
πππ
...HAPPY READING β₯...
Setelah kejadian memalukan itu, mereka berdua saling menghindar satu sama lain. Imelda akan masak sangat pagi sebelum emir turun ke bawah dan saat makan siang juga malam pun ia akan memilih makan di dalam kamar saja dan mengunci diri sampai mbog inah yang melihat mereka merasa aneh karena mereka tak pernah seperti itu sebelumnya apa terjadi sesuatu pikirnya.
Saat imelda memasak di dapur mbog inah memberanikan diri untuk bertanya. Namun ia tak puas dengan jawaban gadis itu. Ia pun hanya menurut saja seolah rasa penasaranya sudah hilang padahal belum, namun ia mencoba mengabaikanya dan berharap memang itu hanya perasaanya saja.
"ndok kamu sebenarnya sama tuan kenapa kok mbog pulang dari rumah sakit mbog perhatiin kalian saling menghindar tidak seperti biasanya ?"
"Masak sih mbog ?"
"Iya ndok"
"Itu perasaan mbog aja kali, aku biasa aja kok mbog"
"Iya mungkin saja ndok"
*
*
__ADS_1
*
"Bi nanti minta tolong makan malam bawa ke kamar saya ya" Ucap Emir setelah memarkirkan mobilnya di halaman teras depan, pada asisten rumah tangganya itu, saat mbog inah sedang menyiram tanaman di halaman depan.
"Baik tuan"
"Apa imelda sudah pergi bi ?"
ya tadi siang gadis itu meminta ijin untuk keluar sore hari untuk bertemu bersama teman - teman sekolahnya karena sudah satu tahun mereka tidak bertemu, kesibukan kuliah dan kerja masing-masing membuat mereka kesulitan mengatur waktu untuk bertemu barang sebentar saja. Dan gadis itu berjanji sebelum jam makan malam akan pulang dan membuat makan malam untuknya. akhirnya ia pun mengizinkanya.
***
ThreeD Caffe
Sedangkan Emir jangan di tanya lagi pria itu begitu kesal, telpon darinya sama sekali tak di angkat oleh gadis itu bahkan Chatnya pun tak dapat balasan dari tadi. Ia lalu memanggil mbog inah untuk membelikan sate yang ada di depan komplek perumahan, karena dia sudah sangat lapar dan mbog inah sudah terlebih dahulu makan tadi. Karena majikanya yang akan menunggu imelda yang datang dan memasaknya. Hingga mbog inah kembali, ia langsung memakan sate itu tanpa sisa. Ia melirik jam dinding di ruang makan yang sudah menunjukan pukul 8 tepat tapi tak ada tanda - tanda gadis itu pulang. Tau begitu tadi ia tak mengizinkan gadis itu untuk pergi. Akhirnya ia memilih untuk tidur saja karena besok pagi ada meeting penting yang harus di hadiri sehingga ia harus berangkat lebih pagi.
Imelda melirik jam di Hanphonenya dan betapa ia terkejut saat jam itu menunjukan jam 20.25 lalu ia mengaktifkan data selulernya dan melihat banyak chat serta panggilan masuk dari emir, ia menggigit bibir bawahnya ia takut emir akan marah padanya karena ia sudah berjanji akan pulang sebelum jam makan malam dan membuatkan makan malam seperti biasanya. Lalu ia pun berpamitan kepada teman-teman nya dan memesan taksi online. Untung saja ia langsung mendapat taksi online yang tidak jauh dari sana sehingga saat ini ia sudah dalam perjalanan pulang, ia terus melirik jam di Handphone nya sampai akhirnya ia sudah sampai di rumah emir pukul 20.37 karena jalanan juga tak terlalu ramai. Ia lalu bergegas masuk dan tak sengaja bertemu mbog inah dan ia menanyakan perihal emir.
"mbog kebetulan ketemu di sini, apa tuan emir sudah pulang mbog? "
"Sudah non"
__ADS_1
"Aduhhh, lalu makan malamnya tadi gimana mbog ? "
"Tadi tuan makan sate yang ada di depan komplek non"
"Syukurlah, kira-kira tuan marah nggak ya mbog aku ijin cuma sampai jam 7 tapi aku malah pulang telat"
"Aduh ndok kok bisa, apa jalanan nya macet ? memang nya jauh ya tadi perginya ?"
"emm nggak begitu jauh sih mbpg, hanya saja tadi aku terlalu asik mengobrol dengan temanku sampai tak menyadari waktu mbog. Gimana ini mbog ? aku takut tuan emir marah"
"tenang dulu ndok, mending sekarang kamu minum dulu lalu istirahat. Besok langsung bicara aja sama tuan. Lagian sekarang tuan juga sudah tidur ndok"
"Baiklah mbog, terimakasih"
"Sama-sama, ayok ndok"
Mereka berjalan beriringan menuju kamar yang ada di dekat dapur, tanpa mereka sadari sedari tadi emir mendengarkan dan memperhatikan mereka berdua. Ia tak bisa tidur memikirkan gadis itu yang belum pulang hingga suara deru mobil dari taksi online membuatnya bangkit dari ranjang dan melihat dari jendela siapa yang datang lalu ia melirik jam dinding di kamarnya. Dan bergegas turun untuk bertanya pada gadis itu, namun ia urungkan karena ada bi inah, asisten rumah tangganya di sana yang terlihat akan terlibat obrolan dengan gadis itu.
πππ
Thanks for reading β₯
__ADS_1
Jangan lupa tinggalin jejak ya gaes, buat like, komen dan subscribe π