
Ferdi dan Tata masih setia duduk di sofa ruang tamu, mereka melihat-lihat barang pemberian Angel serta Nayaka yang tadi diberikan.
Namun, lambat laun mereka sadar bahwa Nayaka sudah pergi terlalu lama. Begitupun dengan Angel yang entah kemana saat ini.
"Pak, Angel sama Nayaka kemana ya? Masa sampe selama ini?" tanya Tata heran.
"Iya juga ya Bu, udah hampir setengah jam loh ini. Apa mungkin mereka ketiduran di toilet? Tapi, emang tadi Angel pamitnya mau ke toilet? Bukan ke dapur aja?" jawab Ferdi.
"Ngomongnya sih ke dapur, tapi ibu curiga pak jangan-jangan mereka malah main lagi di toilet makanya lama," tebak Tata.
"Hah? Ngarang aja kamu!" cibir Ferdi.
"Aku nebak pak, bisa aja kan itu terjadi? Buktinya mereka gak balik-balik, mungkin tadi Angel itu cuma bohong pak," ucap Tata.
"Iya kali ya? Yasudah, biarin aja kalau mereka emang lagi main di toilet!" ucap Ferdi.
"Kok dibiarin sih pak? Gak sopan loh itu, masa mereka malah asyik-asyik di rumah kita?!" ucap Tata mencebikkan bibirnya.
"Gapapa Bu, mungkin aja mereka gak tahan. Lagian mereka udah sah ya gak masalah," ucap Ferdi.
"Iya emang mereka udah sah, tapi harusnya mereka bisa nahan juga kalau lagi di rumah orang. Ini masih untung di rumah kita, kalo di rumah orang lain gimana? Apa mereka bakal tetap mau begitu juga di toilet?" ujar Tata.
"Udah lah Bu, lagian belum tentu juga mereka begituan kan! Nanti kita tanya aja langsung ke mereka kalau udah kembali," ucap Ferdi.
"Apa ibu samperin aja ya ke belakang? Kalau mereka lagi main, kan pasti kedengaran tuh suaranya," ucap Tata.
"Jangan diganggu Bu! Emang ibu sendiri mau kalo lagi main diganggu? Gak enak tau!" ucap Ferdi.
"Gak ganggu pak cuma ngecek aja kok," ucap Tata membela diri.
"Yaudah, terserah ibu aja. Tapi ingat ya, kalau emang mereka lagi main jangan diganggu! Biarin aja mereka sampai selesai dulu!" ucap Ferdi.
"Iya pak iya," ucap Tata menurut pasrah.
Baru saja Tata hendak beranjak dari sofa, namun Nayaka dan juga Angel sudah kembali kesana sambil tersenyum puas.
"Ma, pa, maaf ya aku lama! Tadi pas keluar dari kamar mandi aku malah ketemu sama Angel di dapur, jadinya aku temenin dia dulu sampai selesai," ucap Nayaka.
"Oh gitu toh, pantas aja lama. Yaudah ayo sini duduk lagi kita lanjutin obrolan yang tadi!" ucap Ferdi.
"Iya pa," Nayaka tersenyum lebar lalu duduk di sofa bersama istrinya.
__ADS_1
Tata masih terus menatap heran ke arah dua orang itu, ia terheran-heran mengapa keduanya terlihat berkeringat seperti habis melakukan sesuatu.
"Kalian kenapa keringetan begitu? Gerah ya disini? AC nya kurang dingin?" tanya Tata.
"Ah eee enggak ma, aku sama Angel keringetan mungkin karena abis dari dapur. Nanti paling juga lama-lama hilang, apalagi disini kan lumayan dingin," jawab Nayaka.
"Iya ma, kak Nayaka benar!" sahut Angel.
Tata tersenyum saja seraya melirik suaminya, ia sebenarnya tau Nayaka dan Angel tengah berbohong padanya.
"Nayaka, sekali lagi terimakasih banyak ya udah mau beliin ini semua buat kita!" ucap Ferdi.
"Iya Nayaka, ini banyak banget dan mahal-mahal loh. Makasih banget ya!" timpal Tata.
"Sama-sama ma, pa. Itu yang pilih kan juga Angel bukan aku," ucap Nayaka.
"Ya sama aja Nayaka, kan kamu yang bayar. Gak mungkin Angel," kekeh Tata.
"Hehe..."
•
•
Nayaka memutuskan mengajak Angel pindah hari ini juga dari apartemen, ia ingin lebih leluasa lagi berduaan dengan Angel di ruang yang besar.
"Kak, ini rumahnya? Kok besar banget sih? Kita kan cuma tinggal berdua tau kak," tanya Angel.
"Iya sekarang, tapi nanti kan bakal hadir anak-anak kita yang lucu-lucu dan gemesin kayak kamu. Aku kan maunya kita punya anak sebelas, jadi rumahnya harus gede dong," ucap Nayaka.
"Hah sebelas? Kamu yang bener aja kak, aku gak kuat lah kalo segitu!" protes Angel.
"Hahaha, kamu kuat-kuatin lah Angel! Demi aku masa kamu gak mau lakuin? Lagian banyak anak itu banyak rezeki tau," ucap Nayaka.
"Ya emang iya, tapi gak sebanyak itu juga kali. Aku bisa remuk nantinya!" ujar Angel.
"Tenang aja, gak akan kenapa-napa kok! Sebelas anak itu menurut aku masih kurang malah, dua belas deh biar genap," ucap Nayaka.
"Ih kak Nayaka!!" kesal Angel.
"Hahaha.." Nayaka justru tertawa kecil melihat ekspresi wajah Angel saat ini yang terlihat amat menggemaskan.
__ADS_1
Mereka pun saling merangkul, melangkah ke dalam rumah besar itu dan menemui para pekerja yang selama ini mengurus rumah tersebut.
"Malam semua! Mulai hari ini saya dan istri akan tempati rumah ini, dan kalian juga akan tetap bekerja disini mengurus rumah. Terimakasih ya semua!" ucap Nayaka.
"Selamat datang ya tuan Nayaka, nona Angel! Kami senang kalian udah bisa tinggal disini!" ucap salah seorang maid perempuan dewasa.
"Makasih bu Lita!" ucap Nayaka sambil tersenyum.
Nayaka beralih menatap sang istri, "Oh ya, kenalin sayang ini Bu Lita kepala maid di rumah ini. Kalau ada apa-apa, kamu bisa minta bantuan ke dia atau anak buahnya."
"Iya kak, halo Bu Lita salam kenal ya!" ucap Angel menyapa Lita sambil melambaikan tangan.
"Iya nona Angel, saya senang berkenalan dengan nona Angel. Kita semua disini selalu siap untuk bantu nona Angel dan tuan Nayaka," ucap Lita.
Nayaka tersenyum seraya mengusap bahu Angel, setelahnya mereka pun pergi menuju kamar.
Angel benar-benar terpesona dengan kamar mereka yang sangat luas dan indah.
"Kak, kamarnya luas banget tau aku suka! Ini sih bisa ngadain party disini bareng teman-teman aku nantinya," ucap Angel.
"Hahaha, jangan dong sayang! Masa iya kamu mau adain party di kamar kita? Kalau mau ya di bawah sayang, ada tempatnya khusus buat pesta. Disini mah cuma untuk kita aja, tempat beradu peluh dan de-sah," ucap Nayaka dengan suara serak.
"Ih kak Nayaka mesum!" sentak Angel.
"Mesum sama istri sendiri itu gapapa sayang, yuk kita lanjutin kegiatan yang tadi! Aku belum puas tau baru satu ronde, paling enggak dua atau tiga kali lagi lah," ucap Nayaka.
"Hah? Enggak ah aku capek, aku mau istirahat dan kamu gak boleh ganggu aku!" ucap Angel.
"Yeh berarti aku gak dapat jatah lagi nih?" tanya Nayaka.
Angel menggeleng dengan kedua tangan terlipat di depan. Oh sungguh menggemaskan! Pikir Nayaka dalam hati saat melihatnya.
"It's okay, aku gak akan paksa kamu. Kita istirahat bareng ya sayang?" ucap Nayaka lembut.
"Iya kak," singkat Angel.
Mereka pun berbaring di atas ranjang king size sambil berpelukan erat.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1