
Angel kembali menemui kedua orangtuanya sembari membawakan dua gelas minuman untuk mereka yang sudah menunggu di sofa.
Terlihat Tata serta Ferdi langsung mengalihkan pandangan ke arah putri mereka, lalu tersenyum dan mengusap pundak sang putri.
"Ma, pa, ini minumannya diminum dulu!" ucap Angel seraya meletakkan dua gelas di atas meja.
"Terimakasih sayang! Sini kamu duduk dulu di sebelah mama!" pinta Tata.
"Oh iya ma," Angel menurut lalu duduk di samping sang mama.
"Suami kamu kemana sayang? Daritadi kok mama sama papa gak lihat dia?" tanya Tata.
"Eee kak Nayaka lagi pergi sebentar ma, katanya sih ada urusan di luar," jawab Angel.
"Urusan apa? Masa baru sehari nikah dia udah tinggalin kamu begini sih?" tanya Tata.
"Aku juga gak tahu ma, kak Nayaka gak jelasin secara rinci dia punya urusan apa. Aku juga gak berani tanya-tanya terlalu dalam, takutnya kak Nayaka marah," jawab Angel.
"Haduh, harusnya Nayaka gak boleh begitu! Kalian kan baru satu hari menikah," ujar Tata.
"Iya Angel, nanti papa mau bicara sama Nayaka begitu dia pulang," timpal Ferdi.
"Jangan marahin kak Nayaka ya pa, ma!" pinta Angel.
"Gak akan sayang, kami cuma mau tegur dia dan nasehati dia. Supaya lain kali dia gak begini lagi, masa istrinya ditinggal sendirian di apartemen?" ucap Ferdi.
"Aku sebenarnya gak masalah pa, toh kak Nayaka bilang cuma mau pergi sebentar. Lagian sekarang kan ada papa sama mama disini, jadi aku gak sendirian lagi," ucap Angel.
"Emang iya sih sayang, tapi kan gak ada salahnya kalau papa tegur dia. Takutnya besok dia malah begini lagi," ucap Ferdi.
"Iya pa," lirih Angel.
"Yaudah, Nayaka tadi pergi dari jam berapa?" tanya Tata.
"Umm.." Angel tampak berpikir sejenak.
"Kalau aku jujur sama mama, nanti mama papa malah makin marah sama kak Nayaka," batin Angel.
"Kenapa sayang? Kok kamu diam aja? Jawab yang jujur ya Angel!" ujar Tata.
"Iya ma, kak Nayaka baru pergi sejam yang lalu kok. Paling sebentar lagi dia juga balik, udah lah mama sama papa gausah khawatir!" ucap Angel.
"Oh gitu, tapi kamu udah makan kan sayang?" tanya Tata.
"Udah kok ma, tadi aku sarapan bareng kak Nayaka. Mama sama papa sendiri gimana?" jawab Angel.
__ADS_1
"Ya jelas udah dong, gak mungkin kita kesini kalau belum makan. Kamu kan tahu sendiri papa kamu kayak gimana," ucap Tata.
"Hahaha, iya juga ya. Eh tapi mama sama papa mau cobain masakan aku gak?" ujar Angel.
"Hah? Emang kamu masak sayang?" tanya Tata sedikit terkejut.
"Iya nih ma, soalnya tadi aku mikir daripada beli online mending masak sendiri mumpung ada bahan-bahannya. Dan mama tahu gak? Kak Nayaka tadi bilang masakan aku enak banget tau," jelas Angel.
"Wah bagus itu sayang! Kamu memang harus bikin suami kamu senang! Boleh dong mama sama papa coba masakan kamu," ucap Tata.
"Iya, papa juga penasaran nih. Kira-kira kayak apa ya rasa masakan anak papa yang cantik ini?" timpal Ferdi.
"Sebentar ya pa, ma? Aku mau ambilin makanannya dulu di belakang," ucap Angel sambil tersenyum.
"Oke sayang!" ucap Tata dan Ferdi bersamaan.
Angel bangkit dari duduknya, kemudian melangkah menuju dapur untuk mengambil makanan yang ia masak sebelumnya.
"Huh syukurlah mama sama papa gak bahas kak Nayaka lagi!" batin Angel merasa lega.
•
•
"Nah, jadi lu mau ngomong apa nih sama gue? Kayaknya serius banget sampai lu ajak gue ketemuan disini," tanya Jefri.
"Oh iya siap, lu tenang aja gue bisa jaga rahasia kok!" ucap Jefri.
"Jadi gini bro, sebelum gue nikah sama istri gue, gue sempat tidur sama perempuan lain," ucap Nayaka pelan.
"Hah apa??" kaget Jefri.
"Sssttt jangan keras-keras! Gue gak mau ada yang denger pembicaraan kita!" pinta Nayaka.
"I-iya bro, sorry sorry! Abisnya gue kaget banget, kok bisa lu tidur sama cewek lain? Terus, istri lu tau apa kagak?" ujar Jefri.
"Jangan sampai tau bro! Lagian waktu itu gue dijebak sama tuh cewek, dia taruh obat di minuman gue," ucap Nayaka.
"Waduh!" ujar Jefri.
Jefri benar-benar tak menyangka sohibnya ternyata dijebak oleh seorang perempuan untuk tidur bersamanya.
"Lo emang gak sadar bro kalo di minuman itu ada obat panasnya?" tanya Jefri.
"Enggak bro, ya gimana gue bisa nyadar coba? Kan kelihatannya itu minuman biasa, jadinya ya gue minum aja sampai sisa setengah. Eh abis itu gue malah ngerasa panas banget," jelas Nayaka.
__ADS_1
"Gawat sih ini bro! Terus gimana sama si cewek yang lu tidurin itu? Dia ada gangguin hidup lu?" tanya Jefri.
"Itu dia yang gue cemasin, dia selalu aja telpon gue dan gangguin gue sama Angel. Bahkan dia juga ngancem mau ngadu ke Angel kalau gue gak mau nurut sama dia," jawab Nayaka.
"Emang ceweknya siapa sih bro? Lu kenal sama dia?" tanya Jefri penasaran.
"Gak terlalu kenal, cuma dia model sama kayak gue. Kebetulan waktu itu kita ketemu karena ada projek bareng," jawab Nayaka.
"Umm, ini ribet sih. Tuh cewek kayaknya emang naksir sama lu bro, dia pengen lu jadi milik dia," ucap Jefri.
"Mungkin gitu, soalnya dia ada bilang kalo dia siap buat jadi yang kedua. Gila gak tuh bro?!" ujar Nayaka.
"Hahaha, yaudah bro lu nikahin aja dia! Bukannya untung di lu ya punya dua istri?" kekeh Jefri.
"Untung darimana? Gue gak cinta sama dia, gimana bisa gue nikahin dia? Lagian gue juga gak mau bikin Angel sakit hati!" tegas Nayaka.
"Ya ya ya, terus menurut lu gimana?" tanya Jefri.
"Kok lu malah nanya ke gue sih? Justru gue minta lu dateng kesini karena gue butuh saran dari lu, ayo dong kasih gue saran kek gitu!" pinta Nayaka.
"Eee susah sih bro, mungkin gue perlu ketemu sama tuh cewek biar kita bisa ngobrol berdua," ucap Jefri.
"Boleh tuh, barangkali aja dia naksir sama lu kan. Jadinya dia gak gangguin hidup gue lagi," ucap Nayaka.
"Yeh sembarangan aja lu kasih bekasan lu ke gue! Gini-gini gue juga punya selera bro," ucap Jefri.
"Walaupun bekasan, tapi dia cakep loh bro. Dia kan model papan atas, yakin lu gak bakal naksir sama dia?" ucap Nayaka.
"Tetap aja dia udah dibobol sama lu, gue maunya yang fresh bro," ucap Jefri.
"Ya serah lu deh, yang penting lu bisa bantu gue lepas dari gangguan tuh cewek!" ucap Nayaka.
"Lu atur aja pertemuan gue sama tuh cewek," ucap Jefri.
"Oke! Lu bisanya kapan?" tanya Nayaka.
"Besok sabi sih," jawab Jefri.
"Yaudah, nanti gue yang urus. Thanks ya bro udah mau bantu gue!" ucap Nayaka.
"Sama-sama bro," ucap Jefri.
Mereka berpelukan sejenak sebelum memesan minuman disana.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...