
Jefri saat ini masih bersama Zefa di sebuah taman bunga yang indah, ia mengajak wanita itu memakan es krim bersama sembari menikmati pemandangan di sekitar sana.
Zefa menurut saja mengikuti kemauan Jefri, meski dia tidak ingin melakukan itu karena ia sangat bosan dan tak mau berlama-lama bersama pria menyebalkan itu.
Namun, Zefa tak memiliki pilihan lain untuk saat ini. Ia pun terpaksa menuruti Jefri agar karirnya masih bisa meninggi, lagipun ia belum tahu dimana Nayaka berada.
"Dimakan dong es krimnya, meleleh tuh nanti!" ucap Jefri sambil menatap Zefa.
"Iya," balas Zefa singkat. Ia menjilat es krim di tangannya perlahan tanpa berpaling dari langit biru di atas sana.
"Kamu demen banget kayaknya lihat ke atas, padahal cuma ada langit. Apa enaknya ngeliatin langit?" tanya Jefri penasaran.
"Nyokap aku udah gak ada, cuma dengan ngeliat langit kayak gini yang bisa bikin aku tenang. Soalnya aku ngerasa nyokap selalu ada disana dan liatin aku sambil senyum," jawab Zefa.
"Oalah, sedih juga ya dengar cerita kamu? Pasti nyokap kamu bakalan sedih deh kalau tau anaknya suka godain suami orang," ujar Jefri.
Deg!
Zefa langsung menatap Jefri dengan dua mata membulat lebar dan tangan terkepal.
"Kamu bicara apa sih?!" kesal Zefa.
"Kenapa? Kamu marah? Yang aku bicarain tadi itu kan benar, kamu emang suka godain Nayaka alias suaminya Angel. Kasihan mama kamu di atas sana Zefa, mendingan kamu tobat deh daripada bikin mama kamu sedih!" ucap Jefri.
"Kamu gausah sok tahu! Mama gak mungkin sedih gara-gara aku, jadi kamu jangan bikin aku merasa bersalah ya!" ucap Zefa.
"Aku cuma kasih tau kamu, ya terserah kalau kamu gak mau dengar. Daripada kamu susah-susah kejar Nayaka, lebih baik kamu terima aku yang udah jelas masih single dan suka kamu," ucap Jefri.
"Iya kita sama-sama single, tapi aku gak suka sama kamu Jefri!" tegas Zefa.
"Rasa suka itu bisa muncul perlahan-lahan seiring waktu, buktinya kamu yang awalnya gak suka Nayaka langsung suka kan? Begitu juga bisa terjadi diantara kita nantinya Zefa," ucap Jefri.
"Kamu kenapa maksa banget sih? Segitu jomblonya ya kamu sampe maksa-maksa orang buat suka sama kamu?!" ujar Zefa.
"Aku cuma gak mau kamu terus-terusan ganggu rumah tangganya Nayaka dan Angel, karena itu perbuatan yang gak benar. Disini aku pengen menyelamatkan kamu dari dosa," ucap Jefri.
"Halah kamu gausah sok suci deh Jef!" sentak Zefa.
"Bukan sok suci, emang begitu nyatanya Zefa. Kamu stop deketin suami orang!" ucap Jefri.
__ADS_1
"Suka-suka aku dong, siapa kamu berani larang-larang aku?!" ujar Zefa.
"Aku sahabat dari pria yang kamu godain Zefa, dan aku gak mau dia tergoda sama kamu lalu tinggalin istrinya gitu aja!" tegas Jefri.
"Apa perduli kamu? Biarin aja kalau dia emang mau cerai sama istrinya, toh itu bukan urusan kamu. Jangan pernah ikut campur sama urusan orang lain deh, cuma sahabat kok sok banget!" ucap Zefa.
"Gini-gini aku juga punya hati yang baik tau, aku gak pengen sahabat aku rumah tangganya rusak gara-gara kamu. Jadi, lebih baik kamu godain aku aja Zefa!" ucap Jefri.
"Hih ogah! Aku gak suka sama kamu Jefri! Ngapain aku godain kamu?" ujar Zefa.
"Yaudah, disukain aja dong!" ucap Jefri.
"Gak jelas ah kamu! Lepasin aku, aku mau pergi!" kesal Zefa.
"Kalau gak mau gimana??" goda Jefri.
•
•
Disisi lain, Nayaka terbangun dari tidurnya dan bangkit duduk di atas ranjang. Ia melirik sekilas ke arah Angel yang masih terpejam di sampingnya.
Ya wanita itu memang belum bangun, ia masih larut dalam mimpinya karena kelelahan. Dan Nayaka pun tidak mau membangunkannya.
Pria itu memilih beranjak dari tempat tidur, meraih ponselnya dari atas nakas lalu menghubungi Jefri untuk bertanya mengenai Zefa.
"Kira-kira si Jefri berhasil gak ya bujuk Zefa buat enggak ganggu saya lagi?" gumamnya.
Namun, sayangnya telpon darinya tidak diangkat oleh Jefri. Ia merasa bingung mengapa temannya itu tidak mau mengangkat telponnya.
"Kok gak diangkat sih? Apa dia masih sama Zefa? Padahal saya udah penasaran banget," ujar Nayaka.
"Kak?" tiba-tiba Angel bersuara seraya duduk di sebelahnya, membuat Nayaka sangat kaget.
"Hah Angel? Ngapain kamu bangun sayang? Emang udah gak ngantuk?" tanya Nayaka.
"Abisnya kamu ngoceh sendiri, kamu lagi apa sih kak?" ucap Angel.
"Eee aku pengen telpon teman aku tadinya, tapi malah gak diangkat. Coba deh siapa yang gak kesel kalo digituin? Ngeselin banget emang tuh orang!" ujar Nayaka.
__ADS_1
"Sabar kak! Mungkin teman kakak lagi sibuk atau ada urusan penting, nanti dicoba aja telpon dia lagi kalau udah gak sibuk!" ucap Angel.
"Iya sayang, duh manisnya!" Nayaka merasa gemas dan langsung mencolek dagu istrinya.
"Ahaha, kamu baru bangun aja udah gombal ih!" ucap Angel merasa tersipu.
"Aku masih mending, lah kamu baru bangun udah cantik begini. Mana senyumnya manis banget lagi, aku jadi gak tahan lihatnya," ucap Nayaka.
"Kamu mah gombal terus! Aku masih ngantuk nih gara-gara kamu jadi kebangun," ucap Angel.
"Iya iya sayang, mau aku kelonin lagi apa gimana? Yuk sini kita tiduran lagi!" ucap Nayaka.
"Enggak, kalo dikelonin kamu nanti malah gak tidur-tidur. Mending kita keluar kamar terus lihat-lihat sekitar rumah, aku penasaran sama kolam renang disini," ucap Angel.
"Oh boleh, sekalian kamu mau berenang? Yuk aku temenin!" ucap Nayaka.
"Gak juga kak, aku kan gak bisa berenang. Paling cuma main-main di pinggir kolamnya aja," ucap Angel.
"Mau aku ajarin berenang?" tanya Nayaka.
"Emang kamu bisa?" Angel berbalik bertanya pada suaminya.
"Yeh kamu ngeremehin aku? Aku jelas bisa lah, masa cuma berenang aja gak bisa?" ujar Nayaka.
"Hilih sombong! Yaudah, ayo ajarin aku berenang sampai aku bisa!" ucap Angel.
"Tenang aja, aku ini ahli dalam berenang! Dulu aku juara satu lomba renang tingkat RT," ucap Nayaka.
"Iyain, udah ah ayo buruan!" ajak Angel.
"Sabar sayang! Kamu gak mau mandi dulu? Aku udah lengket banget nih, kita mandi bareng yuk!" ucap Nayaka.
"Nanti aja ah, aku mau berenang dulu kak! Katanya tadi kamu mau ajarin aku," rengek Angel.
"Iya deh, aku emang paling gak bisa tolak kemauan istri aku yang cantik ini. Yuk kamu ganti baju dulu biar enak berenangnya!" ucap Nayaka.
Angel mengangguk pelan, lalu Nayaka menarik tangannya membawa wanita itu bangkit dari tempat tidur untuk berganti pakaian.
Nayaka memaksa menggantikan pakaian sang istri disana, meskipun Angel sempat menolak tapi akhirnya dia menurut saja dengan suaminya itu.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...