Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos
Bab 43. Lebih perhatian


__ADS_3

Ceklek


Angel cukup terkejut begitu membuka pintu kamarnya, karena ternyata di depan sana sudah ada Ellya alias mama mertuanya yang menunggu.


Ellya langsung tersenyum memeluk tubuh Angel dengan erat melepaskan kerinduannya, membuat Angel terbengong sejenak dan belum percaya.


"Mama? Kapan mama datang? Maaf ya ma, aku lama dandannya!" ucap Angel.


"Gapapa sayang, mama juga baru datang kok barusan. Kamu cantik sekali sayang, apa kabar kamu? Baik-baik aja kan? Mama rindu loh sama kamu!" ucap Ellya menangkup wajah Angel.


"Aku baik dong ma, iya aku juga kangen sama mama!" ucap Angel sambil tersenyum.


Ellya melepas pelukannya, menatap wajah Angel sembari mengusap rambut menantunya itu. Ia benar-benar rindu dengan wanita itu.


"Gak nyangka ya, kamu akhirnya bisa jadi mantu mama juga!" ucap Ellya terkekeh.


"Hehe, iya aku juga masih belum percaya bisa jadi bagian dari keluarga mama," ucap Angel.


"Kamu memang pantas sayang, kamu itu kan cantik dan manis banget!" puji Ellya.


"Mama bisa aja, tetap masih lebih cantik mama lah dibanding aku," ucap Angel tersipu.


"Ah kamu ini, paling bisa puji mama. Udah yuk kita turun ke bawah sekarang! Suami kamu sama papa juga udah nunggu disana," ujar Ellya.


"Iya ma, harusnya mama gak perlu naik ke atas buat jemput aku begini. Aku kan jadi gak enak tau, apalagi mama kan tamu," ucap Angel.


"Abisnya mama udah gak sabar pengen ketemu kamu sayang, mama kangen banget sama kamu!" ucap Ellya sambil tersenyum lebar.


Ellya kembali memeluk menantunya yang cantik itu dengan erat seakan tak mau melepaskan.


"Yuk sayang kita turun sekarang! Papa juga katanya kangen sama kamu, terus pasti Nayaka udah nungguin kamu," ucap Ellya.


"Aku jalan sendiri aja ma, aku gapapa kok. Gak enak lah kalau mama tuntun aku begini, mama kan mertua aku," ucap Angel.


"Biarin aja sayang, mama pengen tuntun kamu. Soalnya kelihatannya kamu lemes banget sayang, lagi sakit ya kamu?" ucap Ellya.


"Enggak ma, aku gak sakit kok. Ini cuma karena semalam aku kurang tidur kayaknya, tapi aku baik-baik aja kok ma," ucap Angel.


"Kenapa kamu bisa kurang tidur sayang?" tanya Ellya tampak cemas.


"Eee ya gitu deh ma, aku yakin mama ngerti maksud aku. Kalo aku jelasin secara spesifik, aku malu ma," jawab Angel memerah.

__ADS_1


"Oalah, Nayaka itu benar-benar ya. Udah mama bilangin loh dia supaya enggak bikin kamu capek, eh dia malah masih ngeyel," ujar Ellya.


"Gapapa ma," singkat Angel.


"Kamu itu jangan terlalu nurut sama Nayaka! Nanti bisa-bisa kamu sakit kalau terus-terusan digempur sama Nayaka," ucap Ellya.


"Iya ma, tapi aku kan gak mungkin tolak juga kemauan kak Nayaka. Aku sekarang udah jadi istrinya, kalau aku tolak berarti aku dosa dong ma. Lagian itu kan udah kewajiban aku," ucap Angel.


"Ya kamu benar juga sih, kalo gitu kamu jaga kesehatan aja ya sayang! Jangan sampai kamu jatuh sakit!" ucap Ellya.


"Pasti ma, kak Nayaka juga selalu perhatian kok sama aku. Dia ingetin aku makan terus sering kasih aku vitamin," ucap Angel.


"Itu emang harus sayang, udah jadi tugas dia buat perhatiin kamu. Oh ya, omong-omong disini udah ada calon cucu mama belum sayang?" ucap Ellya seraya mengusap perut rata Angel.


"Eee maaf ya ma! Aku belum ada tanda-tanda mau hamil," ucap Angel.


"Gak masalah sayang, kamu juga kan baru nikah sama Nayaka," ucap Ellya.


Angel tersenyum sembari menundukkan kepala, lalu keduanya pun kembali melangkah menuruni tangga.




Pria pemilik nama itu terkejut saat sang mama datang dan memanggilnya dengan nada kesal.


Ia sontak berdiri, menghadap ke depan dan terlihat bingung mengapa mamanya marah padanya.


"A-ada apa ma?" tanya Nayaka gugup.


"Kamu ini ya! Udah dibilangin berkali-kali tetap aja ngeyel gak mau dengerin mama! Kasihan tahu Angel, dia sampai lemas banget begini gara-gara kamu!" sentak Ellya.


"Hah? Mama bicara apa sih? Aku gak ngerti, emang aku apain Angel sampai bikin dia lemas? Orang daritadi aku disini sama papa," ujar Nayaka.


"Kamu gausah pura-pura gak tahu deh Nayaka! Semalam kamu paksa Angel buat main sama kamu kan sampai dia lemas? Dasar suami gak tahu diri kamu!" ucap Ellya.


"Mama jangan marah-marah dulu dong! Aku gak ada paksa Angel ma, lagian kita cuma main sebentar kok gak terlalu lama," ucap Nayaka membela diri.


"Iya Ellya, kamu kenapa datang-datang terus ngamuk sih? Perasaan Angel baik-baik aja, udah lah kamu jangan bahas itu!" ucap Herlambang.


"Nah, papa aja belain aku. Mama juga dong, jangan malah marah-marah sama aku!" ucap Nayaka.

__ADS_1


"Kamu gak tahu diri ya Nayaka! Istri kamu lemas begini masa kamu diemin aja? Awas ya kalau sampai Angel kenapa-napa!" ucap Ellya.


"Tenang aja ma! Aku bakal jagain Angel dengan baik kok, dia gak mungkin kenapa-napa kalau sama aku mah!" ucap Nayaka.


"Iya ma, aku juga sekarang baik-baik aja kok. Mama gak perlu khawatir begitu!" ucap Angel.


"Tuh kan ma, mama dengar sendiri kan yang dibilang Angel? Orang dia baik-baik aja gak kenapa-napa, mama gak perlu terlalu khawatir gitu lah sama istri aku!" ucap Nayaka.


"Yaudah, tapi awas ya kalau kamu masih aja maksa Angel buat layani kamu! Nanti mama bakal bawa Angel ke rumah," ancam Ellya.


"Eh jangan dong ma! Kalau Angel dibawa sama mama, terus aku disini sama siapa? Masa iya aku tidur sendirian sih ma? Aku gak bisa tidur kalau gak ada Angel di sebelah aku," ucap Nayaka.


"Halah lebay kamu! Ya makanya kamu jangan bikin Angel sampai lemas begini lagi!" ucap Ellya.


"Gak akan kok ma, nanti aku tahan deh. Udah ya sekarang kita duduk dulu ma!" ucap Nayaka.


"Huh yasudah," ujar Ellya.


Akhirnya Ellya menggandeng Angel duduk di sofa, begitupun dengan Nayaka dan juga Herlambang.


"Sayang, minum nih biar seger!" ucap Ellya.


"Makasih ma!" ucap Angel tersenyum lebar.


"Mama perhatian banget sih sama Angel, padahal yang anak kandung mama itu kan aku bukan Angel. Tapi, mama gak begitu tuh kalo ke aku," cibir Nayaka.


"Apa sih Nayaka? Dari dulu kan mama ini udah anggap Angel seperti anak mama sendiri, apalagi sekarang dia jadi menantu mama," ucap Ellya.


"Iya Nayaka, kamu gausah cemburu gitu dong sama istri kamu sendiri! Toh selama ini kamu juga udah sering dapat perhatian dari mama kamu," sahut Herlambang.


"Iya aku tahu pa, aku cuma bercanda kok. Sini Angel aku bantu minumnya!" ucap Nayaka.


"Jangan kak! Aku bisa minum sendiri kok," tolak Angel.


"Ya oke," Nayaka menurut saja dan tidak jadi membantu istrinya minum.


Mereka pun lanjut berbincang santai disana sambil minum dan sesekali memakan cemilan yang tersedia di meja.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2