut kedatangan keluarga ferdinan yah siapa lagi yang menyuruh venya kalau bukan tio, tapi resa hanya bisa menuruti kemauan sang papah karna mengingat ucapan bara tadi malam untuk tenang dam menuruti kemauan dari tio.


Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 wib,


sebuah mobil yang cukup mewah memasuki halaman rumah milik keluarga bramantya, yah siapa lagi yang datang ke rumah tio selain keluarga ferdinan, melihat kedatangan keluarga ferdinan segera keluarga tio bramantya menyambut kedatangan sahabat dari tio itu.


" Haii ferdinan apa kabar..??" sapa tio dengan memeluk ferdinan sahabat lamanya itu.


" seperti yang kau lihat yo.." jawab ferdinan dengan membalas pelukan dari tio.


" sungguh masih tetap cantik seperti dulu.." ucap dito dalam batinnya.


sedangkan resa yang di tatap seintens itu oleh dito merasa sangat risih karna memang resa tidak mengenal sama sekali pria yang sekarang sedang menatap nya.


dan beberapa saat kemudian kedua keluarga itupun mulai membahas inti dari pembicaraan yang akan kedua keluarga itu bicarakan, dengan perasaan venya yang masih terkejut kala mengetahui siapa yang akan di jodohkan dengan anaknya itu, dan ternyata venya mengenal orang yang akan di jodohkan resa adalah dito sahabat masa kecil anaknya.


waktu berlalu begitu lambat itu yang resa rasakan hingga pembicaraan antara kedua keluarga itu selesai dan membuat hati resa menjadi lega, karna sungguh resa tidak ingin berlama lama membahas acara pertunangan yang memang tak ingin ia lakukan.


" oohh yah dito, saya masih mau membicarakan soal pekerjaan dengan ayahmu jika kamu merasa bosan, ajak lah resa ke taman belakang agar kalian bisa semakin akrab.." ucap tio yang memang sengaja ingin berlama lama, agar resa bisa berubah pikiran dan menyetujui acara pertunangannya dengan dito setelah keduanya berbicara empat mata.


" baiklah om.." jawab dito dan segera mengulurkan tangannya pada resa untuk mengajak nya ke taman belakang, namun uluran tangan dari dito sama sekali tak di hiraukan oleh resa, dan langsung saja resa berdiri dan berjalan mendahului dito menuju taman belakang dan itu tak luput dari pandangan tio yang sedikit geram akan kelakuan resa.


sesampainya di taman belakang resa segera duduk di kursi taman dan di susul oleh dito yang juga ikut duduk di kursi itu.


hening..hening..hening.. hingga akhirnya dito mulai membuka suara nya untuk mencairkan suasana yang tiba tiba dingin dan hening itu.


" res.." ucap dito pelan.

__ADS_1


" iyah.." jawab resa singkat tanpa menolehkan pandangannya pada dito.


" apa kamu tidak bahagia dengan rencana pertunangan kita.." tanya dito kala melihat resa yang seperti tidak menyukai dengan rencana pertunangan mereka dan itu dapat di lihat dari ekspresi wajah resa yang selalu datar tanpa ada senyuman.


" bahagia atau pun tidak aku pun tidak dapat memilih untuk menolak atau pun menerimanya.." jawab resa dengan masih tanpa menoleh kan pandangannya.


mendengar dari jawaban resa membuat dito berfikir, dia seperti bingung dengan jawaban yang resa ucapkan, dan dito pun bisa menebak jika resa sepertinya tak mengenali diri nya sama sekali.


" res apa kamu lupa denganku.." tanya dito lagi tanpa menjawab ucapan resa sebelum nya.


" apa kita pernah saling mengenal.." jawab resa dan kali ini dengan menolehkan pandangannya pada dito.


mendengar jawaban dari resa, dito pun dapat menyimpulkan jika memang resa benar benar sudah lupa pada nya.


" Jika memang kamu benar benar tidak mengingatku, akau akan mencoba mengingatkanmu padaku.." ucap dito.


Flashback


di sebuah rumah, gadis kecil yang imut dan cantik yang berusia 3 tahunan itu, tengah berlari larian dengan dengan seorang anak laki laki yang umurnya cukup jauh dengannya yah usianya 13 tahun.


merasa sangat lelah karna berlari larian kedua anak yang beda usia dan gender itupun duduk bersandar di tembok dengan berdampingan.


" esa capek.." ujar gadis kecil itu pada dito.


" kak dito juga capek.." ucap laki laki itu membalas ucapan resa kecil.


" resa.." panggil dito pada resa kecil.


" iya kak ito.." jawab resa kecil dengan suara cadel nya.


" resa nanti kalo udah besar jadi pacar kak dito yah, biar kita bisa sama sama terus.." ucap dito pada resa kecil, dan resa kecil pun hanya menganggukkan kepalanya mendengar apa yang di ucapkan dito tanpa tahu maknanya.


resa kecil dan dito sangat dekat apalagi ketika keluarga mereka sama sama akrab dan dekat, tapi suatu ketika kedua keluarga itupun harus berpisah kala keluarga tio harus berpindah ke kota B untuk ferdinan menjalankan bisnisnya yang memang baru memulai nya pada saat itu.


Flashback off....


" seperti itulah ceritanya ntah kamu mengingatnya atau tidak yang jelas mulai saat itu aku sudah jatuh cinta padamu res, hingga suatu hari keluarga ku kembali ke kota S dan saat aku dan papah ke sebuah restoran untuk bertemu klian, dan saat itu aku dan papa tidak sengaja bertemu dengan om tio yang berada di restoran itu juga, kita bertiga pun berbincang sampai om tio menjelaskan semua yang terjadi padamu dan aku pun mau untuk bertunangan dengan mu walau pun kamu tengah hamil dari orang lain.." jelas dito pada resa.


Haiiii readeeerrss semoga selalu suka yah di setiap episode nya..jangan lupa tinggalkan jejak karna itu penyemangat buat authoor love you all..😍😍

__ADS_1


__ADS_2