MENCINTAI KEKASIH KAKAKKU

MENCINTAI KEKASIH KAKAKKU
Tertahan


__ADS_3

Naira menoleh ke bibinya. Ia memeluk sang bibi. Hatinya kini terluka dan membutuhkan obat segera. Tapi sayang ia tidak mampu mendapatkan obatnya. Naira harus menanggung kesakitan di hatinya. Harus ia akui jika telah jatuh hati kepada Yoga. Tapi di saat yang bersamaan ia juga sakit hati. Naira kecewa dengan dirinya sendiri.


Sementara itu...


Yoga dan Tania kembali ke apartemen Zeon. Tampak keduanya sedang duduk di sofa tamu dengan segelas susu hangat yang menemaninya. Tania pun tak lagi bisa menahan kesedihannya. Ia menangis terisak di bahu Yoga. Yoga pun tampak menenangkan Tania.


"Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Zeon sudah tidak memedulikanku. Aku ingin pergi saja dari sini." Tania mengungkapkan keluh kesahnya.


Yoga merasa kasihan. Ia mencoba mengusap lengan Tania agar tenang. Ia bingung harus melakukan apa selain berusaha menenangkan hati Tania. Yoga pun bertanya mengapa Tania bisa sampai ada di hotel itu. Dan jawabannya sangat mengejutkan Yoga.

__ADS_1


"Jadi, kau???"


"Aku mabuk. Aku tidak ingat apa-apa. Tapi aku baik-baik saja. Hanya pakaianku yang berceceran di lantai." Tania menceritakan.


Yoga merasa miris mendengar hal ini. "Kau ingat siapa pria yang membawamu ke sana?" tanya Yoga kembali.


Tania menggelengkan kepalanya. "Aku tak ingat. Aku hanya ingat jaketnya saja. Tapi aku rasa dia juga kenal padaku. Entah dari mana. Karena tidak mungkin dia mengajak ku ke hotel jika tidak kenal." Tania mencoba mengingat apa yang terjadi sebelumnya.


Yoga pun mengusap wajahnya sendiri. Ia merasa kasihan kepada Tania. Tapi ia juga tidak bisa mencegah kakaknya untuk tetap setia. Dan kini masalah baru datang kembali ke kehidupan Tania. Yoga pun ingin tidak memedulikannya. Tapi Tania amat membutuhkannya. Dan sebagai seorang pria yang pernah mempunyai rasa, Yoga tidak bisa tinggal diam begitu saja. Ia berempati atas apa yang terjadi pada Tania.

__ADS_1


"Sekarang beristirahatlah. Aku akan menyelidiki hal ini. Aku khawatir ini ada kaitannya dengan kakak. Aku akan ke keamanan hotel untuk memeriksa CCTV. Semoga saja kutemukan siapa pria yang membawamu ke sana." Yoga memutuskan.


"Jadi kau ingin segera pergi? Kau ingin meninggalkanku di sini?" tanya Tania yang merasa keberatan ditinggalkan Yoga.


Yoga mengembuskan napasnya. "Aku punya janji malam ini. Aku harus segera menemuinya sekarang," jawab Yoga.


Tania pun memasang raut wajah sedihnya. "Kau juga sekarang tidak peduli padaku, Yoga. Mungkin lebih baik aku mati saja. Aku tidak sanggup jika terus begini." Tania frustrasi.


Saat mendengarnya, saat itu juga Yoga tahu apa yang harus dilakukannya. Tania ingin ditemani malam ini. Pada akhirnya Yoga tidak bisa meninggalkan Tania sendiri. Ia akhirnya menemani Tania di apartemen kakaknya. Tentunya dengan tanpa melakukan apa-apa. Yoga begitu tahu diri dan menjaga Tania. Malam ini pun menjadi saksi kesetiaannya.

__ADS_1


Naira, maaf aku tidak bisa menemuimu kembali. Tania membutuhkanku. Secepatnya aku akan menemuimu. Tapi beberapa hari ini aku harus menyelidiki siapa pria yang membawanya ke hotel itu. Karena aku curiga jika hal ini ada kaitannya dengan kakak. Sedang aku bertanggung jawab terhadap keselamatan kakak dan perusahaannya. Maka tunggulah aku.


Begitulah yang Yoga ucapkan di dalam hatinya. Ia meminta maaf kepada gadis yang sedang didekatinya. Lalu apakah Naira tidak akan marah nantinya?


__ADS_2