Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 33


__ADS_3

DI KELUARGA BRAMANTYA.


" resa kemana mah, kok gak ikutan sarapan.." tanya tio pada sang istri kala tak melihat kehadiran anaknya di meja makan.


" mmmmhhh.. tadi dia izin keluar pah katanya mau membeli keperluannya yang habis.." jawab venya dengan memberi alasan yang tepat pada tio.


" sendirian maah.." tanya tio lagi.


" yah pah, sendirian kan cuman di supermarket depan pah.." jawab venya lagi.


" kenapa mamah izinin resa keluar sendiri mah, gimana kalau dia.." ujar tio yang sebelum meneruskan ucapannya , venya lebih dulu memotong nya.


" kalau dia apa pah, kaburr..papah jangan egois donk paah, gak mungkin kalau resa harus di kurung terus di rumah apalagi dia dalam keadaan hamil seperti ini, emang papah mau kalau mamah kurung terus di dalam rumah mauu.." ucap venya memotong ucapan tio, dan ke cerewetan venya pun mulai on, dan kalau seperti itu tio hanya bisa diam, karna se garang garang nya tio kalau sudah di hadapkan dengan omelan venya dia pasti tidak bisa berkutik dan tidak bisa melawannya.


setelah omelan dari venya usai dan kedua pasangan suami istri itupun memulai sarapan yang sempat tertunda hingga beberapa saat sarapan yang mereka makan telah tandas.


" papah pamit ke kantor dulu yah mah, udah kesiangan ini.." pamit tio pada sang istri.


" Iyah pah, hati hati di jalan.." jawab venya dan melambaikan tangannya kala tio akan melajukan mobil nya.


setelah mobil tio sudah menghilang dari pandangannya, venya pun segera masuk ke dalam rumah karna memang hari ini dia ingin bersantai tanpa di bebankan pekerjaan yang biasa nya ia lakukan di kantor.


********


DI KEDIAMAN DANANJAYA.


Setelah anak dan papih itu menyelesaikan sarapannya, dea pun segera pamit kepada bara untuk segera berangkat ke kampus karna memang hari ini dea ada kelas pagi.


" dea berangkat dulu yah pih.." pamit dea dengan mencium punggung tangan bara.


" yah sayang hati hati.." jawab bara.


setelah kepergian sang putri ke kampus nya, bara pun segera naik ke atas menuju kamar nya, dimana resa berada.


" Sayangg...banguuunnn " ucap bara dengan mengelus pipi resa dengan lembut.


" Eeuuunnggghhh..." lenguh resa kala tidur nya yang terganggu dan setengah sadar.


" resa ketiduran yah mas.." ujar resa yang kesadarannya mulai terkumpul.


" yah kamu ketiduran sayang, sarapan dulu yukk..." jawab bara dan mengajak resa untuk sarapan.

__ADS_1


mendengar penuturan dari bara, resa segera bangkit dari tidur nya dan menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan berkumur.


" udah sayang.." ujar bara kala melihat resa yang keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang sudah segar.


" udah mas.." jawab resa.


dan kedua pasangan itu pun, segera turun ke bawah untuk menuju ruang makan.


" Dea udah berangkat mas. " tanya resa


" udah sayang, dari tadi.." jawab bara dengan menuruni tangga dan menggandeng tangan resa.


" maaf yah mas, resa kesini malah ketiduran sampe gak bisa nyiapin apa apa buat dea.." ucap resa yang merasa tidak enak.


" gapapa sayang, lagian dea udah gede juga udah waktu nya belajar mandiri.." jawab bara.


dan sesampainya di ruang makan segera bara menarik kursi untuk resa duduk.


" Makasihh mas.." ucap resa setelah duduk di kursi.


" mau mas, ambilin apa..??" tanya bara.


" gak usah mas biar resa sendiri.." ucap resa dan segera mengambil makanan yang dia mau.


" udah sayang, tadi sarapan sama dea.." jawab bara dengan terus memperhatikan resa menyuapkan nasi nya ke mulut, sampai membuat resa sedikit malu kala bara terus memperhatikan dia saat makan.


" iisshh..mas bara jangan ngeliatin aah.." ucap resa.


" cuman ngeliatin doank sayang masa gak boleh.." jawab bara dengan tersenyum.


" yah tapi jangan sampe segitu nya mass.." jawab resa yang sedikit merasa sebal pada bara.


" yah yah sayang... ya udah lanjutin makannya.." ucap bara dengan mengelus lembut pipi kekasih nya itu.


selepas makan resa selesai, resa pun langsung mengajak bara untuk keluar rumah.


" Mass..." panggil resa pada bara.


" yah sayang ada apa..??" jawab bara pada panggilan resa.


" keluar yukk mas, resa bosen di rumah terus.." ajak resa pada bara.

__ADS_1


" kalau mas ayo ajah, tapi orang rumah gak nyariin kamu kan.." ujar bara yang mengkhawtirkan jika tio tau jika resa tengah bersamanya, bukan apa apa karna bara pun tak ingin ada masalah dulu di antara mereka sampai bara benar benar bisa meluluhkan hati tio.


" gak kok mas, tadi resa udah izin sama mamah kalau mau ke mas, kalau papah tio pasti udah berangkat kerja..." jawab resa menjelaskan pada bara.


" yaudah ayok, kamu mau nya keluar kemana.." tanya bara pada resa.


" hmmm...ke taman ajah gimana mas sambil cari udara seger.." jawab resa menyebutkan keinginannya.


bara pun menyetujui keinginan resa yang mengajak nya ke taman yang terletak di tengah tengah kota itu.


melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, hingga 20 menit berlalu akhir nya pasangan itu pun sampai di taman kota yang cukup asri dengan anak kecil yang berlarian dengan tertawa kecil, membuat suasana di taman itu cukup menyenangkan untuk resa yang beberapa hari ini merasa bosan kala sang papah melarang nya untuk keluar rumah.


" mas duduk di sana yuk..." ajar resa dengan menarik tangan bara menuju kursi taman yang terletak di bawah pohon yang rindang, dan bara pun hanya mengikuti kemana yang wanita nya inginkan.


" enak banget yah mas, udah lama resa gak keluar keluar, di rumah mulu.." ucap resa kala merasakan senang ketika bisa keluar rumah dan menikmati suasan taman yang ramai akan anak anak kecil yang berlarian.


pasangan itu pun menikmati suasana dan keramaian di taman itu hingga tak terasa waktu sore pun tiba.


saat resa tengah asik memakan ice cream milik nya yang ia beli dari pedagang ice cream yang berada di taman itu, tiba tiba telvon milik resa bergetar tanda ada yang ingin berbicara dengan resa lewat benda pipih itu.


" Drrrrtttt...Drrrrrrtt..Drrrrrtttttt.." suara getaran ponsel milik resa.


" siapa sayang " tanya bara kala resa mengambil ponsel nya di saku.


" mamah mas, resa angkat dulu yah.." jawab resa dan di angguki oleh bara.


" Halo ada apa mah..??" ucap resa kala telvon itu tersambung.


" kamu masih sama bara.." tanya venya.


" masiih mah, emang kenapa.." jawab resa dengan bertanya juga.


" ini udah sore sayang, kamu cepetan balik yah takut papah mu keduluan pulang.." tutur venya pada sang anak.


" oohh iyah maah..sebentar lagi resa pulang kok maah.." jawab resa.


" ya udah sayang, hati hati.." ucap venya dan setelah resa mengiyakan segera telvon itu terputus.


" Mamah nyuruh kamu pulang sayang.." tanya bara setelah ponsel milik resa di taruh dalam saku kembali.


" he.em mas, lagian ini udah sore.." ucap resa dengan anggukan.

__ADS_1


seusai itu bara dan resa segera melajukan mobil nya menuju rumah bara untuk resa mengambil mobilnya, karna sekarang keduanya tengah mengendarai mobil milik bara.


Happy readengg readerrrss..semoga selalu suka di setiap episode nya,Love you all😍😍


__ADS_2