Mengandung Anak Dari Anak Tiriku

Mengandung Anak Dari Anak Tiriku
Kembali ke Apartemen


__ADS_3

HAPPY READING ♥


🍀🍀🍀


Setibanya di Apartemen Gio, Adelia di buat tercengang karena Apartemen nya yang begitu bersih dan Rapi. Karena rasa penasaranya ia pun bertanya pada Gio.


"Akhirnya aku kembali setelah dua minggu di kurung hufft" Gumam Gio pelan hingga Adelia tidak dapat mendengarnya.


"Gio, kenapa Apartemen kamu terlihat bersih. Apa memang baru di bersihkan?"


"Setiap Pagi sampai Siang ada asisten rumah tangga yang kesini, dia hanya membersihkan dan merapikan ruangan juga dapur"


"Apa termasuk memasak?"


"Tidak"


"Sudah sana bawa Pakaian mu ke dalam kamar, aku ingin beristirahat sebentar jangan kau ganggu!!"


"Hmm iya Gio"


"Hei kau mau kemana?" Tanyanya saat melihat perempuan yang sudah menjadi istrinya itu melewatkan kamarnya dan hendak ke kamar sebelah nya yang berukuran lebih kecil.


"Ke kamar kan" Jawab Adelia polos.


"Kau itu istriku, tidurlah di kamar utama dengan ku"


"Apa?"


"Apanya?"


"Maksudnya kau menyuruhku tidur di kamarmu? "


"Iya"

__ADS_1


"Lalu nanti kau tidur dimana?"


"Ya di kamarku juga lah, kita itu suami istri sudah sewajarnya tidur bersama"


"Apa gapapa ?" Tanya Adelia polos.


"Kelamaan kamu, siniin koper kamu" kesalnya lalu menarik koper yang ada di tangan Adelia dan membawa nya masuk ke dalam kamar utama. Adelia tersenyum senang dan ikut masuk ke dalam kamar.


...----------------...


"Apa kau menyukai film yang tadi ?" Tanya Raka saat mereka sudah keluar dari studio mini dan akan pergi ke kamar masing - masing.


"Iya aku menyukainya itu sangat seru"


"Menegangkan bukan ?"


"Iya, tapi itu jauh lebih bagus dari pada harus melihat film romantis yang kebanyakan berlebihan"


"Tidurlah ini sudah malam" Seru Raka


"Oh iya besok tidak usah menungguku sarapan, besok aku akan ada meeting pagi" lanjutnya lagi.


"Hmm iya, aku permisi ke kamar dulu"


"Hmm"


*


*


*


Dring Dring Dring

__ADS_1


"Ayah video call?" gumam Adelia pelan. saat ini ia berada di dalam kamar bersama Gio yang saat ini sedang berbaring di sampingnya sambil memainkan game online.


"Hallo Ayah"


"Hallo nak, maaf ya ayah baru menghubungi mu dari tadi klien ayah terus berdatangan dan mereka baru saja kembali"


"Tidak apa ayah, justru itu sangat berarti bukan , karena mereka tamu ayah dari Amsterdam"


"Kau benar sekali nak" Ucap Pak Arga sambil tersenyum.


"Saat ini kau sedang di kamar nak? "


"Iya yah"


"Boleh kau perlihatkan seluruh bagian di kamar itu nak, ayah ingin melihatnya"


"Baiklah yah tunggu"


"Itu Suamimu, kau tidur dengan nya nak ?" Tanya Pak Arga setelah putriya, Adelia memperlihatkan seluruh bagian di dalam kamar utama.


"Iy....... " belum Adelia melanjutkan perkataanya, sudah di sela oleh suara Gio.


"Om ini aneh, dia itu istriku sudah pasti tidur bersamaku om"


"Iya siapa tau saat tinggal denganmu, kau menyuruh putriku tidur di kamar lain atau menyuruhnya tidur di sofa atau lantai"


"Om pikir ini seperti di Novel atau sinema ikan terbang"


"Aku juga tidak sekejam itu om, meskipun aku belum mencintainya. kita akan tetap tidur di ranjang yang sama" Tegas Gio tanpa mengalihkan pandangan matanya dari Handphonenya. Dan jawaban Gio membuat dua orang di sana tersenyum senang terutama Pak Arga yang merasa tenang putrinya bersanding dengan lelaki yang baik.


"Ah game over" gumam Gio kesal lalu meletakan handphone nya di nakas samping tempat tidur dan melegang masuk ke dalam kamar mandi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2