
Nayaka mengangkat telpon dari Zefa sambil terus celingak-celinguk khawatir kalau Angel menyusulnya dan mendengar pembicaraan dirinya dengan Zefa di dalam telpon.
Ia tentu tak mau jika Angel salah paham, apalagi jika gadis itu mengetahui bahwa sebelum ini Nayaka sempat tidur dengan wanita lain tanpa sepengetahuan Angel.
"Udah aman, kayaknya sekarang saya bisa angkat telpon ini. Huh dasar Zefa menyebalkan!" ujarnya.
Nayaka pun bergegas mengangkat telpon itu.
📞"Halo! Zefa, kamu ngapain sih telpon-telpon aku lagi? Kamu lupa ya sama yang aku bilang malam itu? Jangan pernah hubungi aku atau ganggu aku lagi! Apa kamu sengaja pengen bikin hubungan aku dan pacar aku hancur?!" sentak Nayaka.
📞"Kamu kenapa bicara begitu sih? Kamu lupa ya kalau kamu yang udah ambil kesucian aku? Sekarang kamu seenaknya aja nyuruh aku buat gak hubungi kamu lagi dan gak ganggu kamu, dimana pikiran kamu Nayaka?!" balas Zefa.
📞"Oh, iya aku emang udah setubuhi kamu malam itu. Tapi asal kamu ingat Zefa, itu semua karena pengaruh obat yang kamu taruh di minuman aku. Jadi, aku gak ada niatan sama sekali buat melakukan itu!" ucap Nayaka.
📞"Ya aku ingat, tapi tetap aja kamu udah menikmati tubuh aku Nayaka. Kamu gak bisa kabur gitu aja dari aku!" ucap Zefa.
📞"Apa sih maksud kamu? Kita waktu itu udah sama-sama sepakat buat gak saling menghubungi, kenapa sekarang tiba-tiba kamu malah telpon aku dan bilang kayak gitu?" tanya Nayaka.
📞"Aku rasa aku berubah pikiran, aku gak bisa jauh-jauh dari kamu Nayaka. Sejak kejadian itu, aku selalu kepikiran sama kamu," jawab Zefa.
📞"Kamu gak waras Zefa! Aku udah punya kekasih dan sebentar lagi aku akan nikahi dia, jadi gak mungkin kita bisa bersama!" ucap Nayaka.
📞"Aku siap kok buat jadi yang kedua, aku ikhlas Nayaka!" ucap Zefa.
📞"Dasar gila kamu Zefa! Saya gak mungkin menduakan Angel, dia itu cinta sejati saya dan saya tidak akan mau melukai dia!" tegas Nayaka.
📞"Ayolah Nayaka, kita bisa lakukan ini diam-diam tanpa sepengetahuan pacar kamu! Dengan begitu dia tidak akan terluka sayang," bujuk Zefa.
📞"Aku tetap gak mau, tolong jangan paksa aku dan berhenti ganggu aku!" geram Nayaka.
📞"Sayang, kamu—"
Tut Tut Tut...
Belum sempat Zefa selesai bicara, telpon sudah lebih dulu dimatikan oleh Nayaka yang tampak kesal.
"Aaarrgghh emang sialan si Zefa ini! Bisa-bisanya dia bicara begitu sama saya, dasar perempuan murahan gak tahu diri!" umpat Nayaka sangat kesal.
"Kak!" betapa terkejutnya Nayaka saat tiba-tiba Angel muncul dan menyapanya.
"Eh Angel, iya kenapa sayang? Kamu kok kesini bukannya makan di meja?" tanya Nayaka.
"Aku gak mau sendirian, lagian kakak telponan sama siapa sih?" ucap Angel.
__ADS_1
"Eee bukan siapa-siapa sayang, cuma rekan bisnis. Kan aku udah bilang sama kamu tadi," ujar Nayaka.
"Ohh, yaudah kalo gitu kita lanjut makan yuk kak!" ajak Angel.
"Yuk!" Nayaka mengangguk setuju, ia pun menggandeng tangan Angel dan melangkah ke meja makan sambil tersenyum.
Nayaka bersyukur lantaran Angel tidak mendengar apa yang dia ucapkan di telpon tadi dengan Zefa.
Sesampainya di meja makan, keduanya langsung duduk berdampingan tanpa melepas pegangan tangan.
"Angel mau kakak suapin?" tanya Nayaka.
"Boleh kak, udah lama juga kakak gak suapin aku," jawab Angel antusias.
"Okay! Buka mulutnya!" titah Nayaka.
Angel menurut dan mulai membuka mulutnya, Nayaka pun mengarahkan sendok berisi makanan ke mulut gadis itu.
•
•
Singkat cerita, pernikahan yang mereka tunggu-tunggu akhirnya tiba. Kini Angel dan Nayaka telah resmi menjadi sepasang suami-istri.
Saat malam tiba, Nayaka langsung membawa Angel ke penginapan yang sudah dia sediakan sebelumnya.
Mereka kini tengah berduaan di kamar, Angel masih sibuk menghapus makeup dengan duduk di depan cermin, sedangkan Nayaka tampak santai sambil memainkan ponselnya.
"Angel, gak kerasa ya kita akhirnya udah sah jadi suami-istri?" ucap Nayaka.
"Iya kak, rasanya baru kemarin kita ketemu. Eh sekarang aku udah jadi istri kamu aja," ucap Angel.
"Hahaha, asal kamu tahu aku hari ini seneng banget tau. Setelah sekian lama, akhirnya aku bisa juga nikahin kamu," ucap Nayaka.
"Sama kak, aku juga senang bisa nikah sama kakak," balas Angel.
"Baguslah, jadi kita sama-sama senang. Semoga selamanya kita bisa bersama tanpa ada masalah!" ucap Nayaka.
"Aamiin! Tapi yang namanya rumah tangga pasti bakal ada masalah kak, hanya gimana caranya kita buat atasi itu semua," ucap Angel.
"Ya kamu benar, ternyata kamu pintar banget ya Angel. Aku tambah suka deh sama kamu, gak salah aku pilih kamu jadi istri," ucap Nayaka.
"Ahaha, eee aku boleh minta bantuan gak kak?" tanya Angel menatap wajah pria itu.
__ADS_1
"Bantuan apa sayang? Pasti boleh dong, apapun itu aku bakal bantu kamu," ujar Nayaka.
"Eee ini aku susah banget mau buka resleting gaun nya, bantu aku dong kak!" ucap Angel.
"Oke sayang siap!" Nayaka langsung bangkit dan menghampiri istrinya di depan sana.
Pria itu pun berdiri di belakang tubuh Angel, perlahan menarik resleting gaun wanita itu ke bawah hingga terlepas sempurna.
"Punggung kamu mulus banget sayang, enak kayaknya buat dielus," goda Nayaka.
"Kalau kamu mau, elus aja kak!" ucap Angel tanpa ragu.
"Pasti." Nayaka menggerakkan tangannya mengusap punggung terbuka Angel yang sangat putih dan mulus.
"Tuh kan, emang enak banget diginiin. Kamu suka gak sayang?" ujar Nayaka.
"Suka kok kak, pokoknya apapun yang kakak lakuin ke aku pasti aku suka," ucap Angel.
"Paling bisa ya kamu bikin aku senang, tapi malam ini aku bukan cuma elus-elus punggung kamu sayang. Kita bakal lakuin malam pertama layaknya sepasang suami-istri pada umumnya," ucap Nayaka.
"Bukannya kita udah pernah ya kak? Berarti bukan malam pertama lagi dong, buat apa kita begitu lagi?" tanya Angel.
"Hey, beda lah sayang. Waktu itu kan kita lakuin nya pas belum nikah, sensasinya pasti beda sayang. Kamu mau kan?" jawab Nayaka sembari mengecup punggung istrinya.
"Uhh iya kak mau, jangan begitu ah! Aku mau bersih-bersih dulu, gak mungkin kita lakuin itu sebelum mandi kan kak?" ucap Angel.
"Sebenarnya sih gapapa, tapi kalau kamu mau mandi dulu juga terserah. Aku siap kok tunggu kamu sampai selesai mandi sayang," ucap Nayaka.
"Emang kamu gak mau ikut mandi kak?" tanya Angel.
"Ohh, jadi kamu pengen kita mandi bareng? Mulai nakal ya sekarang?" goda Nayaka.
"Apa sih kak? Aku cuma nanya, gak ada yang ajak kamu mandi bareng. Kamu kege'eran banget sih," ucap Angel.
"Hahaha, tapi kamu mau kan?" tanya Nayaka.
"Eee..."
Tanpa menunggu jawaban dari Angel, Nayaka langsung menggendong tubuh istrinya itu dan membawanya ke kamar mandi.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1