Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos
Bab 11. Cemburu kah?


__ADS_3

Hari demi hari berganti, Angel yang berada di kelasnya merasa tidak senang melihat foto Nayaka yang seliweran di sosial media dengan seorang wanita model.


Mereka tampak sangat mesra dan dekat, tangan Nayaka bahkan masuk ke pinggang wanita itu hingga tubuh mereka menempel. Tentu saja itu membuat Angel cemburu berat.


"Kak Nayaka kenapa fotonya harus begini banget sih? Sama aku aja jarang loh yang kayak gini, lah ini sama perempuan lain malah deket banget. Kalau aja dia ada di dekat aku sekarang, pasti aku udah marahin dia!" gumam Angel dalam hati.


Angel pun memilih menyimpan ponselnya di dalam tas dan lanjut membaca buku, ia sudah tidak kuat melihat foto-foto pacarnya yang tampak mesra dengan perempuan lain.


"Hayo Angel!" tiba-tiba Metta serta Farah muncul menyapanya sambil menepuk pundaknya.


"Hah ya ampun kalian ih! Bisa gak jangan ngagetin aku kayak gitu?!" kesal Angel.


"Hehe, sorry Angel cantik! Abisnya lu ngapain bengong aja coba? Mikirin apa lu pagi-pagi begini?" ujar Metta sambil duduk di sebelah Angel.


"Enggak kok," elak Angel.


"Eh ya, lu dah lihat foto-foto kak Nayaka di sosmed belum? Dia ganteng banget tau, gue aja sampe demen lihatnya!" ujar Metta.


"Betul! Gue juga sama suka banget lihatnya," sahut Farah.


"Kalian bener-bener ya! Kak Nayaka itu pacar aku, jangan ngeliatin dia terus dong! Aku gak suka tau!" kesal Angel.


"Haha cie cie, tenang dong gausah marah! Kita kan cuma lihat doang gak ngapa-ngapain," ucap Metta sambil terkekeh.


"Yaudah, terserah kalian aja. Tapi gue lagi gak mau bahas soal kak Nayaka atau apapun tentang dia," ketus Angel.


"Kenapa gitu Angel? Ohh, lu cemburu ya karena kak Nayaka foto sama cewek lain?" goda Metta.


"Si-siapa yang cemburu? Gue gak cemburu ya, jangan ngarang deh!" elak Angel.


"Terus kalo gitu kenapa lu gak mau bahas kak Nayaka lagi? Udah sih ngaku aja, lu pasti cemburu kan sama cewek di foto itu!" ujar Farah.


"Ah udah deh, gue males debat! Temenin gue ke kantin aja yuk!" ucap Angel.


"Hah ke kantin? Bentar lagi bel Angel, lu emang pengen dimarahin sama pak Ajis nanti kalo kita masih di kantin?" ucap Metta.


"Ih gapapa, sekali-sekali kita tuh harus jadi murid nakal. Gue bosen tau rajin terus, gue pengen ngerasain dihukum juga," ucap Angel.


"Eh buset nih anak kacau banget! Cuma gara-gara cemburu lu jadi kayak gini?" kaget Metta.


"Apa sih Metta? Sekali lagi lu kayak gitu, gue blacklist nama lu dari daftar teman gue!" ancam Angel.


"Hehe, jangan dong Angel! Nanti gue gak bisa ketemu kak Nayaka lagi, kan dia tuh ganteng banget tau," ucap Metta.

__ADS_1


"Dasar gak waras!" cibir Angel.


Angel pun bangkit dan pergi dengan perasaan jengkel, sedangkan kedua temannya itu hanya diam tak mengerti.


"Far, kita kejar jangan nih?" tanya Metta.


"Ya kejar lah, gue takut Angel ngelakuin hal yang gak diinginkan!" jawab Farah.


"Emangnya hal apa?" tanya Metta.


"Ya apa aja, siapa tahu dia nekat buat lukain dirinya sendiri. Lu tahu kan perasaan cewek kalo lagi patah hati tuh gimana?" jawab Farah.


"Loh emangnya Angel patah hati? Yang gue tau dia tuh cuma cemburu," ucap Metta.


"Itu lah pokoknya, udah yuk kita kejar dia sebelum terlambat!" ujar Farah.


"Iya iya.." Metta mengangguk dan pergi bersama Farah untuk menyusul Angel.




Nayaka baru selesai melakukan pemotretan bersama Zefa, model wanita terkenal yang muda dan seksi.


"Haaahhh akhirnya kelar juga! Capek banget rasanya, enak nih kalo ada yang mijitin!" keluhnya.


"Siap mas! Mas Nayaka butuh pijat?" tiba-tiba Nara sang asisten muncul mengagetkan Nayaka.


"Haish Nara, lagi-lagi kamu ngagetin saya! Bisa gak kamu jangan begitu lagi?!" kesal Nayaka.


"Ma-maaf mas! Iya deh saya janji gak akan begitu lagi, saya tuh cuma mau mencoba jadi asisten yang baik dan cekatan buat mas Nayaka. Disaat mas Nayaka butuh sesuatu, aku bisa langsung ada gitu!" ujar Nara.


"Ya itu bagus, tapi jangan ngagetin saya juga!" ucap Nayaka.


"Iya mas iya, maaf ya!" lirih Nara.


"Yasudah, kali ini saya maafkan. Tapi, lain kali kalo begitu lagi kamu akan saya hukum pengurangan gaji!" ancam Nayaka.


"Waduh jangan lah mas!" kaget Nara.


"Saya gak akan melakukan itu, asalkan kamu jangan mengulangi kesalahan yang sama!" peringat Nayaka.


"Itu sih pasti mas, saya janji gak akan terulang lagi kok!" ucap Nara gugup.

__ADS_1


Nayaka mengangguk pelan dan kembali meminum air miliknya sampai habis tak bersisa, dia benar-benar haus setelah aktivitas pemotretan yang ia lakukan tadi.


"Eee mas, terus mas mau aku bantu cari tukang pijit yang profesional?" tanya Nara.


"Kamu dengar omongan saya tadi ya?" Nayaka berbalik bertanya pada Nara.


"I-iya mas, maaf kalau saya lancang! Tapi, tadi cuma gak sengaja kedengaran," ujar Nara.


"Ya saya memang mau dipijat, tolong kamu carikan yang terbaik ya! Terus nanti kamu kabarin saya kalau sudah dapat, paham?!" ucap Nayaka.


"Paham mas! Baik, kalo gitu saya permisi dulu ya mas?" ucap Nara.


"Silahkan!" singkat Nayaka.


Nara pun pergi demi mencari tukang pijat untuk Nayaka, sedangkan Nayaka tetap disana dan bersandar sambil menghela nafas panjang.


"Huh Angel lagi apa ya kira-kira?" gumamnya.


"Ah saya telpon aja deh!" baru saja Nayaka hendak mengambil ponselnya, namun tiba-tiba Zefa mendekat dan menyapanya.


"Hai Nayaka!" panggil Zefa yang kini sudah berdiri di dekat pria itu.


"Eh Zef, kamu gak istirahat di kamar? Emang gak capek?" tanya Nayaka keheranan.


"Ya capek sih, makanya aku mau minta izin buat ikut duduk disini. Boleh gak?" ucap Zefa.


"Oh boleh, duduk aja kali!" ucap Nayaka sembari bergeser sedikit memberi ruang bagi Zefa.


"Makasih!" Zefa tersenyum manis dan duduk di sebelah Nayaka tanpa ragu, ia menyilangkan kakinya lalu kembali menatap Nayaka.


"Kamu tahu gak? Foto-foto kita yang tadi langsung viral loh di sosmed, netizen pada terpesona sama ketampanan kamu!" ucap Zefa.


"Ah masa? Kalaupun iya, paling viralnya karena kecantikan kamu. Apalagi kamu itu kan model terkenal dan banyak fansnya. Saya mah apa?" ucap Nayaka merendah diri.


"Kamu ternyata hobi merendah juga ya? Padahal followers kamu sama aku aja beda jauh, masih bilang kamu gak terkenal?" ucap Zefa.


"Hahaha, emang kenyataannya begitu. Aku baru nyemplung di dunia model, sedangkan kamu kan udah dari lama. Aku masih kalah jauh dibanding kamu Zefanya Malinda," ucap Nayaka.


Zefa tersenyum senang ketika Nayaka menyebut nama panjangnya, ia merasa seperti sedang berbunga-bunga hanya karena itu.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2