Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos
Bab 27. Ke rumah mama papa


__ADS_3

Sesudah menyelesaikan aktivitas makan siang mereka, kini Angel dan Nayaka pergi dari mall tersebut dengan membawa barang belanjaan yang sebelumnya juga sudah mereka beli.


Angel tampak sangat bahagia saat ini, belum pernah ia dibelanjakan sebanyak ini oleh Nayaka dan diajak bersenang-senang seperti ketika kecil dulu.


"Kamu suka sayang aku ajak jalan-jalan sambil belanja hari ini?" tanya Nayaka menatap istrinya.


"Bukan suka lagi sayang, suka banget. Aku senang banget bisa pergi ke mall bareng kamu, apalagi dibelanjain suami aku sendiri," jawab Angel.


"Ahaha, aku juga senang lihat kamu senang istriku. Kapan-kapan kita belanja bareng kayak gini lagi ya?" ucap Nayaka.


"Jangan sering-sering mas! Mending uangnya tuh ditabung buat masa depan kita," ucap Angel.


"Iya sih kamu benar, tapi gapapa lah kalau bikin kamu senang mah. Lagian juga kan gak terlalu sering sayang," ucap Nayaka.


"Iya sayang, tapi tetap kita juga harus mikir masa depan. Biaya hidup itu makin hari makin mahal, apalagi nanti kalau kita udah punya anak," ujar Angel.


"Kamu udah ngomongin anak aja, emang mau punya anak sekarang? Udah siap kamu sayang?" tanya Nayaka menggoda.


"Eee a-aku..."


Nayaka tersenyum lebar melihat keraguan di wajah istrinya, entah mengapa Angel selalu terlihat menggemaskan disaat seperti ini.


"Gak perlu dijawab sekarang, kalo kamu masih belum siap ya gapapa. Aku bisa tunggu sampai kamu siap kok sayang, yang penting kita selalu main pake pengaman," ucap Nayaka.


"Sebenarnya aku gak mau kecewain kamu sayang, tapi gimana ya?" gumam Angel.


"Udah tenang aja! Nanti kalau kamu udah siap, baru kamu bilang sama aku! Sekarang kita pikirin masa kini aja dulu!" ucap Nayaka.


"Iya kak, tapi aku boleh minta sesuatu lagi gak sama kamu?" tanya Angel.


"Apa tuh sayang? Boleh kok, bilang aja kamu mau apa!" jawab Nayaka.


"Aku mau mampir ke rumah mama papa dulu kak, aku pengen kasih hadiah yang kamu beliin tadi di mall ke mama papa," ucap Angel.


"Ohh, iya boleh sayang. Yaudah ini aku arahin ke rumah papa kamu ya?" ucap Nayaka.


"Iya kak, makasih!" ucap Angel sambil tersenyum.


Nayaka membalas singkat senyum Angel, lalu mengarahkan mobilnya menuju tempat tinggal Tata serta Ferdi.


"Kira-kira mama papa suka gak ya sama hadiah ini?" tanya Angel.


"Pasti suka dong, itu kan kamu yang beliin. Udah kamu jangan mikir yang enggak-enggak dulu!" jawab Nayaka.


"Aku cuma khawatir aja kak," ucap Angel.

__ADS_1


"Gak mungkin juga orang tua kamu gak suka, mereka pasti suka apapun pemberian dari putri mereka. Udah ya kamu tenang aja istriku yang cantik!" ucap Nayaka mengusap puncak kepala Angel.


"Iya kak, aku selalu tenang tiap kali diusap sama kamu kayak gini," ucap Angel.


"Aku juga suka usap-usap kamu kok, soalnya rambut kamu halus banget dan enak buat disentuh. Apalagi wajah kamu yang halus dan cantik itu," ucap Nayaka.


"Hahaha, tapi sekarang kamu fokus nyetir dulu aja jangan sambil elus-elus aku terus! Nanti yang ada kamu bisa nabrak loh," ucap Angel.


"Iya iya sayang," ucap Nayaka patuh.


Nayaka pun kembali fokus menyetir dengan menatap ke depan, namun meski begitu ia masih saja memandang wajah Angel sesekali karena tidak bisa berpaling darinya.


Angel hanya terkekeh dengan menggelengkan kepala saat Nayaka berulang kali menoleh ke arahnya saat sedang menyetir, ia senang sekaligus juga was-was.




Sesampainya di depan rumah Ferdi, sepasang suami-istri itu turun dari mobil membawa barang belanjaan yang mereka beli sebelumnya di mall.


Nayaka tampak mengambil semua tas yang dibawa istrinya, ia tidak mau sang istri merasa kelelahan atau apalah itu.


"Biar aku aja yang bawa," ucap Nayaka.


"Duh, kamu perhatian banget sih sama aku sayang!" ucap Angel sambil tersenyum.


"Ah kamu ih gombal terus!" Angel tersipu.


"Gak ada yang gombal sayang, udah yuk kita pencet belnya dan temuin mama papa kamu!" ajak Nayaka.


"Iya kak, kamu udah keberatan ya bawa barang-barang itu?" goda Angel.


"Hah mana ada? Ini enteng kok gak berat, gendong kamu aja aku kuat apalagi cuma ini," ujar Nayaka.


"Kamu ih ada-ada aja! Kapan kamu gendong aku coba??" ujar Angel.


"Oh kamu lupa? Mau aku gendong lagi sekarang biar tau?" tanya Nayaka.


"Enggak ah, buat apa digendong kalo udah sejengkal dari rumah papa?" jawab Angel.


"Hahaha..." Nayaka tertawa keras dan maju mendekati bel.


"Eh kak, biar aku aja yang tekan belnya. Kamu kan udah bawa barang-barang itu banyak banget, pasti susah mencetnya," cegah Angel.


"Ya oke deh, suka-suka kamu aja sayang!" ucap Nayaka sambil tersenyum.

__ADS_1


Angel mengangguk lalu menekan bel di depan rumah papanya seraya memanggil-manggil agar ada yang mendengarnya.


Ting nong ting nong


"Mama, papa, selamat siang! Ini aku Angel, anak mama sama papa yang paling cantik dan imut!" ucap Angel dengan pedenya.


"Wah ternyata istriku ini sekarang udah mulai meningkat ya kepedean nya? Bagus deh, jadi kamu jangan insecure terus!" ucap Nayaka.


"Kan kamu yang bikin aku gak insecure, karena kamu terus muji-muji aku," ucap Angel.


"Emang itu tujuan aku sayang, supaya kamu gak insecure dan merendah terus. Karena kamu itu emang cantik banget plus manis gak ada obat," ucap Nayaka.


"Iya iya, udah ah jangan gombal!" ujar Angel.


Ceklek


Tak lama pintu terbuka, Tata muncul dari dalam sana dan sontak tersenyum begitu melihat putri serta menantunya ada disana.


"Eh kalian? Wah pengantin baru ini udah kesini aja!" ucap Tata tampak sangat gembira.


"Hehe, halo ma!" Angel tersenyum kemudian mencium punggung tangan mamanya, disusul Nayaka setelahnya.


"Kalian ini pada abis darimana? Belanja?" tanya Tata.


"Iya ma, tadi tiba-tiba aja kak Nayaka ngajakin aku ke mall dan beliin aku banyak barang sama gelang baru ini," jawab Angel sembari menunjukkan gelang emas pemberian suaminya.


"Wah cantik banget gelangnya sayang!" ujar Tata.


"Iya dong ma, oh ya ini juga ada hadiah buat mama papa dari kita berdua," ucap Angel yang juga menunjukkan barang-barang belanjaan untuk orangtuanya.


"Hah? Ini apa aja sayang? Kok banyak banget?" tanya Tata penasaran.


"Nanti mama bisa cek di dalam, semoga mama papa suka deh!" jawab Angel.


"Harusnya kalian gak perlu lah beliin apa-apa buat mama atau papa," ucap Tata.


"Gapapa ma, ini kan sekalian aja. Soalnya tadi Angel kepikiran buat beliin ini semua untuk mama sama papa," ucap Nayaka.


"Makasih banyak ya Nayaka, Angel!" ucap Tata.


"Sama-sama ma," ucap Nayaka dan Angel bersamaan.


"Yaudah yuk masuk!" ajak Tata.


Setelahnya, mereka bertiga pun masuk bersama-sama ke dalam rumah dengan membawa barang-barang tersebut.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2