
Keesokannya saat pulang sekolah, Nayaka menepati janjinya untuk menjemput gadis itu dan datang ke sekolahnya.
Ia tersenyum lebar menatap Angel yang sudah berdiri di depan gerbang, menghampiri gadis mungil itu lalu mengusap puncak kepalanya.
"Siang cantik! Sorry ya aku lama datangnya! Kamu pasti capek nunggu ya?" ucap Nayaka.
"Enggak kok, nunggu kamu mah aku gak pernah capek. Aku malah senang menghabiskan waktu buat nunggu kamu datang, selama apapun itu pasti aku tunggu!" ucap Angel.
"Ah masa? Emangnya kamu kuat berdiri terus disini kalau aku datangnya lama?" tanya Nayaka.
"Ya kan aku bisa duduk," jawab Angel.
"Hahaha, itu curang dong namanya. Yaudah, kita langsung ke mobil aja yuk!" ajak Nayaka.
"Eh tunggu kak!" Angel menahan Nayaka.
"Kenapa cantik? Ada yang ketinggalan?" tanya Nayaka bingung.
"Semalam kakak bilang mau kasih aku hadiah istimewa hari ini, mana hadiahnya kak? Aku udah penasaran banget tau pengen tau," ujar Angel.
"Oh itu, iya ini aku mau kasih unjuk ke kamu. Hadiahnya bakal aku kasih di apartemen aku nanti, makanya sekarang kita kesana biar kamu gak penasaran lagi!" ucap Nayaka.
"Kenapa harus di apartemen kamu? Kan bisa di rumah om Her atau siapa gitu," tanya Angel.
"Aku maunya disana, supaya kita bisa bebas berduaan tanpa takut apapun," ucap Nayaka.
"Yaudah deh, yang penting aku bisa tahu hadiah istimewa yang mau kamu kasih ke aku itu apa. Tapi, awas aja ya kalau hadiahnya ternyata biasa aja dan gak istimewa!" ucap Angel.
"Waduh! Aku bisa jamin sama kamu sayang, hadiah kali ini sangat istimewa! Malah lebih istimewa dibanding hadiah sebelumnya," ucap Nayaka.
"Masa??" tanya Angel tak percaya.
"Iyalah, makanya ayo cepet kita ke apartemen aku biar kamu tahu sendiri!" jawab Nayaka.
"Okay!" singkat Angel.
Disaat mereka hendak pergi, tiba-tiba Leo muncul menghalangi jalan keduanya.
"Hai Angel!" pria itu hanya menyapa Angel, yang tentunya amat membuat Nayaka geram.
"Hey! Apa yang kamu mau, ha?!" tegur Nayaka.
"Oh ya, maaf saya gak lihat tadi! Hai juga bang Nayaka!" ucap Leo dengan santai.
"Mau apa kamu cegat kita?" tanya Nayaka dingin.
"Gak ada apa-apa kok bang, saya cuma mau nyapa kalian aja. Sekalian saya mau ucapin selamat ulang tahun buat Angel, soalnya semalam saya kan gak bisa hadir ke pestanya," jawab Leo.
"Gapapa kak, makasih ya atas ucapannya!" kata Angel sambil tersenyum.
__ADS_1
"Sama-sama cantik, semoga kamu sehat terus dan semua yang kamu inginkan terwujud ya!" ucap Leo.
"Aamiin, makasih banyak kak!" ucap Angel.
"Oh ya, ini kado buat kamu." Leo menyodorkan sebuah kotak hadiah kepada Angel.
"Hah??" Angel terkejut dan bingung melihatnya. Ia melirik sekilas ke arah Nayaka seakan meminta izin pada lelaki itu.
Dan saat Angel hendak mengambilnya, Nayaka dengan cepat menarik tangan gadisnya.
"Awhh!!" Angel memekik kaget.
"Kamu jangan ambil kado dari dia itu! Saya gak suka ada laki-laki lain yang sembarangan kasih hadiah buat kamu," tegas Nayaka.
"Loh, salahnya dimana bang? Angel kan ulang tahun, saya sebagai teman cuma mau kasih hadiah buat dia. Bukannya memang begitu ya biasanya?" ucap Leo membela diri.
"Kalau kamu itu beda maksud, saya bisa tahu. Udah ayo kita pergi aja Angel, kamu jangan pernah dekat-dekat sama dia!" ucap Nayaka.
"Eee.."
Angel akhirnya pasrah mengikuti kemauan Nayaka, mereka pun masuk ke mobil meninggalkan Leo.
•
•
Di perjalanan, Angel melihat wajah Nayaka masih tampak geram dan emosi.
"Kak.."
"Hm?" Nayaka berdehem pelan tanpa menoleh ke arah Angel, pria itu terus fokus menyetir seolah tak memperdulikan panggilan Angel.
"Kak, kakak marah sama aku? Aku sama kak Leo gak dekat kok, tapi dia emang sering nyamperin aku sih kalo di sekolah," ucap Angel.
"Nah kan, laki-laki itu tuh nyebelin banget. Dia suka sama kamu sayang, makanya aku kesel sama dia! Padahal dia kan udah tahu kalau kamu punya aku, apa coba maksudnya kayak gitu?!" kesal Nayaka.
"Sabar kak! Belum tentu juga kak Leo suka sama aku, kamu jangan salah paham dan kebawa emosi dulu!" ucap Angel.
"Aku bisa tahu perasaan dia sayang, kelihatan kok dari cara dia mandang kamu tadi," ujar Nayaka.
"Ya kalaupun dia suka sama aku, masalahnya dimana kak? Yang penting kan aku gak balas perasaan dia ke aku," ucap Angel dengan polosnya.
"Ta-tapi aku tetap gak suka lihatnya sayang, dia itu kelihatan banget mau rebut kamu dari aku!" ucap Nayaka.
"Tenang kak, aku cuma cinta sama kakak! Gak mungkin kak Leo bisa rebut aku dari kamu, sabar ya kak!" ucap Angel sambil tersenyum.
"Okay, emang semuanya ada di kamu. Aku harap kamu gak kepincut sama dia ya!" ucap Nayaka.
"Iya kak Nayaka sayang, gak mungkin juga aku kepincut sama kak Leo. Aku ini kan cuma cinta dan sayang sama kamu, udah ya jangan dipikirin lagi!" ucap Angel.
__ADS_1
"Iya iya, aku percaya sama kamu. I love you my Angel," ucap Nayaka.
"I love you too, kak.." Angel membalas dengan senyum manisnya dan wajah manjanya.
Tak lama, mereka akhirnya tiba di apartemen Nayaka. Pria itu langsung mengajak Angel turun dari mobil dan masuk ke dalam apartemen itu.
"Yuk kita masuk!" ajak Nayaka.
Angel mengangguk singkat, kini keduanya sudah berada di dalam lift yang kosong dan hanya ada mereka berdua.
Karena tak ada siapapun disana, Nayaka memberanikan diri memeluk gadisnya cukup erat dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Angel.
"Kamu wangi sekali sayang, aku suka banget hirup wangi kamu ini," ucap Nayaka.
"Mmhhh kak jangan begini!" Angel merasakan geli dan mencoba menghindari Nayaka, tetapi gagal.
"Gapapa, mumpung gak ada orang. Aku selalu gak bisa tahan kalo berduaan sama kamu kayak gini," ucap Nayaka sensual.
Angel merasakan hawa aneh menjalar di tubuhnya saat lelaki itu terus menciumi ceruk lehernya.
"Kak udah!" pinta Angel.
Ting
Pintu lift terbuka, Nayaka sedikit terkejut dan spontan menghentikan aksinya.
"Kita lanjut di kamar sayang," bisik Nayaka sembari menjilat cuping telinga gadisnya.
Lalu, mereka pun keluar dari lift dan melangkah menuju apartemen pria itu.
Ceklek
Tanpa menunggu lama, Nayaka membuka pintu dan membawa Angel masuk ke dalam. Tak lupa ia mengunci kembali pintu, lalu bersama Angel duduk di sofa.
"Kak, mana hadiah istimewa nya?" tanya Angel.
Nayaka tersenyum, meraih dua tangan Angel dan mengecupnya.
"Kamu mau jadi milik aku seutuhnya sayang?" Nayaka berbalik bertanya pada gadisnya.
"Iyalah kak, aku kan sayang sama kakak," ucap Angel.
"Good girl!" puji Nayaka.
Dan kembali Nayaka menyelipkan rambut di sela-sela telinga Angel lalu membisikkan sesuatu padanya, "Aku mau bawa kamu ke surga dunia, itu hadiah istimewanya," ucap Nayaka sensual.
Seketika tubuh Angel menegang, ucapan Nayaka benar-benar membuatnya salah tingkah.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...