Mengejar Cinta Pak Guru Tampan

Mengejar Cinta Pak Guru Tampan
Harus dia dan cuma Dia


__ADS_3

Pagi seperti biasa si ratu kesiangan tiba di sekolah , tapi kali ini ia justru pergi lebih


awal dengan gaya rambut tergerai dan sedikit polesan makeup yang membuatnya semakin


cantik ditambah buku-buku yang


sebelumnya enggan ia bawa.


" Eh Ra tumben-tumbenan Lo dateng nya


awal, biasanya kan udah yang urutan


terakhir " ujar Reyna sambil memutar malas bola matanya .


"Lo abis dirukiah Ama emak Lo ?? atau otak


Lo lagi kegeser ?? " (imbuh Reyna hati-hati )


" Apaan sih otak gue sehat sehat aja kaleee ,


emangnya gue aneh gitu. "


" Iya Lo aneh ga kayak biasanya , gue sih


suka kalo Lo berubah kayak gini, tapi gue penasarannya aja sama lo tiba-tiba rajin gini."


**********


Flashback on


Setelah pulang keyra langsung menuju kamar


dan merebahkan diri di kasur .


" Huh panas banget sih ",, gumam nya.


Tiba-tiba ia teringat akan kejadian yang


terjadi di sekolah,,," ya pertemuan nya dengan Dimas , hingga tak sengaja membuat Lengkungan pada bibir tipis nya yang membuat wajahnya ikut memerah.


" Kalo diinget-inget sih omongan Reyna


ada bener nya juga tu orang emang ganteng ,

__ADS_1


tapi sayang galak,,,Udah galak dingin lagi,


tapi ga ada salahnya dong kalo gue usaha??


pokoknya gue harus dapetin hatinya pak


Dimas , kalo perlu cuma dia yang bakalan


jadi suami gue ,,, pokoknya gue harus


berhasil " Ujarnya sambil menyemangati diri sendiri .


***********


Flashback off


" Ppffufff ,,,Lo yakin Ra ??kayaknya otak Lo


emang lagi kegeser dikit deh,sini gue benerin "


Ujar Reyna yang tertawa renyah melihat sahabat nya yang sedang semangatnya mengejar cinta pak guru tampan .


" apaan sih ,,gue serius kali pokoknya gue


harus dukung keputusan gue ."


" Katanya ogah bener sama pak Dimas


dibilang galak ,dingin kayak kulkas, eh kok malah jadi Lo yang ngejar " Ujar Reyna yang sedikit mengejek .


" peraa,,,saan gue ga ngomong gitu kok " ujarnya terbata-bata .


belum sempat mereka bercengkrama tiba-tiba


mereka melihat Dimas yang tengah memarkirkan mobilnya dan turun dengan menenteng tas kerjanya berjalan tanpa


menghiraukan setiap siswi yang sedang menatap nya terpesona .


keyra yang tidak senang melihat tatapan setiap siswi yang begitu terpesona akan ketampanan Dimas, seakan-akan ingin mencolok mata siswi yang dianggapnya centil saat itu juga .


Keyra yang sudah terlanjur kesal langsung


pergi dengan memberikan tumpukan buku yang ada di tangannya kepada Reyna .

__ADS_1


Reyna yang paham akan sahabatnya itu langsung pergi mengejar keyra yang sedang


merajuk .


Vita yang melihat tingkah keyra yang sedang menyeruput teh manis nya dengan wajah ditekuk menjadi heran .


" tu anak kenapa,, ?? " tanyanya sedikit berbisik kepada Reyna .


" Biasa,,,, tadinya sih tu anak lagi jatuh cinta,


tapi gara-gara tu anak cemburu jadi gitu deh ngambek. "


" Emang tu ana lagi suka ma siapa ??


" Pak Dimas " ujarnya santai


Apa ,,,,??


tanya Vita yang sedikit berteriak membuat setiap siswa di kantin menoleh


seketika .


" eh markonah Lo bisa ga sih gausah triak gitu ,


Lo mau tu anak tambah ngambek ? "


'' Ya maaf gue reflek soalnya '' ujarnya Vita sambil tersenyum kikuk .


" Pokoknya Lo bedua harus dukung gue " ujar keyra yang tiba-tiba bersuara membuat kedua sahabatnya menoleh .


" Gue ga mau tau Lo bedua harus cari cara


biar gue bisa deketin pak Dimas ,kalo Lo bedua gak mau gue ga bakalan bantuin Lo bedua ngerjain tugas " imbuhnya yang sedikit memaksa .


" yahh,, dia pake ngancem lagi " ujar Vita yang hanya bisa menelan Saliva .


Mereka paham akan sahabatnya itu karena


keyra belum pernah memikirkan ataupun


bercerita tentang perasaan nya terhadap


laki laki yang ia sukai, walaupun banyak dari

__ADS_1


mereka yang menyatakan perasaannya kepada keyra secara terang-terangan tapi tak pernah ditanggapi keyra .


__ADS_2