Mencintai Daddy Sahabatku

Mencintai Daddy Sahabatku
Bab 12


__ADS_3

Devi segera membantu resa berdiri dan menuntun nya ke kasur dan membaringkan tubuh resa di atas kasur.


" aku buatin jahe anget dulu yah, biar enakan perut kamu " kata devi.


" makasih yah dev, maaf kalo aku ngerepotin kamu" ujar resa yang merasakan sungkan telah merepotkan devi.


" yah gapapa kan cuman buat jahe anget doank" jawab devi dan segera berlalu ke dapur untuk membuat kan resa jahe anget.


sesampainya di dapur segera devi memasak air dan mengupas jahe, di tengah membuat minuman untuk resa entah kenapa fikirannya tiba tiba teringat akan cerita resa yang beberapa hari resa ceritakan pada nya dan itu membuat devi menerka nerka sesuatu yang resa alami saat ini.


setelah jahe anget buatan devi siap, segera devi antar ke kamar dimana resa terbaring.


" ini res, kamu minum dulu biar enakan " ucap devi dengan menyerahkan secangkir jahe anget kepada resa yang sudah duduk dan bersandar di headboard kasur nya.


" makasih dev " jawab resa dan langsung meminum jahe anget buatan devi, dan benar saja setelah meminum jahe anget itu perut resa terasa sudah enakan.


" Res.." panggil pelan devi pada resa.


" yah dev, ada apa " jawab resa.


" aku mau nanya apa kamu bulan ini sudah datang bulan " tanya devi sedikit ragu, dan resa yang mendengar pertanyaan dari devi membuat nya tiba tiba berfikir dan menyadari kalau baru kali ini ia terlambat haid.


" yah dev, kamu bener aku bulan ini gak dapet haid " jawab resa .


" Apa mungkin dev " ucap resa lagi dan menebak apa yang terjadi pada dirinya.


" yah..itu mungkin terjadi res.." jawab devi.


" tapi aku mohon kamu jangan panik yah.." ujar devi lagi ketika melihat setetes air mata lolos membasahi pipi resa.


" trus aku harus gimana dev.." jawab resa dengan terisak.


" yaudah gini ajah, kamu tunggu disini dan aku keluar untuk membeli alat tes kehamilan untuk memastikan semuanya yah " ucap devi pada resa dan di balas anggukan oleh resa.


setelah mendapat persetujuan dari resa segera devi keluar rumah untuk menuju apotik terdekat membeli alat tes kehamilan untuk resa.


dan di dalam kamar resa masih bingung dengan keadaan ini apa yang harus ia lakukan jika memang benar benar hamil apa bisa ia merawat buah hati nya nanti.


dan berselang cukup lama devi kembali ke rumah resa dan menghampiri resa yang berada di tangannya.


" resa ini tes nya sekarang kamu coba, mumpung kamu masih belum pipis kan pagi ini " ujar devi dengan memberikan alat tes kehamilan itu pada resa dan menyarankan resa agar segera melakukan tes karna waktu nya yang sangat tepat di pagi hari, yah devi sedikit mengerti tentang alat tes itu karna ia pernah melihat kakanya menggunakan alat itu dan ia menanyakan alat apa itu dan kakanya pun menjelaskan sampai devi mengerti kegunaan alat test itu meskipun dia belum pernah hamil.


" ini gimana dev makek nya " jawab resa yang memang belum pernah memegang alat tes itu.


" di belakang kemasannya ada caranya, kamu baca dulu dan kalau sudah mengerti kamu coba yah " jawab devi dan resa menganggukkan kepalanya lalu berlalu ke kamar mandi.

__ADS_1


sesampainya di kamar mandi yang tak lupa ia menutup pintu kamar mandi nya resa pun segera membaca bagaimana cara menggunakan alat tes itu, dengan serius ia membacanya dan mulai mengerti setelah mengerti bagaimana menggunakan alat tes itu segera resa melakukan sesuai petunjuk yang tertera di situ.


Dan tak lama resa mencelupkan alat tes itu ke dalam urinnya, tak berselang lama muncullah dua garis merah pada alat tes tersebut yang menandakan jika hasil nya positif.


seketika resa mengelus perut nya dengan halus, yah meskipun kehadirannya dalam waktu yang tidak tepat tapi resa pasti akan tetap menyayanginya.


setelah menenangkan hati nya dan mencoba untuk menerima semuanya dengan hati yang tegar, resa pun keluar dari kamar mandi dan devi langsung menghampirinya kala melihat resa keluar dan memegang alat tes kehamilan itu.


" gimana res hasil nya " tanya devi ketika sudah berada di samping resa.


mendengar pertanyaan devi yang penasaran dengan hasil tes nya resa pun memberikan alat tes kehamilan yang menunjukkan hasil positif pada devi.


" Positif res.." ucap devi setelah menerima dan melihat hasil tes resa itu, dan resa hanya mengangguk kan kepalanya dengan ekspresi yang tidak bisa di tebak.


" kamu gapapa kan res, kamu mau kan nerima dia " tanya devi ketika melihat ekspresi resa, devi hanya takut resa tidak bisa menerima janin yang ada di rahim nya saat ini.


mendengar pertanyaan devi resa pun tersenyum.


" aku gapapa kok dev, dan kamu jangan khawatir meskipun dia hadir yang mungkin menurutku di waktu yang tidak tepat, aku akan tetap menjaga dan menyayangi nya dev, tapi aku cuman belum yakin apakah aku bisa merawatnya dev " jawab resa dengan tersenyum tulus namun dengan kebingungan apakah bisa resa menjadi ibu yang baik, dan itu membuat perasaan devi merasa lega.


" aku yakin kamu pasti bisa dan jangan khawatir aku pasti bantu kamu kok, tapi res, apa kamu tidak punya niatan untuk memberitahukan hal ini pada ayah dari anak yang kamu kandung " ujar devi memberi kan semangat pada resa, dan menanyakan tentang ayah dari anak resa dengan hati hati takut jika hati sahabat nya akan tersinggung oleh ucapan nya.


" tidak dev, biarkan seperti ini dulu..bukannya aku egois atau apa, aku hanya ingin menyembuhkan luka ku dulu karna ke kecewaan yang udah ia buat " jawab resa yang memang masih belum siap bertemu dengan bara ntah itu sampai kapan resa pun tak tau, karna yang penting sekarang dia dan calon bayi yang ia kandung selalu sehat.


" ya udah ayook dev " jawab resa menyetujui usulan devi.


setelah memutuskan untuk belanja segera kedua nya mandi dan bersiap siap.


resa dan devi sudah terlihat cantik dengan tampilan sederhana, segera keduanya masuk ke dalam mobil dan menuju supermarket untuk belanja kebutuhan yang telah habis dan tak lupa membeli susu hamil untuk resa.


" kamu suka rasa apa res.." ujar devi ketika dia sangat antusias pada kehamilan resa.


" enak coklat ajah dev..!!" jawab resa dan devi pun mengambilkan susu sesuai keinginan resa.


" Uuuuuhh baik baik yah dedek, aunty devi beliin susu biar cepet gede.." ujar devi dengan mengelus ngelus perut resa yang masih rata.


melihat sikap devi yang sangat perhatian pada nya dan calon buah hatinya membuat resa tersenyum, dan resa merasa sangat beruntung selalu di kelilingi oleh orang orang baik.


" makasiiih aunty " jawab resa dengan suara cadel menirukan gaya bicara anak kecil.


" sama sama sayang " ucap devi.


" Ohh yah res, selesai kita belanja kita sekalian ke rumah sakit yah buat periksa kandungan kamu.." ujar devi yang mengajak resa untuk periksa kandungan.


" yah boleh juga dev, makasiiih banget yah dev di saat saat gini kamu mau nemenin aku " jawab resa dan tak lupa berucak terima kasih pada sahabat nya itu.

__ADS_1


" yah sama sama, lagian kamu kan udah baik banget res sama aku ngebolehin aku tinggal di rumah kamu lagi " ujar devi lagi.


" yah sama sama nama nya juga sesama harus saling bantu, ya udah yuk kita ke kasir bayar belanjaannya ntar kalo lanjut ngobrol nya sampe toko nya tutup gak selesai selesai lagiii..hehe" ujar resa dengan terkekeh dan devi pun ikut terkekeh ketika mendengar penuturan dari resa.


Selesai dengan membayar belanjaan mereka di kasir, devi pun segera melajukan mobil resa ke arah rumah sakit.


sesampainya di rumah sakit segera mereka mengambil nomor antrian nya setelah mendapatkan nomor antrian segera resa dan devi duduk untuk menunggu nama resa di panggil.


" Ny. Resa " panggil seorang suster, resa yang merasa namanya di panggil segera berdiri dan mengajak devi untuk ikut masuk ke dalam.


setelah masuk ke dalam ruang pemeriksaan, resa pun di suruh berbaring di atas brankar dan suster pun meminta izin membuka sebagian baju yang menutupi perut resa dan menuangkan gel dingim ke perut resa setelah itu segera dokter kandungan menggerak gerak kan alat nya untuk mencari keberadaan janin resa.


" anda melihat titik kecil itu bu resa " tanya dokter linda dengan menunjukkan janin resa yang masih sebesar biji kacang itu di layar usg.


" iyah dok saya melihat nya " jawab resa yang masih belum mengerti apa yang di tunjukkan oleh dokter linda.


" nah itu janin bu resa, besar nya masih sebiji kacang bu..dan usia kandungan ibu udah memasuki minggu ke enam jika di hitung dari hari pertama haid terkahir bu resa " ujar dokter linda dengan menjelaskan secara detail dari hasil usg itu.


seketika hati resa merasa sangat bahagia ketika melihat calon buah hatinya.


setelah melakukan usg dan dan hasil semua nya sudah bagus, resa segera duduk di kursi yang sudah disiapkan di ruangan itu dengan di dampingi devi.


" ini kehamilan pertama yah bu, dan usia bu resa masih 19 tahun " tanya dokter linda pada resa.


" yah dok ini kehamilan pertama saya " jawab resa.


" di karenakan bu resa masih 19 tahun saya sarankan untuk banyak istirahat memakan makanan bergizi, kalau perlu minum susu hamil yah bu agar janin di dalam rahim ibu selalu sehat dan perkembangannya sesuai usia kehamilan, dan ini resep vitaminnya yah bu, ibu bisa menebus nya di apotik " jelas dokter linda pada resa.


" baik dok, terimah kasih saya permisi dulu " jawab resa dan di ikuti oleh devi.


selesai membayar biaya usg di tempat administrasi pembayaran, segera devi dan resa menuju apotik untuk menebus vitamin yang sudah di resepkan oleh dokter linda.


Dan setelah itu keduanya pun bergegas balik ke rumah resa, karna hari sudah mulai siang.


******


KEDIAMAN DANANJAYA.


dea yang tengah bosan berada di dalam rumah nya, berniat untuk ke ruang kerja pribadi papi nya, karna bara dan dea sekarang sedang sama sama libur melakukan aktivitas seperti biasanya.


ketika dea akan memasuki kamar sang papih tiba tiba langkah nya terhenti kala mendengar dua orang pria di dalam sana tengah membicarakan pekerjaan mereka.


" Bar, besok kamu harus ke kota Y untuk mengecek pembangunan hotel mu disana dan juga sekalian melakukan pertemuan dengan seorang pengusaha di sana, yang ingin mengajak kerja sama dengan perusahaan mu " ujar dewo menjelaskan kegiatan bara di esok hari yang mengharuskan bara harus keluar kota.


HAIII READERRSSKUUUU.. TERIMAH KASIH ATAS DUKUNGAN KALIAN DAN YANG SUDAH MEMBACA SEMOGA SELALU SUKA DI SETIAP EPISODE NYA LOVE YOU ALL...😍😍

__ADS_1


__ADS_2