
" emmmpphhh " suara resa ketika bara menyambar bibir dan mel*mat nya.
dan malam itu terjadi lah hal yang mungkin membuat resa sangat kecewa, ketika orang yang ia cintai telah merenggut kesuciannya.
hingga malam semakin larut dan bara ambruk di samping tubuh resa ketika sudah mencapai kepuasaannya, dan resa hanya pasrah pada apa yang terjadi pada dirinya malam ini, entah ia harus bagaimana setelah ini.
selesai dengan kegiatannya bara pun langsung tertidur dan di susul oleh resa yang sudah pasrah dan merasa tubuh nya remuk dan bagian int*m nya terasa sangat perih dan keduanya pun terlelap dalam keadaan sama sama pol*s.
*******
Jam 03.25 wib.
" Eeeeeeuuunggghh... " lenguhan resa yang terbangun dari tidur sesaatnya karna ia tertidur jam 01.30 setelah kegiatan panas yang terpaksa itu.
Ketika kesadarannya sudah kembali, resa mencoba melepaskan pelukan dan menatap sendu pada lelaki yang saat ini terlelap dan merasakan nyeri di hati nya kala orang yang ia cintai merenggut kesuciannya secara paksa.
" Awwwsshhh " ringis resa ketika turun dari atas kasur,dan merasa bagian int*mnya itu terasa sangat perih.
melangkahkan kakinya dengan perlahan meraih hotpanst yang masih utuh itu dan kemeja milik bara dan memakainya karna tidak mungkin resa menggunakan tank top nya yang sudah tak berbentuk dan tidak mungkin juga resa memakai pakaian milik dea karna yang resa takutkan kalau ia masuk ke kamar dea dan membuat dea terbangun dea akan tau apa yang terjadi padanya.
setelah merasa penampilannya sudah sedikit rapi, resa segera keluar kamar dengan berjalan pelan karna bagian sensitiv nya begitu perih.
__ADS_1
selangkah demi selangkah menuruni anak tangga sampai akhirnya sampai juga di lantai bawah.
" non resa " panggil bi sumi ketika melihat resa akan membuka pintu, dan itu membuat resa sedikit terkejut.
" eeh bi sumi, bibi udah bangun " ujar resa pada bi sumi yang tiba tiba menyapanya.
" iyah non ini mau nyuci baju, eeehh ya non resa mau kemana " tanya bi sumi pada resa.
" resa mau pulang bi, ntar kalo dea nanya bilangin saya pulang duluan gitu yah bi, dan resa pamit dulu yah bi " jawab resa pada bi sumi, dan sebelum bi sumi menjawabnya resa sudah buru buru keluar menuju garasi mobil dengan langkahnya yang sedikit menahan sakit, dan itu membuat bi sumi merasa aneh dengan resa yang selain jalannya resa yang aneh tapi juga bi sumi heran dengan pakaian resa yang seperti nya itu kemeja milik bara, tak mau pusing dengan fikirannya bi sumi segera menuju tempat untuk nyuci baju dan segera melakukan tugas nya dan sedangkan pelayan lain melakukan tugas membersihkan rumah dan teras rumah.
******
" Om bara jahat banget sih ngelakuin ini sama resa hiks hiks.." ucap resa di tengah tangis nya dengan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi karna memang jalanan tengah lenggang karna hari masih terbilang gelap untuk melakukan aktivitas.
Selesai memarkirkan mobil nya di garasi, segera resa masuk rumah dan berjalan sedikit pelan agar tak membangunkan orang rumah, karna ia tidak mau ada orang yang melihat penampilannya yang menggunakan kemeja seorang lelaki dan itu akan membuat orang rumah curiga padanya, dengan langkah pelan namun pasti sampailah resa di kamar nya di lantai atas, resa mengunci pintu kamar dan berlalu ke kamar mandi mengguyur tubuhnya di atas shower yang mengalirkan air dengan resa yang terisak karna kejadian yang ia alami hari ini.
Cukup lama resa mengguyur tubuh nya dan merasa kan badan nya mulai menggigil segera resa membersihkan dirinya dan tak lupa mencuci kemeja milik bara dan ia gantung menggunakan gantungan pakaian agar kering, setelah kegiatannya selesai resa pun menggunakan piama tidurnya dan mengeringkan rambut nya dengan hair dryer setelah selesai resa masuk ke dalam selimut dan segera tidur dengan usaha tak menangis karna ia tidak mau keesokan hari mata resa bengkak akibat banyak menangis dan beberapa saat kemudian resa pun mulai menuju alam mimpinya.
*******
Di Rumah Dananjaya.
__ADS_1
seorang gadis menggeliat dengan tangannya meraba raba kasur yang biasa resa tiduri, merasa kasur yang ia raba terasa tidak ada yang menidurinya, membuat dea melebarkan matanya.
" laaahhh resa kemana yah kok gak ada " ujar dea kala tidak menemukan seseorang yang biasa membangunkan nya ketika mereka tidur bersama, ketika tidak menemukan sahabatnya itu dea langsung bangun mengecek kamar mandi yang ternyata kosong, dan dea berfikir mungkin resa ada di bawah dan ia mencoba menuruni tangga menuju lantai bawah.
di lain kamar seorang pria dengan tubuh polos nya yang di baluti selimut putih itu mulai menggeliat kala sinar matahari masuk lewat sela sela jendela kamar nya yang tertutupi gorden.
" Eeeemmmhhh " lenguhan bara dengan memegangi kepalanya yang sedikit berat, dan ia belum menyadari apa yang ia lakukan pada sahabat anak nya itu tadi malam.
Dan...saat kesadarannya mulai kembali, tiba tiba bara mengingat potongan potongan kejadian tadi malam yang ia lakukan pada resa ketika ia mabuk, membuat bara langsung menoleh ke arah samping untuk melihat sahabat anak nya itu dan ternyata kasur di samping nya sudah kosong dan meninggal kan bercak darah milik resa dan pakaian resa yang sudah tak berbentuk lagi, membuat bara berteriak frustasi kala dirinya tidak bisa mengendalikan ***** nya.
" Aaaaaakkkhhh...kok gue gak bisa nahan sih aaakkkhhh " teriak bara meskipun dalam keadaan mabuk tapi ia bisa mengingat apa yang ia lakukan pada resa tadi malam.
setelah merasa diri nya sudah mulai tenang bara segera mengganti sprei kasur yang terdapat bercak dara milik resa dan membuat hati bara sedikit ngilu kala melihat bercak darah itu, melipat sprei itu lalu memasukkan nya dalam lemari dan mengganti dengan sprei yang baru, bara mengganti sendiri karna takut pelayan yang mengganti nya akan curiga kalau melihat bercak darah yang ada di spre itu, selesai dengan urusan sprei bara segera mandi dan akan berangkat ke perusaahaan milik nya dan juga berniat ingin menemui resa sepulang dari kantor untuk membicarakan kalau bara akan bertanggung jawab akan kejadian tadi malam.
" looohh kenapa pagi pagi gini anak papih cemberut aja..?? " tanya bara pada anak gadis nya yang wajah nya di tekuk, dengan pandangannya yang mencari keberadaan resa yang ternyata resa tidak ada di meja makan, dan bara berfikir itulah penyebab anaknya cemberut di pagi hari, dan juga berfikir wajar jika resa sudah pergi dari situ karna kejadian tadi malam.
" itu loooh piih, tadi pas bangun dea gak nemuin resa, dan pas tak tanyain bi sumi katanya resa tadi pagi nitip pesan buat aku kalau dia pulang karna ada keperluan mendadak dan itu kata bi sumi resa pulang jam setengah empat tadi subuh, dan mana ada coba kepentingan mendadak di jam segitu " celoteh dea panjang lebar menjelaskan pada bara, dan sebenarnya bara sedikit terkejut ketika mendengar perkataan dea yang berkata kalau resa balik ke rumah nya di jam sepagi itu.
" yah mungkin karna memang ada keperluan de, kita kan gak pernah tau permasalahan setiap orang, dari pada kamu cemberut trus mending segera habisin sarapan kamu dan segera kuliah dan bertemu resa oke. " jawab bara sekaligus memberi saran pada anaknya itu.
setelah merasa ide papinya sangat masuk akal dea pun mulai memakan sarapannya dan berangkat ke kampus dengan di antar oleh bara.
__ADS_1
Semoga suka dan selalu mengikuti alur ceritanya dan terima kasih atas dukungan kalian maaf jika typo bertebaran di mana mana dan love you all....😍😍😍