
Setelah berdo'a bersama tanpa menunggu waktu lama, pembawa acara itu pun memberikan kesempatan untuk bara mengungkapkan apa yang akan ia katakan di acara pertunangan ini.
" sebelum nya saya berterimah kasih pada semua keluarga yang sudah bersedia merestui hubungan kami, dan untuk itu saya berada di sini ingin mengutarakan niat saya, yang ingin mengikatkan sebuah hubungan yang lebih serius di pertunangan ini dan selanjutnya akan berjalan menuju suci nya pernikahan.. dan dari itu untuk kamu resa bramantya apakah kamu bersedia untuk bertunangan denganku dan segera menuju pada sebuah tali pernikahan dan hidup bersamaku menjalani suka duka bersama.." ungkapan bara dari hati yang paling dalam dan bara langsung berlutut di hadapan resa dengan memegang tangan lentik milik resa saat meminta kesediaan resa untuk menjalani sebuah hubungan dengan nya.
" yah aku mau mas.." jawab resa dengan tersenyum, mendengar jawaban dari resa bara pun segera berdiri dan langsung memeluk wanita tercinta nya itu.
dan membuat kedua keluarga yang melihat itu langsung tersenyum dan bertepuk tangan.
dan setelah acara ungkapan isi hati bara usai, kini tibalah pada acara penukarana cincin di antara kedua pasangan itu.
dan semua keluarga langsung bertepuk tangan dan bersyukur setelah kedua cincin itu tersemat di jari bara dan resa, tanda hubungan keduanya sudah resmi di ikat di pertunangan itu.
" selamat yah pih..res.. aku bahagia melihat hubungan kalian semakin baik, dan semoga kalian selalu bersama hingga maut yang memisahkan.." ucap dea pada papih dan calon ibu nya itu.
" aminn..makasiih yah de.."
" aminn...makasiiihh sayang.."
jawab bara dan resa bebarengan kala dea mengucapkan selamat dan memberikan doa untuk kedua nya.
saat setelah penukaran cincin, dan kedua keluarga tengah menikmati makan makanan yang tersedia di acara itu, dengan bara dan resa yang menerima ucapan selamat dari keluarga yang hadir.
dan di saat semua orang tengah menikmati acara itu, tiba tiba dari arah pintu masuklah wanita cantik bertubuh **** itu dan dia berjalan menuju ke tempat di mana bara dan resa berada, dan membuat dea yang melihat kedatangan wanita itu sedikit terkejut.
" Tante citra.." ucap dea dengan sedikit terkejut, membuat bara yang mendengar ucapan spontan anak nya itu langsung melihat ke arah di mana dea melihat citra datang menghampiri nya..
" Selamat yah bar.." ucap citra pada bara dan langsung dia men cipika cipiki pipi bara.
dan bara pun tidak bisa menghindar kala citra melakukan itu karna citra melakukannya dengan spontan, dan apa yang di lakukan citra membuat bara terkejut termasuk dea dan resa, dan itu juga membuat resa langsung melepaskan genggaman tangannya pada bara.
" tante gak bisa yah... jangan asal nemplok in pipih ke papih gak sopan banget.." ceplos dea to the point pada citra, yang tidak menyukai tindakan yang di lakukan citra.
" maaf sayang.. tadi tante cuman spontan ajah kok, maaf yah bar.." citra yang mengelak, membuat dea merasa jengah akan sahabat mama nya itu yang seperti tidak punya malu itu.
" idiiiihhh ngeles ajah.." ucap dea dengan nada berbisik yang masih bisa di dengar bara.
__ADS_1
melihat situasi yang tidak mengenakan saat kedatangan citra membuat bara langsung saja mengajak resa untuk meninggalkan pelaminan pertunangan itu, agar tidak menimbulkan masalah yang akan menarik perhatian semua keluarga.
citra yang melihat bara langsung mengajak resa untuk meninggalkan pelaminan itu pun langsung tersenyum, membuat dea yang melihat senyuman itu langsung memicingkan matanya karna merasa curiga pada citra yang seperti nya akan mengganggu hubungan papih nya dan resa.
*****
sesampainya di kamar milik resa dengan tidak lupa bara mengunci kamar resa, resa pun langsung memberikan pertanyaan pada bara.
" dia itu siapa sih mas.. udah gak di undang, dateng dateng nya main nyosor ajah.." omel resa yang merasa sangat jengkel pada citra sekaligus cemburu kala melihat laki laki yang ia cintai di cium yang tepat berada di samping nya.
" dia itu sahabat farah sayang, teman dari ibu dea.." jawab bara yang memberitahukan pada resa siapa citra.
" apa dulu saat mbak farah masih hidup dia deket banget yah mas sama kamu kok sampe berani dia cipika cipiki pipi kamu.." resa menanyakan tentang kedekatan bara dengan citra.
" kamu ada ada ajah sayang, yaah enggak lah.. mas juga tadi juga kaget saat tiba tiba citra seperti itu pada mas.." jawab bara yang tidak membenarkan apa yang di ucapkan resa.
" tapi resa kok merasa dia suka yah mas sama mas bara.." ucap resa lagi yang merasa sangat terganggu akan kehadiran citra.
mendengar ucapan resa yang merasa cemburu akan citra membuat bara tersenyum.
" beneran yah mas, dan jangan sampe mas tergoda dengan dia.." jawab resa yang sudah mulai merasa tenang.
" yah yah sayang.. apa mas ini terlihat seperti laki laki yang gampang tergoda.." tanya bara pada ucapan resa.
" yah gak siih mas, tapi siapa tau ajah.." jawab resa.
" kalau gitu percaya sama sama mas yah..." ucap bara dengan membelai pipi resa, dan resa pun mengangguk mendengar apa yang di ucapkan bara.
" ya udah kalau gitu kita turun ke bawah yuk.. nanti semua orang pada nyariin kita.." ajak bara pada resa dan resa pun menyetujui ajak bara.
dan sesampainya di lantai bawah bara dan resa pun kembali ke pelaminan pertunangan itu dan menyelesaikan acara pertunangan itu hingga akhiir.
******
" Terimah kasih yah pak tio dan bu venya, sudah mau menerima bara.." ucap lita bereterimah kasih pada keluarga resa pada saat acara pertunangan itu telah usai, dan sekarang mereka tengah berkumpul di ruang keluarga milik resa.
__ADS_1
" saya juga berterimah kasih pada bu lita yang sudah mau menerima resa.." ucap venya yang menjawab ucapan lita.
" ohh yah res, nanti pas nikahan kamu mau konsep yang gimana.." tanya lita pada calon menantu nya itu.
" kalau resa sih.. pinginnya yang sederhana ajah sih maah, yang penting pernikahannya lancar dan hubungan kita bisa resmi dalam pernikahan.." jawab resa yang memang hanya ingin acara pernikahan nya di langsungkan secara sederhana.
" ya udah mama akan siapin acara pernikahan nya seperti apa yang kamu inginkan.." jawab lita dengan tersenyum pada resa.
di tengah ke asyikan kedua keluarga itu mengobrol dan bercerita, tak terasa hari semakin sore dan membuat keluarga bara berpamitan untuk segera pulang.
" pak tio dan bu venya, hari kan semakin sore dan di sini saya dan bara mau pamit untuk pulang.." ucap lita berpamitan pada kedua orang tua resa untuk pulang.
dan kedua orang tua resa termasuk resa pun berdiri untuk mengantarkan bara dan keluarga nya sampai depan rumah.
" mama pamit dulu yah sayang, jaga diri kamu dan junior baik baik.." ucap lita dengan mengelus perut buncit resa.
" yah maah.. mamah hati hati yah di jalan.." jawab resa dengan memeluk lita, dengan tidak lupa mencium punggung tangan ibu dari bara itu.
" gue pulang dulu yah res, kaka pulang dulu yah deek.. jangan nakal nakal yah.." ucap dea pada resa dan pada calon adik nya yang masih berada di dalam perut itu.
" yah kakak.. hati hati yah di jalan.." jawab resa pada ucapan dea.
dan kini giliran bara mengahmpiri resa untuk berpamitan pada calon istri dan calon anak nya itu.
" anak papah baik baik yah..." ucap bara setengah berjongkok untuk meraih dan mengelus perut resa.
" sayang mas pamit pulang dulu yah, kalau ada apa apa hubungi mas.." ucap bara lagi yang kali ini ucapan nya untuk resa.
" yah mas, hati hati di jalan.." jawab resa dan di angguki oleh bara, dan setelah itu bara berniat ingin mencium bibir resa, namun sebelum niat nya itu sampai di laksanakan, tiba tiba dari arah belakang dea menarik jas bara dan membuat niat nya itu ter urungkan.
" Eiiiiiiittttsss... enak ajah papih main nyosor ajah, masih belum nikah gak boleh cium cium " ucap dea dan membuat bara geleng geleng kepala dan seluruh keluarga tertawa melihat itu.
dan setelah itu lita pun langsung berpamitan pada kedua orang tua resa, dan setelah berpamitan bara dan keluarga nya pun langsung menaiki mobil mereka dan melajukannya menuju rumah mereka.
haiii readerrrss.. happy reading terimah kasih buat dukungan kalian dan semoga selalu suka di setiap episode nya, author sayang kaliaaan love you allπππ
__ADS_1