
Malam harinya, Angel mendatangi Nayaka yang sedang duduk bersandar di atas ranjang sembari memegang ponselnya.
Angel pun duduk di sebelah sang suami, tersenyum ke arahnya lalu perlahan menyatukan kedua tangan mereka dengan lembut.
"Kak, lagi ngeliatin apa sih? Kok kayaknya serius banget gitu?" tanya Angel penasaran.
"Kamu perlu tau?" ucap Nayaka sinis, membuat Angel merengut tak percaya.
"Kok bicaranya gitu sih kak? Aku kan cuma tanya, apa salahnya?" ujar Angel.
"Salah kamu itu, kenapa tadi kamu pake cerita ke mama papa kamu kalau aku pergi keluar? Jadinya kan aku dimarahin sama mereka, oh atau kamu emang senang ya aku digituin?" kesal Nayaka.
"Bukan begitu kak, mama papa gak marahin kamu kok. Mereka cuma ingetin kamu aja, kamu jangan salah paham gitu dong!" ucap Angel.
"Ngingetin gimana? Nada mereka tadi tinggi loh pas bicara sama aku, aku jadi berasa anak kecil yang lagi diomelin sama orangtuanya. Kamu paham gak sih?!" ujar Nayaka.
"I-iya kak, aku minta maaf ya! Lagian tadi aku udah bantu kamu loh kak, aku bilang ke mama papa kalau kamu perginya baru dan belum lama," ucap Angel.
"Tetap aja kan mereka marahin aku? Coba aja kamu gak bilang apa-apa ke mereka, mungkin mereka gak akan marahin aku kayak tadi!" ucap Nayaka.
"Ya mau gimana kak? Mama papa kan tahu sendiri kalau kamu gak ada disini tadi," ucap Angel.
"Seenggaknya kamu kasih alasan yang jelas kek gitu, misalnya aku pergi keluar karena mau beli sesuatu buat kamu," ucap Nayaka.
"Itu artinya aku bohong dong mas, lagian kamu kan juga bilang ke aku nya gak jelas," ucap Angel.
"Ah serah lah, aku males debat sama kamu! Sekarang aku mau tidur, jangan ganggu aku!" kesal Nayaka.
"Iya kak, aku juga mau tidur kok," lirih Angel.
Nayaka langsung mengambil posisi untuk tidur dengan memunggungi Angel, hal itu sontak membuat Angel merasa bersalah dan terus menyesal.
"Duh, kak Nayaka marah banget sama aku! Aku harus gimana ya buat bujuk kak Nayaka?" batin Angel.
Akhirnya Angel ikut berbaring di sebelah Nayaka, terus menatap sang suami dari samping dengan tatapan penuh harap.
"Kak, good night! Mimpi indah ya!" ucap Angel.
"Hm." hanya deheman pelan yang terdengar, Angel pun mengelus dadanya untuk lebih bersabar.
Tak lama kemudian, keduanya larut ke dalam alam mimpi yang indah.
Pagi harinya, Angel yang baru terbangun dibuat kaget karena Nayaka sang suami sudah tidak ada di sampingnya.
"Loh, kak Nayaka kemana ya? Apa dia udah bangun terus pergi tinggalin aku karena marah?" gumam Angel sembari bangkit dari tidurnya.
__ADS_1
Karena cemas, Angel pun beranjak dari tempat tidur untuk mencari Nayaka di sekitar kamar.
Untunglah tak lama Angel mendengar suara air yang mengalir dari dalam kamar mandi.
"Hah ada suara air? Ohh, berarti kak Nayaka lagi mandi di dalam. Syukurlah aku kira dia udah pergi tinggalin aku!" ucap Angel merasa lega.
Angel mendekat ke arah pintu, kemudian menyampaikan sesuatu pada Nayaka.
"Kak, aku siapin baju sama celananya ya? Aku taruh di atas kasur. Aku juga mau ke depan siapin sarapan, nanti abis selesai mandi kamu langsung nyusul ya!" ucap Angel sedikit berteriak.
Tak ada balasan dari Nayaka, namun Angel yakin pria itu mendengarnya.
Setelahnya, Angel langsung memilih keluar dari kamar untuk segera menyiapkan sarapan.
•
•
Sesudah mandi, Nayaka memutuskan keluar sesuai pesan Angel tadi.
Ia menemukan istrinya tengah sibuk di dapur menyiapkan sarapan untuk mereka.
Nayaka pun tersenyum singkat, lalu melangkah mendekati Angel di depan sana.
"Morning sayang!" sapa Nayaka dengan lembut.
"Morning kak!" balas Angel sambil tersenyum.
"Kamu kok masak lagi sih? Kenapa gak pesan aja lewat online biar gak capek?" tanya Nayaka.
"Umm, aku lebih suka masak sendiri kak. Lagian emang kakak gak mau ya makan masakan aku?" jawaban Angel.
"Ya jelas mau lah, cuma kan aku khawatir kamu kecapekan Angel," ucap Nayaka.
"Gapapa kak, aku malah senang masakin buat suami aku sendiri. Oh ya, kakak udah gak marah lagi kan sama aku?" ucap Angel.
"Emang siapa yang marah sama kamu?" Nayaka justru balik bertanya pada istrinya.
"Kakak lah, semalam kan kakak jutek banget sama aku. Apa kakak lupa?" ucap Angel.
"Ohh, iya maafin aku ya cantik! Semalam aku kebawa suasana aja, emang gak seharusnya aku kayak gitu ke kamu. Kamu mau kan maafin aku sayang?" ucap Nayaka.
"Pasti mau dong kak, yaudah aku lanjutin masak dulu ya? Kakak tunggu aja di meja, nanti aku anterin makanannya kesana!" ujar Angel.
"Siap sayang!" ucap Nayaka menurut.
__ADS_1
Cup!
Pria itu sempat mengecup leher Angel sebelum berlalu pergi menuju meja makan.
Angel merasa senang karena Nayaka ternyata sudah tidak marah padanya pagi ini.
Setelah dirasa aman dari sang istri, Nayaka mengambil ponselnya dan mulai menghubungi nomor Zefa.
📞"Halo Zef! Hari ini kita jadikan ketemuan?" ucap Nayaka di dalam telpon.
📞"Wah akhirnya kamu mau juga telpon aku duluan dan ajakin ketemuan! Jelas jadi dong mas, aku udah gak sabar banget malah pengen ketemu sama kamu! Kamu atur aja ya tempat sama jamnya, aku pasti siap buat ketemu kamu!" ucap Zefa dengan suara dibuat-buat.
📞"Okay! Kita ketemu di tempat kemarin, dua jam dari sekarang. Kamu mengerti kan Zefa?" ucap Nayaka.
📞"Ngerti kok mas, kalo gitu aku siap-siap dari sekarang ya? Aku mau dandan yang cantik sebelum ketemu kamu, supaya kamu makin tertarik sama aku," ucap Zefa.
📞"Iya, see you Zefa!" ucap Nayaka.
📞"Okay, see you too mas Nayaka yang ganteng!" balas Zefa.
Tut Tut Tut...
Nayaka menutup telpon, lalu beralih menghubungi Jefri sesuai rencana yang sudah mereka buat.
📞"Halo Jef!" ucap Nayaka di telpon.
📞"Iya bro, halo juga! Gimana gimana bro? Udah ada kabar dari si Zefa??" tanya Jefri.
📞"Udah, dia bilang siap dan mau diajak ketemuan. Nanti lu datang aja ke Maura cafe dua jam dari sekarang!" jawab Nayaka.
📞"Sip! Sekarang lu send aja foto dia ke gue, supaya gue bisa tahu dia kayak gimana," ucap Jefri.
📞"Oke, abis ini gue kirim fotonya ke lu! Thanks banget ya bro udah mau bantu gue!" ucap Nayaka.
📞"Sama-sama bro, inilah gunanya teman. Kalau salah satu ada yang butuh bantuan, kita harus saling bantu!" ucap Jefri.
📞"Hahaha, lu emang paling top dah! Yaudah ya gue tutup dulu?" ujar Nayaka.
📞"Iya bro, ditunggu foto Zefa nya!" ucap Jefri.
Nayaka langsung memutus telpon, kemudian mengirim foto Zefa ke nomor Jefri.
"Kak Nayaka!" panggil Angel tiba-tiba.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...