
Di tengah ke asyikan keduanya bercanda, resa pun tiba tiba tersadar dan baru berfikir gimana bara bisa sampai kamar nya.
" Mas bara.." panggil resa dengan menahan rasa geli kala bara terus menciumi tengkuk resa.
" mmmhh..yah sayang.." jawab bara dengan terus melakukan kegiatannya.
"mas bara gimana bisa sampai ke kamar resa, kan di gerbang ada pak bagus yang jaga.." ujar resa menanyakan cara bara bisa sampai masuk ke kamarnya, namun yang di beri pertanyaan malah tak menghiraukan ucapan resa dan terus asik dalam kegiatannya, dan itu membuat resa sedikit jengkel, resa pun langsung berdiri dari pangkuan bara dan membalikkan badannya menghadap bara agar bara menghentikan kelakuannya.
" mas bara..nyebelin banget sih mas, resa nanya gak di dengerin.." ujar resa dengan memanyunkan bibir nya, setelah menghadapkan wajah nya di hadapan bara.
bara pun terkekeh kala melihat resa yang kesal padanya, melihat resa yang terus memanyunkan bibir nya bara tidak ingin membuang kesempatan dan langsung bara cium dan sedikit menggigit kecil bibir tebal namun **** itu.
" iiiihh mas bara " ucap resa lagi yang semakin kesal pada bara.
" iyah iyah sayang maaf.." jawab bara dengan tangan nya langsung mencekal tangan resa untuk menghentikan resa yang memukul mukul lengannya.
" makanya mas, jelasin ke resa, mas masuk lewat mana.." ucap resa yang masih mengingat dengan pertanyaannya yang belum terjawab.
" tadi mas lewatnya manjat gerbang, biar gak ketauan penjaga rumah kamu.." jawab bara dengan santai, namun resa di buat melongo akan jawaban bara.
" mas beneran naik gerbang, tinggi loh mas gerbang nya.." jawab resa.
" yah gapapa sayang, demi ketemu kamu.." ujar bara menjawab ucapan resa.
" tapi mas yah gak sampe naik gerbang juga, kan mas bisa wa atau telvon resa gitu biar resa bantuin buat masuk lagian devi kan punya nomor resa.." jawab resa.
" yah mas gak kepikiran sampai disitu sayang, ya udah ga usah di bahas yang penting kan sekarang mas ada di sini.." ucap bara dengan tersenyum.
" oohh yah mas, mas kapan pulang dari rumah sakit, maaf yah mas resa gak bisa nemenin mas pas pulang ke rumah.." ucap resa lagi.
" tadi pagi mas pulang nya, yah sayang gapapa lagian mas ngerti kok.." jawab bara dengan merangkul resa dari samping dan mengelus rambut hitam milik resa.
__ADS_1
" eeehhh satu lagi mas yang mau resa tanyakan.." ujar resa yang masih penasaran dengan kedatangan bara yang sangat pas dengan kepergian kedua orang tuanya keluar.
" tanyakan saja pasti mas jawab sayang.." jawab bara yang siap mendengar dan menjawab pertanyaan resa.
" gimana mas tau kalau papah dan mama lagi keluar rumah dan hanya ada aku di rumah ini.." tanya resa pada bara, bara yang mendapat pertanyaan seperti itu dari resa pun langsung menceritakan semua bagaimana ia bisa sampai di rumah resa.
Flashback On
" piiih dea sudah selesai membayar administrasi selama perawatan papih disisni, jadi kita tinggal beres beres saja untuk pulang.." ucap dea ketika sudah masuk ke dalam ruang rawat bara.
" makasih yah sayang.." jawab bara pada putrinya.
setelah semua beres segera ketiga insan itu menaiki mobil dea untuk menuju rumah dea.
" dev kamu nginep lagi ajah yah di rumah ku, nanti kapan kapan kita ke rumah resa.." ucap dea pada devi dan devi hanya mengangguki ucapan dea dan berterimah kasih.
setelah sampai di rumah dea segera ketiganya masuk ke dalam rumah.
" piiih, papih istirahat dulu ajah nanti dea suruh bibi buat masak makanan kesukaan papiih.." ucap dea pada bara.
setelah kepergian bara ke kamar nya, dea pun mengajak devi untuk naik ke atas juga menuju kamar milik nya.
Di dalam kamar, bara sedang menelfon seseorang dan menyuruh orang tersebut untuk melihat keadaan di rumah resa, setelah beberapa saat bara pun sudah mendapatkan info dari orang suruhan nya jika kedua orang tua resa tengah keluar dengan menaiki mobil.
mendapat info yang sangat bagus, tanpa berpikir panjang bara segera mengganti pakaiannya dan berdandan rapi, setelah penampilannya rapi dengan berpakaian casual yang membuat penampilannya terlihat lebih muda dari umur sebenarnya, segera bara keluar kamar dan tanpa sengaja berpapasan dengan anak nya yang hendak turun ke bawah untuk mengambil cemilan.
" Lohh papih mau kemana.." tanya dea kala melihat papi nya yang sudah berpenampilan rapi.
" mmmhhh papiiih mauuuu..." ucap bara yang sebelum meneruskan ucapannya dea langsung memotong ucapan bara.
" jangan bilang mau ke rumah resa " ujar dea menebak, bara yang mendengar ucapan dea pun hanya tersenyum kikuk seperti anak kecil yang ketahuan akan kabur dari rumah nya.
__ADS_1
" tuh kannn bener, piiih papih itu baru aja pulang loh pih.." ucap dea yang mulai keluar ke cerewetan nya.
" tapi de ini kesempatan untuk papih agar bisa ketemu resa dan melihat keadaan adek kamu yang lagi di perut. " jawab bara, dea yang mendengar jawaban papih nya yang mengaitkan tentang janin resa pun mulai luluh.
" ya udah deh piih gapapa kalau papih emang mau kesana.." ujar dea yang sudah memberi izin pada bara.
" makasih yah sayang, ya udah kalau gitu papi berangkat dulu.." pamit bara dan di angguki oleh dea.
setelah itu bara segera keluar rumah dan menuju rumah resa, setelah 30 menit sampailah mobil bara di depan gerbang rumah resa yang menjulang tinggi mengutari rumah resa, dan bara pun mulai berpikir bagaimana cara nya masuk ke dalam rumah resa karna penjaga di rumah resa tidak mungkin akan memperbolehkan bara untuk masuk. setelah beberapa saat, ide untuk memanjat gerbang pun muncul dalam otaknya.
" lebih baik gue manjat gerbang ajah kayak nya.." ucap bara dan setelah itu bara pun langsung keluar mobil dan segera memanjat gerbang itu sampai akhirnya berhasil masuk ke halaman rumah resa tanpa di ketahui pak bagus.
Flashback Off
" ya ampun mas beruntung kamu gak sampe jatoh dan beruntung nya lagi kamu kesininya aku ada di rumah.." tanggap resa setelah mendengar cerita dari bara.
" laah emang kamu tadi mau keluar juga sayang.." jawab bara pada ucapan resa.
" bukan resa yang mau keluar sih mas, tapi papah yang mau ajak resa buat keluar sama keluarga orang yang mau di jodohin sama resa, tapi resa gak mau.." ucap resa menjelaskan pada bara, dan bara pun hanya manggut manggut mendengar ucapan dari resa
" Ooh yah mas, kalau kamu kesini pas setelah pulang dari rumah sakit, berarti dari pagi kamu belum makan.." ujar resa lagi.
" belom sih sayang.." jawab bara.
" ya udah kalau gitu aku ambilin makan di bawah yah.." jawab resa dan segera berdiri, namun langkah resa di cegah oleh bara.
" ada apa mas.." tanya resa ketika bara mencegah nya untuk mengambil makanan.
" kamu yakin sayang ke bawah dengan masih memakai bathrobe tipis kamu, kamu gak takut pelayan di rumah mu curiga mas abis apa apain kamu.." ucap bara dengan menatap intens penampilan resa, mengingatkan resa jika sejak tadi resa masih belum sempat mengganti pakaian batherobe tipis nya dengan pakaian.
" ya ampun mas..resa sampai kelupaan.." ucap resa yang menyadari seperti apa penampilannya saat ini.
__ADS_1
setelah itu resa segera berlalu ke walk in closet untuk mengganti kain yang di pakainya, setelah selesai segera resa keluar dari walk in closet, bara hampir tidak berkedip kala melihat resa keluar dari ruang ganti itu yang memang terlihat **** karna resa hanya menggunakan kaos oblong dan hotpanst pakaian favorit resa kala bersantai di rumah.
Haiiii readeerrs happy readingg...semoga selalu suka di setiap episode nya, jangan lupa untuk selalu dukung novel pertama author terimah kasih..LOVE YOU ALL..😍😍