Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos
Bab 8. Pulang telat


__ADS_3

Satu Minggu kemudian, Nayaka dan Angel tengah berbincang berdua di sebuah taman yang biasa mereka datangi sebelumnya untuk sekedar beristirahat atau mengobrol.


Nayaka ingin menyampaikan bahwa sebentar lagi dia harus pergi ke luar kota untuk melakukan pekerjaannya sebagai seorang model, tentu saja semua itu sangat berat bagi Nayaka.


"Jadi, kak Nayaka mau bahas soal apa sampai ajak aku datang kesini terus minta aku dandan yang cantik?" tanya Angel penasaran.


Nayaka tersenyum, lalu menggeser duduknya lebih dekat dengan sang kekasih. Ia mendekap gadis itu dari samping sambil mengusapnya lembut, membuat Angel semakin keheranan.


"Kak, ada apa sih sebenarnya?" tanya Angel lagi.


"Gak ada kok, aku cuma mau kasih tau sesuatu ke kamu. Lusa aku harus berangkat ke Bali untuk pemotretan disana, jadi kayaknya kita gak bisa ketemu untuk waktu yang lumayan lama. Ya istilahnya kita LDR-an lah," jawab Nayaka.


"Apa? Kakak mau tinggalin aku, tapi kenapa kakak baru kasih tahu sekarang?" kaget Angel.


"Umm, maafin aku ya cantik! Aku emang udah tau info ini dari Minggu kemarin, cuma aku ragu buat bilang ke kamu. Aku takut kamu jadi sedih dan gak fokus belajarnya," ucap Nayaka.


"Ih terus emang kakak pikir sekarang aku bisa fokus gitu setelah tahu kakak mau pergi tinggalin aku?" kesal Angel.


"Hey, tenang dong Angel! Aku kan cuma pergi sebentar, paling sekitar satu atau dua Minggu. Aku janji deh setelah proses fotonya selesai, aku bakal langsung pulang kesini! Aku juga janji bawain kamu oleh-oleh yang banyak!" bujuk Nayaka.


"Aku gak butuh oleh-oleh kak, aku cuma mau kakak pulang dengan sehat dan selamat. Terus juga selama disana kakak jangan genit-genit loh, pokoknya harus kabarin aku terus!" ujar Angel.


"Jangan khawatir Angel! Aku setia kok sama kamu, kamu bisa pegang kata-kata aku!" ucap Nayaka.


Angel pun membenamkan wajahnya di bahu sang kekasih, ia benar-benar sedih mengetahui bahwa Nayaka hendak pergi darinya.


"Pantas aja kemarin-kemarin kakak selalu minta waktu buat kita berdua, pasti karena kakak pengen nikmatin masa-masa berduaan sama aku sebelum pergi ke Bali kan?" ucap Angel.


"Ya begitulah, karena kan selama disana aku gak bisa ketemu kamu sayang," ucap Nayaka.


"Hiks, kalo gitu sekarang kita jalan berdua sampe malam ya kak?" pinta Angel.


"Emangnya boleh sama mama kamu?" tanya Nayaka.


"Ya boleh lah kak, mama juga katanya seneng kok kalau aku sama kakak," jawab Angel.


"Seneng kenapa?" tanya Nayaka heran.


"Gak tahu juga, mungkin karena mama taunya kak Nayaka itu orang baik. Terus kan kakak juga anaknya om Her sama tante Ellya, jadi mama senang kalau kita dekat," jawab Angel.


"Hahaha, kok mungkin sih? Emang kamu pikir aku ini gak baik, ha?" tanya Nayaka sambil mencubit pipi Angel.

__ADS_1


"Gak gitu kak, itu kan menurutku loh maksudnya. Ah tau ah bingung aku jelasinnya, nanti kakak tanya sendiri aja sama mama di rumah!" jelas Angel.


"Iya iya sayangku cintaku, nanti aku main deh ke rumah kamu. Tapi, kita abisin waktu berdua dulu sekarang! Aku mau puas-puasin main sama kamu," ucap Nayaka yang semakin merapatkan tubuhnya dengan Angel.


"Ih kakak sesak tau! Peluknya biasa aja dong!" protes Angel.


"Biarin, aku suka begini. Kamu jangan tolak kemauan aku Angel, aku juga gak suka dibantah!" tegas Nayaka.


"Huh nyebelin!" cibir Angel.


Namun Nayaka tak perduli, dia malah semakin mengeratkan pelukannya dan membuat Angel kesulitan bernafas.




Setelah puas menikmati waktu berdua, kini Nayaka mengantar Angel pulang saat waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.


Angel tampak khawatir, pasalnya sang ayah selalu mewanti-wanti ia untuk tidak pulang lebih dari jam sembilan malam.


"Kak, gimana nih? Papa pasti bakal marah besar karena aku pulang telat," panik Angel.


"Jangan panik baby! Kan ada aku disini, aku yang bakal bantu kamu jelasin ke papa sama mama kamu," ucap Nayaka menenangkan gadisnya.


"Tenang aja!" jawab Nayaka seraya menggenggam tangan dingin Angel.


Cup


Nayaka mengecup bibir Angel secara tiba-tiba, membuat gadis itu terkejut dan spontan membulatkan kedua matanya.


"Kamu sudah bisa tenang sekarang?" tanya Nayaka yang dibalas anggukan kecil Angel.


"Good! Kalo gitu ayo kita turun dan temui orang tua kamu!" ajak Nayaka.


"Iya kak, tapi jangan lepasin tangan kakak dari aku ya!" pinta Angel dengan wajah gemasnya.


"Duh kamu gemesin banget sih! Iya iya, aku gak akan lepasin kamu kok. Aku tahu kamu suka kalau aku genggam begini, jadi aku bakal kayak gini terus! Tapi, sekarang dilepas dulu ya? Kita kan mau turun, mana bisa sambil gandengan?" kekeh Nayaka.


"Oh iya, yaudah sekarang gapapa dilepas. Tapi nanti kan digenggam lagi sama kakak," ujar Angel.


"Gadis pintar!" Nayaka kembali memujinya sambil mencolek hidung Angel.

__ADS_1


Lalu, mereka pun sama-sama turun dari mobil dan melangkah ke depan rumah Angel dengan tangan saling bergandengan.


Baru saja Nayaka hendak mengetuk pintu, namun pintu tersebut sudah terbuka lebih dulu dan muncullah sang ayah dari gadisnya itu.


Ceklek


"Eh om udah muncul duluan, baru aja saya mau ketuk pintunya. Selamat malam om!" ucap Nayaka dengan lembut sembari mencium tangan ayah Angel itu.


"Papa! Aku minta maaf ya, aku pulangnya telat! Papa pasti marah ya sama aku? Kalau papa mau marah, papa marahin aja aku, jangan kak Nayaka! Soalnya tadi aku yang maksa kak Nayaka buat ajak aku pergi berdua," ucap Angel.


"Siapa juga yang mau marah sama kalian? Papa keluar karena dengar suara mobil, jadi biar sekalian aja gitu gak perlu ketuk-ketuk pintu lagi," ucap Ferdi alias ayah dari Angel.


"Oh gitu, berarti papa gak marah kan?" tanya Angel.


"Kata siapa? Tetap papa marah karena kamu baru pulang jam segini, papa kan udah kasih aturan ke kamu buat gak pulang lewat dari jam sembilan. Kenapa kamu langgar Angel?" tegas Ferdi.


"Eee maafin aku pa! Soalnya lusa tuh kak Nayaka mau pergi ke Bali, makanya aku minta kita berdua nikmati waktu hari ini sebelum kak Nayaka pergi," jelas Angel.


"Kamu mau ke Bali Nayaka? Ada apa? Urusan kantor papa kamu?" tanya Ferdi pada Nayaka.


"Bukan om, saya kebetulan ada job disana. Ya jujur aja saya gak mau tinggalin Angel meski cuma seminggu, tapi saya udah terlanjur tekan kontrak yang mengharuskan saya terima semua job ini," jawab Nayaka.


"Oalah, kalo gitu selamat ya atas job barunya! Semoga kamu makin sukses Nayaka! Kamu gak perlu khawatir soal Angel, biar om yang gantikan tugas kamu untuk jaga dia!" ujar Ferdi.


"Ah om ini bisa aja, om kan papanya Angel, jadi emang wajar kalau om jaga Angel," kekeh Nayaka.


"Hahaha, yasudah ayo masuk! Kita ngobrol-ngobrol dulu sambil minum, udah lama om gak bicara sama kamu," ajak Ferdi.


"Apa boleh om?" tanya Nayaka.


"Ya jelas boleh, sekalian kita nonton piala dunia. Kamu suka bola kan?" ujar Ferdi.


"Sukalah om, banget malah!" ucap Nayaka.


"Nah bagus! Ayo kita masuk! Angel, kamu langsung ke kamar aja ya!" ujar Ferdi.


"Loh pa, tapi—"


"Udah nurut aja jangan bantah!" potong Ferdi.


"Iya pa iya..."

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2