Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos
Bab 50. Bukan aku


__ADS_3

Ting nong ting nong


Zefa terkejut ketika mendengar suara bel dari luar apartemennya, ia sontak bangkit lalu bergerak menuju pintu untuk mencari tahu.


Wanita itu memang tinggal di apartemen seorang diri karena merasa kesal dengan abangnya yang gagal mengalahkan Jefri tempo hari.


Ceklek


Ia membuka pintu, senyum di bibirnya mengembang melihat sosok lelaki yang ia cintai berdiri di depan sana.


"Mas Nayaka? Oh my God, aku gak nyangka banget kamu bakal datang kesini mas!" ucap Zefa syok.


"Aku mau bicara sama kamu," tegas Nayaka yang terlihat sangat marah.


"Of course, ayo masuk mas! Kita bicara di dalam aja biar enak," ajak Zefa.


Nayaka tak menjawab, namun segera melangkah memasuki apartemen itu melewati Zefa selaku pemiliknya.


"Duduk dulu mas! Kamu mau minum apa biar aku buatin?" ucap Zefa.


"Gausah, langsung aja ke intinya! Aku gak suka ya sama apa yang udah kamu lakuin ini! Kamu benar-benar bikin aku emosi, hampir aja Angel curiga tentang hubungan kita tau!" geram Nayaka.


"Apa sih mas? Datang-datang emosi begitu, santai dulu kali mas rileks!" ucap Zefa.


"Cukup Zefa! Aku udah gak tahan lagi, aku muak sama kamu!" bentak Nayaka.


"Ini sebenarnya ada apa mas? Aku gak ngerti loh, coba kamu jelasin ke aku!" ucap Zefa.


"Halah pake pura-pura gak tahu lagi kamu! Kamu kan yang taruh testpack di kemeja saya dan bikin Angel jadi curiga!" ucap Nayaka.


"Hah? Testpack apa? Aku gak ngelakuin itu mas, pake testpack aja enggak kok," elak Zefa.


"Gausah ngelak deh kamu! Aku tahu ini semua rencana licik kamu!" ucap Nayaka.


"Kalau nuduh itu jangan sembarangan mas! Aku emang punya niat buat nikah sama kamu, tapi aku gak selicik itu mas," ucap Zefa meyakinkan.


"Aku gak percaya sama kamu! Kalau bukan kamu, terus siapa ha? Hantu?" geram Nayaka.


"Ya mana aku tahu, mungkin kamu ada selingkuhan lain di luar sana. Bisa aja dia yang taruh testpack itu, ya kan?" tebak Zefa.


Nayaka emosi dan mencengkram rahang Zefa.


"Heh! Jangan sembarangan ya kamu! Aku gak pernah selingkuh dari Angel!" sentak Nayaka.


"Ohh, terus kita ini apa mas? Kamu kan udah setubuhi aku, itu sama aja dengan selingkuh tau. Jangan lupakan itu ya mas!" ucap Zefa menyeringai.


"Dasar gak waras kamu! Pokoknya sekali lagi aku ingetin ke kamu, jangan melakukan tindakan seperti ini lagi!" ucap Nayaka.

__ADS_1


"Harus berapa kali sih aku bilang? Bukan aku yang taruh testpack itu mas Nayaka," ucap Zefa.


"Kamu tuh keras kepala banget sih! Tinggal ngaku aja apa susahnya coba! Aku gak bakal apa-apain kamu, aku cuma mau tau aja!" sentak Nayaka.


"Ngaku gimana sih mas? Emang bukan aku yang ngelakuin, kamu jangan sembarangan nuduh makanya!" ucap Zefa.


"Lama-lama aku makin kesal sama kamu, jangan salahin aku kalau aku kasarin kamu!" ujar Nayaka.


"Silahkan mas! Kamu bebas lakuin apapun ke aku, tapi kalau aku kenapa-napa nanti anak kita juga kenapa-napa loh mas," ucap Zefa.


"Itu bukan anak aku!" tegas Nayaka.


"Kamu masih aja gak percaya ya mas? Ini beneran anak kamu loh mas," ucap Zefa.


"Sekarang kamu ngaku, benar kan kamu yang taruh testpack di saku baju aku!" ucap Nayaka.


"Bukan mas, aku serius ini!" ucap Zefa.


Nayaka menggeleng sembari mengusap wajahnya, ia sungguh bingung saat ini. Jika bukan Zefa, siapa yang menaruh testpack tersebut?




Angel masih berkutat di kamarnya, memikirkan testpack yang ia temukan di dalam saku baju milik suaminya.


Ia benar-benar cemas dan tidak bisa tenang, pikirannya sudah mengarah kemana-mana seperti Nayaka selingkuh dengan perempuan lain.


TOK TOK TOK...


Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk dari luar dan membuat lamunannya buyar, Angel langsung menatap ke pintu lalu bergerak mendekatinya.


"Siapa ya?" tanya Angel sedikit berteriak.


"Ini mama sayang, buka dong pintunya mama mau masuk!" jawab seseorang dari luar.


"Mama?" lirih Angel.


Angel bergegas membuka pintu untuk menemui mamanya di luar sana, ya Tata memang datang kesana karena rindu dengan putrinya.


Ceklek


"Eh ternyata beneran mama? Aku kira aku salah dengar tadi," ucap Angel terkejut.


"Iyalah sayang, ini mama tau. Mama kangen sama kamu makanya mama kesini!" ucap Tata.


"Mama sendiri?" tanya Angel.

__ADS_1


"Tadinya mama mau datang sama papa, eh tapi tiba-tiba papa kamu ada urusan, batal deh dia kesini temenin mama," jawab Tata.


"Ohh, ya gapapa sih kalau papa gak bisa datang karena ada urusan," ucap Angel.


"Ini kamu gak mau peluk mama? Masa malah diam aja sih?" tanya Tata.


"Eh ya mau dong ma," jawab Angel yang langsung maju memeluk mamanya dengan erat.


Mereka pun berpelukan disana selama beberapa detik untuk melepas kerinduan, ya meskipun belum terlalu lama mereka tidak bertemu.


"Udah, sekarang suami kamu mana? Kok gak kelihatan?" tanya Tata setelah melepas pelukan.


"Kak Nayaka lagi keluar sebentar, ada urusan katanya ma. Emang kenapa ma? Mama mau ketemu kak Nayaka juga?" ucap Angel.


"Gak sih, mama cuma tanya. Suami kamu itu suka banget pergi-pergi ya sayang?" ucap Tata.


"Ya gitu deh ma, kak Nayaka kan orang sibuk. Yaudah, kita ke bawah aja yuk ma! Gak enak lah ngobrol sambil berdiri kayak gini," ucap Angel.


"Iya ayo sayang!" ucap Tata menurut.


Keduanya pun jalan bergandengan menuruni tangga dan duduk di sofa ruang tamu, tak lupa Angel memanggil Lita untuk membuatkan minuman.


"Sayang, kamu lagi ada masalah ya? Mama lihat-lihat kamu kayak sedih gitu?" tanya Tata.


"Ah enggak ada kok ma, aku baik-baik aja. Mana mungkin aku ada masalah?" jawab Angel berbohong.


"Beneran? Mama bisa tahu loh kamu lagi sedih apa bahagia, dan sekarang mama lihat ini kamu tuh kayak lagi sembunyikan sesuatu," ucap Tata.


"Mama gak perlu khawatir, aku bahagia kok. Mana ada aku sedih?" elak Angel.


"Cerita aja sama mama sayang, gausah canggung atau malu!" pinta Tata.


"Gak ada yang perlu dan bisa aku ceritain ke mama, karena aku gak punya masalah apa-apa," ucap Angel tetap kekeuh.


"Kamu tuh susah juga ya dikasih taunya, udah cerita aja sayang!" kesal Tata.


Angel berdiam sejenak, berpikir keras apakah ia harus menceritakan tentang apa yang ia temukan di saku baju Nayaka pada mamanya atau tidak.


"Gimana sayang? Kamu ada masalah apa? Ayo cerita ke mama!" bujuk Tata.


"Umm, sebenarnya aku emang gak ada masalah ma. Aku cuma lagi mikir sesuatu aja tentang kak Nayaka," ucap Angel pelan.


"Mikir soal apa?" tanya Tata penasaran.


"Aku temuin testpack di saku bajunya kak Nayaka tadi pagi dan hasilnya tuh positif," jawab Angel.


"Apa??" Tata terkejut hebat mendengarnya.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2