Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos
Bab 15. Terjadi juga


__ADS_3

Ting


Pintu lift terbuka, Nayaka sedikit terkejut dan spontan menghentikan aksinya.


"Kita lanjut di kamar sayang," bisik Nayaka sembari menjilat cuping telinga gadisnya.


Lalu, mereka pun keluar dari lift dan melangkah menuju apartemen pria itu.


Ceklek


Tanpa menunggu lama, Nayaka membuka pintu dan membawa Angel masuk ke dalam. Tak lupa ia mengunci kembali pintu, lalu bersama Angel duduk di sofa.


"Kak, mana hadiah istimewa nya?" tanya Angel.


Nayaka tersenyum, meraih dua tangan Angel dan mengecupnya.


"Kamu mau jadi milik aku seutuhnya sayang?" Nayaka berbalik bertanya pada gadisnya.


"Iyalah kak, aku kan sayang sama kakak," ucap Angel.


"Good girl!" puji Nayaka.


Dan kembali Nayaka menyelipkan rambut di sela-sela telinga Angel lalu membisikkan sesuatu padanya, "Aku mau bawa kamu ke surga dunia, itu hadiah istimewanya," ucap Nayaka sensual.


Seketika tubuh Angel menegang, ucapan Nayaka benar-benar membuatnya salah tingkah.


"Ma-maksud kakak apa? Surga dunia itu apa? Emangnya ada ya surga di dunia? Bukan semua surga adanya di akhirat?" tanya Angel keheranan.


"Ada sayang, dan aku bisa wujudin itu ke kamu. Jadi, kamu mau atau enggak Angel sayang?" ucap Nayaka tak henti-hentinya mencumbu leher gadisnya.


"Uhh terserah kakak aja.." Angel tak memiliki pilihan lain, ia pun menurut saja walau belum mengerti apa yang dimaksud Nayaka.


"Okay, aku akan lakukan itu sayang!" ucap Nayaka.


Dengan hati-hati Nayaka mendekap tubuh Angel dari samping, dan mulai memakan bibir ranum gadis itu.


Angel yang belum berpengalaman, tak tahu harus melakukan apa saat ini. Ia hanya diam saja saat Nayaka terus berkutat di bibirnya.


"Buka mulut kamu sayang!" perintah Nayaka di sela-sela ciumannya.


Angel menurut dan membuka mulutnya, seketika itu juga Nayaka menelusupkan lidahnya menyusuri rongga mulut gadisnya.


"Mmppphhh mmppphhh.." Angel mulai kehabisan nafas dan terus memukul-mukul dada Nayaka.


Nayaka yang mengerti pun melepaskan tautan itu, ia tersenyum lebar saat Angel langsung mengambil nafas dalam-dalam.


"Kak, aku hampir kehabisan nafas tau!" protes Angel.

__ADS_1


"Hahaha, maaf sayang! Ini baru awal, nanti kamu pasti menikmati kok," ucap Nayaka.


"Tapi kak—uhh.." ucapan Angel terpotong saat Nayaka tiba-tiba sudah berada di lehernya.


Pria itu mengecup, menyesap sampai meninggalkan bekas di leher gadisnya. Ia terus melakukan itu hingga membuat Angel merinding.


"Kaakkhh.."


Nayaka pun menidurkan tubuh Angel di sofa sambil melu-mat kembali bibirnya, kedua tangannya bergerak melepas kancing seragam sekolah Angel dan sesekali mere-mas benda kenyal gadis itu.


Tak berselang lama, keduanya sudah sama-sama naked. Nayaka masih terus melancarkan aksinya dengan memberi tanda di setiap inci tubuh gadisnya tanpa ada yang terlewati.


"Kamu menyukai ini baby?" tanya Nayaka sensual.


"Emmhh iya kak.." jawab Angel dengan mata terpejam.


Mereka bahkan sudah berpindah ke ranjang, dengan posisi Nayaka berada di atas Angel dan satu jarinya masuk ke inti gadis itu.


"Kamu mau yang lebih dari ini sayang?" tanya Nayaka sembari mencubit titik puncak Angel.


"Akh iyah kak!" jawab Angel yang sudah terbawa suasana.


Angel sadar ini salah, tapi memang sungguh ia tak bisa menolak karena semuanya begitu nikmat.


Nayaka sudah mulai menekan-nekan miliknya di bawah sana, membuat Angel tanpa sadar bersuara panjang merasakan sensasi kenikmatan.


Jlebb




Hari sudah malam, terlihat Angel masih tertidur pulas di samping Nayaka dengan tubuh polos tanpa sehelai benangpun.


Nayaka tersenyum memandangi wajah gadisnya yang baru saja ia gagahi itu, kini ia merasa lega karena telah berhasil memiliki Angel seutuhnya.


Cup


Pria itu mengecup pipi Angel, mengusap rambutnya perlahan agar wanita itu tidak terbangun dari tidurnya.


"Kamu cantik banget! Aku puas bisa jadi yang pertama buat kamu!" lirih Nayaka.


"Emang aku udah pernah lakuin itu sebelumnya, jadi aku minta maaf ya sama kamu Angel karena kamu bukan wanita pertama yang aku gagahi!" sambungnya.


Tangisnya pecah sesaat setelah ia mengingat malam kelam beberapa tahun lalu ketika dirinya dijebak oleh Zefa.


Kala itu Nayaka diberi obat kuat oleh wanita itu, sehingga tanpa sadar dirinya pun meniduri Zefa karena tidak dapat menahan dirinya.

__ADS_1


"Loh kak, kakak kenapa nangis?" tanya Angel yang tiba-tiba bangun.


"Hah? Kamu kok bangun sih sayang? Tidur aja lagi, kamu bisa istirahat sepuas kamu! Tadi kan kita abis main sampe lemas," ujar Nayaka tampak cemas, ia khawatir Angel mendengar ucapannya.


"Aku kebangun gara-gara air mata kamu kak, lagian kakak kenapa nangis sih? Kakak nyesel karena udah ambil perawan aku? Gapapa kak, aku ikhlas kok kasih mahkota aku ke kakak," ucap Angel.


"Iya sayang, itu alasan aku nangis. Aku sedih aja karena udah bikin kamu sakit, pasti tadi sakit banget kan waktu aku masukin ke punya kamu?" ucap Nayaka.


"Ya emang sih kak, tapi gak masalah kok. Aku senang karena bisa bikin kakak puas," ucap Angel.


"Punya kamu enak banget, bikin nagih! Kapan-kapan kita lakuin lagi ya? Kamu mau kan?" ucap Nayaka seraya mencolek hidung Angel.


"Terserah kakak," jawab Angel malu-malu.


"Yaudah, kamu mau lanjut tidur atau kita mandi aja nih?" tanya Nayaka.


"Eee mandi aja deh kak, aku gak betah juga tidur dengan badan lengket begini," jawab Angel.


"Okay! Kita mandi bareng ya?" ajak Nayaka.


"Cuma mandi aja ya kak? Jangan lanjutin yang tadi dulu! Punyaku masih sakit banget soalnya, gak kuat kalo begituan lagi," ucap Angel.


"Tenang aja! Aku ngerti kok sayang, aku juga gak akan maksa kalo kamu gak mau," ucap Nayaka.


Angel pun tersenyum, lalu membenamkan wajahnya di dada bidang sang kekasih sambil memejamkan mata.


"Kak, aku gak akan hamil dulu kan?" tanya Angel tampak khawatir.


"Enggak kok sayang, tadi kan aku udah bilang. Aku juga keluarin di luar dan kamu udah minum obat yang aku kasih tadi," jelas Nayaka.


"Iya sih, aku cuma takut aja," ucap Angel.


"Gak perlu takut! Udah yuk kita mandi sekarang!" ujar Nayaka.


Angel mengangguk saja tanda setuju.


"Aaaaa.." Angel spontan terkejut saat tiba-tiba Nayaka bangkit dan langsung menggendong tubuhnya.


Pria itu membawa gadisnya masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintu menggunakan kakinya.


Ia meletakkan tubuh Angel ke dalam bathtub yang sudah berisi air hangat, ia pandangi tubuh Angel sejenak dari posisi berdiri hingga membuat wanita itu tersipu malu.


"Ngapain ngeliatin aku kayak gitu sih kak? Aku malu tau!" tanya Angel sambil menutup matanya.


"Hahaha, kamu cantik banget sayang! Aku gak bisa berhenti pandangin kamu kayak gini," ucap Nayaka.


"Ih gombal!" cibir Angel.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2