Mengandung Anak Dari Anak Tiriku

Mengandung Anak Dari Anak Tiriku
Kembali


__ADS_3

...HAPPY READING β™₯...


πŸ€πŸ€πŸ€


"Ayo gaes kita berangkat"


"Lho? "


"Mau kemana mel ?" tanya Ica lagi.


"Ya ke mall lah, emang mau kemana lagi"


"Lah jadi? "


"Jadi Ica"


"Bukan nya kamu lagi patah hati ya? " celetuk Amara begitu saja.


"Memang kamu pikir aku putus cinta, pakai patah hati lagi"


"Ya itu berupa perumpaman kan"


"Mending kita perginya besok aja mel, gue udah terlalu nyaman ini duduk di sini" Ucap ica dengan menunjukan deretan giginya.


"Ya ellah gaes gue udah semangat juga"


"Mending kita nonton film Horor aja nih di kamar lo mel, pakai Laptop lo. kan seru juga tu"


"gue setuju tu" sahut Amara


"Ya lo mah setuju-setuju aja"


"Ya sudah yuk"


"let's go"


.

__ADS_1


.


Sedangkan di Kota Antalya, Turki seorang pria sedang berjalan mondar mandir karena satu pun pesan untuk istrinya tidak ada yang di balas, bahkan berkali telepon pun tidak di angkat.


"Astaga dia benar - benar marah padaku"


"Apa aku pulang dulu"


"Ahhhk itu tidak mungkin, ayah bahkan belum melewati masa kritisnya. lebih baik aku hubungi raka saja memintanya agar cepat pulang dan menemani mommynya di rumah" gumam Emir lagi.


Dert


Dert


Dert


"Tuan muda sepertinya ada yang menelepon"


Ujar asisten raka yang melihat ponsel tuan nya berdering di atas nakas lalu mengambil dan menyerahkan pada tuanya"


"Siapa ?"


"Hallo dad ada apa? "


"Apa kamu sudah pulang dari rumah sakit? "


"Sudah dad kenapa? "


"Apa kamu bisa melakukan perjalanan jauh, ah maksud daddy pulang ke indonesia? "


"Sudah dad, dokter juga sudah memperbolehkan kok"


"Bisa kah besok kau pulang ke indonesia nak? "


"Memang ada apa dad, daddy terlihat panik begitu"


"Daddy harus menyelesaikan masalah perusahaan yang ada di Turki, mungkin ini akan lama jadi bisakah kau pulang dan temani mommy mu nak ?" bohong Emir.

__ADS_1


"Bukan nya daddy baru saja menikah beberapa hari yang lalu? "


"Iya tapi daddy tak punya pilihan lain nak. bisakah kau bantu daddy. studymu kan juga sudah selesai di sana"


"Baiklah dad aku akan pulang lusa"


"Terimakasih nak"


"Daddy apa sih kayak sama siapa aja dad"


"hahaha kamu ini"


"Ya sudah dad aku tutup teleponya, agar Asisten HO bisa menyiapkan jet pribadi untuk ku lusa"


"Baiklah nak, daddy tutup telepon nya. Kamu hati-hati ya. Jika sudah sampai Indonesia kabarin daddy"


"Iya dad"


.


.


Setelah daddynya selesai menelpon ia mendengus kesal, ia harus menemani mommynya di rumah, yang benar saja. rupa dan namanya saja bahkan dia belum tau. apakah mommynya itu masih muda atau seusia daddynya? Cantik atau biasa saja? menyebalkan atau tidak ? memikirkan nya saja sudah membuat ia pusing sendiri, ia hanya berharap mommy nya ini bukan seorang wanita yang hanya mengincar harta daddynya saja, lalu pergi meninggalkan daddynya setelah berhasil mendapatkan harta dan apa pun yang ia mau, seperti sinema ikan terbang yang pernah di tonton oleh Samuel semasa SMP, sungguh lucu bukan anak laki - laki menonton sinema seperti itu. karena biasanya anak laki - laki akan menonton kartun dan semacamnya tapi tidak dengan Samuel, hingga ia dan Gio dulu tercengang. Hingga Seruan dari Asisten ayahnya berhasil membuyarkan lamunanya.


"Ada apa tuan muda? "


"Ayah menyuruhku untuk secepatnya kembali ke indonesia" jawab Raka dengan lesu.


"Bukan nya ini yang tuan muda tunggu selama ini bisa kembali ke indonesia dan bertemu dengan tuan Emir"


"Iya, tapi yang membuatku enggan itu karena ada mommy tiriku di sana, apa ia akan cocok denganku? apa daddy akan berubah dan lebih menyayanginya dari pada aku? "


"Tuan muda tidak perlu khawatir, mommy tuan muda ini sangat lembut dan ceria, ia pasti cocok dengan tuan muda"


"Entahlah, kita liat saja lusa"


"Oh iya kau siapkan jet pribadi dan semua keberangkatanku lusa ya" imbuhnya lagi

__ADS_1


"Baik tuan muda"


__ADS_2