
Pagi seperti biasa si ratu kesiangan tiba di sekolah , tapi kali ini ia justru pergi lebih
awal dengan gaya rambut tergerai dan sedikit polesan makeup yang membuatnya semakin
cantik ditambah buku-buku yang
sebelumnya enggan ia bawa.
" Eh Ra tumben-tumbenan Lo dateng nya
awal, biasanya kan udah yang urutan
terakhir " ujar Reyna sambil memutar malas bola matanya .
"Lo abis dirukiah Ama emak Lo ?? atau otak
Lo lagi kegeser ?? " (imbuh Reyna hati-hati )
" Apaan sih otak gue sehat sehat aja kaleee ,
emangnya gue aneh gitu. "
" Iya Lo aneh ga kayak biasanya , gue sih
suka kalo Lo berubah kayak gini, tapi gue penasarannya aja sama lo tiba-tiba rajin gini."
**********
Flashback on
Setelah pulang keyra langsung menuju kamar
dan merebahkan diri di kasur .
" Huh panas banget sih ",, gumam nya.
Tiba-tiba ia teringat akan kejadian yang
terjadi di sekolah,,," ya pertemuan nya dengan Dimas , hingga tak sengaja membuat Lengkungan pada bibir tipis nya yang membuat wajahnya ikut memerah.
" Kalo diinget-inget sih omongan Reyna
ada bener nya juga tu orang emang ganteng ,
__ADS_1
tapi sayang galak,,,Udah galak dingin lagi,
tapi ga ada salahnya dong kalo gue usaha??
pokoknya gue harus dapetin hatinya pak
Dimas , kalo perlu cuma dia yang bakalan
jadi suami gue ,,, pokoknya gue harus
berhasil " Ujarnya sambil menyemangati diri sendiri .
***********
Flashback off
" Ppffufff ,,,Lo yakin Ra ??kayaknya otak Lo
emang lagi kegeser dikit deh,sini gue benerin "
Ujar Reyna yang tertawa renyah melihat sahabat nya yang sedang semangatnya mengejar cinta pak guru tampan .
" apaan sih ,,gue serius kali pokoknya gue
harus dukung keputusan gue ."
" Katanya ogah bener sama pak Dimas
dibilang galak ,dingin kayak kulkas, eh kok malah jadi Lo yang ngejar " Ujar Reyna yang sedikit mengejek .
" peraa,,,saan gue ga ngomong gitu kok " ujarnya terbata-bata .
belum sempat mereka bercengkrama tiba-tiba
mereka melihat Dimas yang tengah memarkirkan mobilnya dan turun dengan menenteng tas kerjanya berjalan tanpa
menghiraukan setiap siswi yang sedang menatap nya terpesona .
keyra yang tidak senang melihat tatapan setiap siswi yang begitu terpesona akan ketampanan Dimas, seakan-akan ingin mencolok mata siswi yang dianggapnya centil saat itu juga .
Keyra yang sudah terlanjur kesal langsung
pergi dengan memberikan tumpukan buku yang ada di tangannya kepada Reyna .
__ADS_1
Reyna yang paham akan sahabatnya itu langsung pergi mengejar keyra yang sedang
merajuk .
Vita yang melihat tingkah keyra yang sedang menyeruput teh manis nya dengan wajah ditekuk menjadi heran .
" tu anak kenapa,, ?? " tanyanya sedikit berbisik kepada Reyna .
" Biasa,,,, tadinya sih tu anak lagi jatuh cinta,
tapi gara-gara tu anak cemburu jadi gitu deh ngambek. "
" Emang tu ana lagi suka ma siapa ??
" Pak Dimas " ujarnya santai
Apa ,,,,??
tanya Vita yang sedikit berteriak membuat setiap siswa di kantin menoleh
seketika .
" eh markonah Lo bisa ga sih gausah triak gitu ,
Lo mau tu anak tambah ngambek ? "
'' Ya maaf gue reflek soalnya '' ujarnya Vita sambil tersenyum kikuk .
" Pokoknya Lo bedua harus dukung gue " ujar keyra yang tiba-tiba bersuara membuat kedua sahabatnya menoleh .
" Gue ga mau tau Lo bedua harus cari cara
biar gue bisa deketin pak Dimas ,kalo Lo bedua gak mau gue ga bakalan bantuin Lo bedua ngerjain tugas " imbuhnya yang sedikit memaksa .
" yahh,, dia pake ngancem lagi " ujar Vita yang hanya bisa menelan Saliva .
Mereka paham akan sahabatnya itu karena
keyra belum pernah memikirkan ataupun
bercerita tentang perasaan nya terhadap
laki laki yang ia sukai, walaupun banyak dari
__ADS_1
mereka yang menyatakan perasaannya kepada keyra secara terang-terangan tapi tak pernah ditanggapi keyra .