
Puukk
Lagi-lagi Zefa dibuat kaget saat ada seseorang yang menepuk pundaknya dari belakang, kembali ia menoleh dan betapa kagetnya ia melihat Jefri berdiri disana menatap ke arahnya sambil tersenyum.
"Jefri? Kamu kok bisa disini? Awas ya, aku bakal panggil kak Jeon!" ucap Zefa.
Disaat Zefa hendak pergi mengejar Jeon, Jefri bergerak cepat menahan tangan wanita itu dari belakang dan mencengkramnya.
"Eits, mau kemana??" tanya Jefri menyeringai.
"Hah? Kak Je—mmpphh!!"
Dengan cepat Jefri membungkam mulut Zefa dengan telapak tangannya ketika wanita itu hendak memanggil kakaknya.
"Kamu diam Zefa! Ayo kita pergi dari sini, dan aku bakal kasih pelajaran ke kamu!" bisik Jefri.
"Mmppphhh mmppphhh!!" Zefa terus meronta-ronta sembari memukul dada Jefri, tetapi usahanya gagal karena dekapan pria itu benar-benar kuat.
Jefri pun membawa paksa Zefa keluar dari mall tersebut menuju tempat parkir, ia tak ingin Zefa bertemu dengan Nayaka disana.
Setelah dirasa aman, barulah Jefri melepaskan tangannya dari mulut Zefa. Namun, ia tetap mendekap tubuh wanita itu erat.
"Ih sialan kamu ya Jefri!" umpat Zefa.
"Sssttt diam kamu Zefa! Jangan bantah! Kamu disini aja sama aku!" bentak Jefri.
"Kamu siapa? Kamu gak bisa atur-atur aku! awas ah aku mau pergi!" kesal Zefa.
"Aku gak akan biarin kamu pergi, kamu tetap disini atau aku bakal bikin hidup kamu menderita Zefa! Kamu mau itu terjadi?" ancam Jefri.
Zefa terdiam menatap wajah Jefri penuh ketakutan.
"Aku tahu Zefa, kamu pasti gak mau itu terjadi. Karena kalau kamu menderita, kamu gak akan bisa melakukan apapun lagi!" sambung Jefri.
"Emangnya kamu bisa apa Jefri? Aku gak takut sama sekali sama ancaman kamu, kamu itu cuma cowok pengecut!" ucap Zefa.
"Oh ya? Terserah kamu mau bilang aku apa, intinya aku bisa bikin hidup kamu amat menderita Zefa sayang!" ucap Jefri menyeringai.
"Gausah panggil-panggil gue sayang! Kamu itu cowok sialan yang cuma bisa ngerusak kebahagiaan orang!" kesal Zefa.
"Bukan aku yang merusak kebahagiaan kamu Zefa, tapi kamu sendiri. Suruh siapa kamu masih aja ngeyel buat deketin Nayaka? Padahal aku udah ingetin kamu buat jauhi dia, tapi kamu gak mau nurut dan terus bantah," ucap Jefri.
"Apa urusannya sama kamu? Ini masalah aku dan mas Nayaka, jadi kamu gausah ikut campur! Sekarang kamu lepasin kamu, sebelum aku teriak supaya kamu ditangkap satpam!" ucap Zefa.
__ADS_1
"Teriak aja! Aku juga bakal bilang kalau kamu itu pelakor yang suka godain suami orang!" ujar Jefri.
"Kamu benar-benar kurang ajar ya! Lihat aja kakak aku pasti bakal abisin kamu dan bikin kamu gak bisa apa-apa lagi!" ucap Zefa.
"Aku gak takut sama kakak kamu Zefa, aku bisa lawan dia!" ucap Jefri.
"Terus kenapa kamu kabur tadi? Itu namanya kamu takut, dasar pengecut!" ucap Zefa.
"Aku bukan pengecut, aku menghindari kakak kamu supaya aku bisa kejar kamu dan cegah kamu temuin Nayaka!" ucap Jefri.
"Ish, lepasin aku! Kamu gak bisa halangin aku buat ketemu sama mas Nayaka!" sentak Zefa.
Zefa semakin gencar berontak dari dekapan Jefri, namun lelaki itu juga tak mau kalah dan terus menguatkan cengkeramannya.
"Kamu gak bisa kemana-mana Zefa! Ayo ikut aku!" paksa Jefri.
"Lepasin! Kamu mau bawa aku kemana? Aku gak mau ikut sama kamu!" ujar Zefa.
"Udah nurut aja, kamu akan aman sama aku!" tegas Jefri.
Jefri pun memasukkan tubuh Zefa secara paksa ke dalam mobilnya yang terparkir disana, wanita itu tak dapat berbuat apapun selain pasrah.
•
•
Sesekali tangan Nayaka bergerak usil masuk ke celah baju Angel hanya untuk menyentuh bukit indah milik sang istri, hal itu tentunya membuat Angel sedikit risih.
"Kak, jangan gitu dong! Aku kan mau fokus nonton tau, stop ya!" pinta Angel.
"Sssttt kamu diam aja baby! Aku gak tahan pengen pegang punya kamu, soalnya menggugah banget buat dipegang!" ucap Nayaka.
"Kak Nayaka ih, mesum banget sih!" sentak Angel.
"Jangan berisik sayang! Kamu mau kita ketahuan sama yang lain?" ucap Nayaka.
Angel menggeleng dengan bibir cemberut.
"Yaudah, kamu diam aja terus nikmati sentuhan aku! Aku bakal bikin kamu becek sayang di bioskop, belum pernah kan?" ucap Nayaka.
"Aku gak mau kak, nanti aja di rumah biar enak!" ucap Angel menolak.
"Disini juga enak tau sayang, lebih menantang malah. Kamu tau kan aku suka yang menantang kayak gini?" bisik Nayaka.
__ADS_1
Pria itu semakin gencar memegang bukit kembar milik Angel, membuat Angel mati-matian menahan suaranya agar tidak diketahui orang di sekitarnya.
"Punya kamu kenyal banget sayang, aku gak tahan pengen nen!" ucap Nayaka sensual.
"Kak, jangan macam-macam ya! Udah pegang aja gausah yang lain!" pinta Angel.
"Apa salahnya sayang? Toh disini gelap, gak bakal ada yang lihat juga kok," ujar Nayaka.
"Tetap aja aku risih kak, di sebelah kita ini ada orang banyak tau!" ucap Angel mencebikkan bibirnya kesal.
"Yaudah, kamu diam biar gak ketahuan orang-orang sayang!" ucap Nayaka.
"Huh kamu ini mesum banget sih kak! Gak tahu tempat banget lagi," kesal Angel.
Nayaka hanya tersenyum dan semakin erat mere-mas bukit kembar istrinya, Angel pun menggigit bibir bawahnya menahan suara yang hendak keluar akibat itu.
"Mmhhh kak cukup! Aku gak kuat nahannya lagi kalau kayak gini, please udahan!" rengek Angel.
"Sssttt jangan berisik sayang!" ujar Nayaka.
"Kamu itu nyebelin ya kak! Gimana aku bisa tenang nonton film kalau tangan kamu terus kayak gini?" protes Angel.
"Kan bisa mata kamu fokus ke depan, jangan lihatin aku terus!" kekeh Nayaka.
Angel menggeleng pelan, ia masih terus berusaha mati-matian menahan suara yang hendak keluar karena permainan tangan Nayaka.
Pria itu kini justru merayap ke bawah, berupaya masuk ke dalam rok Angel dan menyentuh paha wanita itu.
"Akh kak!" pekik Angel tertahan sembari merapatkan pahanya.
"Sayang, kamu diam aja ya! Aku gak tahan nih pengen mainin bawah kamu!" ujar Nayaka.
"Kak jangan kayak gini! Ingat tempat kak!" pinta Angel sudah sangat ketakutan.
Namun Nayaka tetap lah Nayaka, ia tidak mungkin menuruti kemauan istrinya meski wanita itu sudah meminta berkali-kali.
"Mmppphhh.." Angel terkejut saat tiba-tiba Nayaka menarik kepalanya dan melahap bibirnya.
Ini merupakan pertama kalinya Angel melakukan hal tersebut di dalam bioskop, dan ia benar-benar merasa cemas jika sampai tindakan mereka itu dipergoki oleh pengunjung lainnya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1