
Zefa terbangun dari tidurnya, betapa kagetnya ia saat mengetahui ia tertidur di samping seorang lelaki bertubuh kekar yang setengah telanjang.
Matanya mengerjap, menatap si lelaki yang masih tertidur itu. Ia melihat bahwa pria itu adalah Jefri, sahabat Nayaka yang menyebalkan.
"Hah? Ini apa-apaan? Kenapa aku bisa tidur berdua sama nih cowok coba??" lirih Zefa.
Zefa pun coba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam, dan ya Zefa tahu kalau semalam itu Jefri memang membawanya ke sebuah club untuk minum-minum sampai keduanya mabuk.
"Semalam kan aku mabuk, tapi kenapa sekarang aku bisa tiba-tiba ada disini? Kamar siapa ini?" gumam Zefa.
Tak lama kemudian, Jefri ikut terbangun dari tidurnya saat merasakan ada gerakan di sampingnya. Ia langsung melirik ke arah Zefa dan tersenyum tipis menatapnya.
"Hai Zefa! Good morning!" sapa Jefri.
"Heh! Apa yang udah kamu lakukan ke aku semalam? Kenapa kita bisa tidur berdua disini? Pasti kamu macam-macam kan?" tanya Zefa.
"Apa sih? Aku semalam itu cuma tidur, kamu juga sih main tidur-tidur aja," jawab Jefri.
"Kamu jangan ngelak deh! Ngaku aja apa yang udah kamu lakuin ke aku!" sentak Zefa.
"Ya itu yang sejujurnya Zefa, semalam kamu tidur waktu kita lagi enak-enak minum. Yaudah, aku sewa aja kamar disini dan bawa kamu kesini biar kamu bisa istirahat. Tapi, aku juga gak kuat makanya aku ikut tidur disini," jelas Jefri.
"Kamu beneran gak apa-apain aku kan? Kamu gak bohong kan Jef?" tanya Zefa.
"Iya, lagian kenapa kamu panik gitu sih? Kamu aja udah gak perawan, malahan kamu sendiri yang serahin perawan kamu ke Nayaka," ujar Jefri.
"Ish, tetap aja aku gak mau tidur sama cowok sembarangan kayak kamu!" ucap Zefa.
"Tenang aja, aku gak apa-apain kamu kok semalam Zefa cantik!" ucap Jefri meyakinkan.
"Darimana aku bisa tau kalau kamu gak apa-apain aku? Kamu aja gak pake baju begitu, mencurigakan banget tau!" ujar Zefa.
"Iya, ini karena semalam hawanya panas banget. Makanya aku buka baju biar gak gerah," ucap Jefri.
"Bohong! Kamu abis perkosa aku kan semalam, ngaku aja deh!" sentak Zefa.
"Lah serius, buat apa aku bohong? Aku emang gak apa-apain kamu Zefa, lagian aku bukan cowok pengecut yang meniduri perempuan pingsan. Lihat aja baju kamu, masih utuh kan?" ucap Jefri.
"Ya bisa aja kan kamu pakein baju aku lagi biar aku gak curiga? Emang dasar cowok semua sama aja!" ucap Zefa.
"Apa sih? Aku udah jujur loh!" ucap Jefri.
__ADS_1
"Yaudah, sekarang biarin aku pergi! Udah cukup ya seharian kita berduaan, aku gak ada waktu lagi buat ladenin kamu!" ucap Zefa.
"Mau kemana sih? Ayolah Zefa, kamu sama aku aja disini! Apa kamu gak tertarik begituan sama aku? Kalau aku sih iya," ucap Jefri.
"Hah? Dasar mesum gila! Benar kan semalam kamu udah perkosa aku?!" ujar Zefa.
"Semalam sih enggak, tapi pagi ini mungkin iya," Jefri langsung menerjang tubuh Zefa dan menindihnya seraya mencengkram bahu wanita itu.
"Akh jangan Jef! Kamu gak boleh kayak gini! Lepasin!!" rengek Zefa.
"Diam kamu Zefa! Daritadi kamu selalu bicara aku perkosa kamu, baiklah aku bakal turuti semua perkataan kamu Zefa!" tegas Jefri.
"Aaaaa dasar gila! Lepasin aku Jefri!" ujar Zefa.
Seolah tuli, Jefri justru dengan mudahnya merobek dress Zefa dan melu-mat bibir wanita itu secara kasar dan ganas.
•
•
Sementara itu, Angel menemani Nayaka berlatih di gym dalam rumahnya. Ia juga kadang ikut mencoba alat-alat pelatihan disana.
Nayaka sedikit tegang melihat lekuk tubuh Angel saat ini, apalagi wanita itu mengenakan pakaian ketat dan cukup terbuka.
"Diam kamu kak, jangan nakal!" tegur Angel.
"Hey, udah berani kamu ya sama aku? Main bentak-bentak aja, gak sopan tau!" tegur Nayaka.
"Maaf kak! Lagian kamu mesum banget sih, jangan begitu dong!" ucap Angel.
"Sama istri sendiri mah gak masalah kali," ucap Nayaka membela diri.
"Tapi kita kan lagi olahraga kak," ucap Angel.
"Iya, bikin anak kan juga olahraga. Malah itu lebih sehat daripada ini," ucap Nayaka.
"Gak mau ah aku capek!" tolak Angel.
"Nolak permintaan suami itu dosa, kamu gak boleh nolak sayang! Sini sini, kita cobain sensasi bercinta di tempat gym! Aku udah gak sabar banget mau masukin kamu dan bikin kamu enak!" ucap Nayaka.
"Duh, aku salah besar deh ngikut kamu latihan disini. Harusnya tadi aku di kamar aja diem sambil nungguin kamu ya," ucap Angel menyesal.
__ADS_1
"Jangan gitu lah Angel! Aku ini kan suami kamu, masa kamu nyesel udah temenin aku. Awas ya aku bakal bikin kamu gak bisa jalan dan teriak-teriak kencang!" ucap Nayaka.
"Ahaha, iya kak jangan marah dong! Aku mau kok, tapi kita istirahat dulu ya?" ucap Angel.
"Mau minum?" tanya Nayaka menawarkan.
Angel hanya mengangguk, Nayaka pun menyodorkan minum ke sang istri dan membantu sang istri minum sampai habis.
"Huh lega," ucap Angel mengusap tenggorokannya.
"Kamu abis minum aja udah kayak apaan, bikin aku tambah tegang aja," ucap Nayaka.
"Hehe, emang sengaja biar kamu kegoda dan gak marah lagi sama aku," ucap Angel.
"Oh gitu, yaudah sini kamu siap-siap aku terkam sampai pingsan dan gak bisa jalan!" ucap Nayaka.
"Waduh kejam banget kamu kak! Ampun kak jangan begitu dong!" ucap Angel.
"Biarin aja, suruh siapa kamu nakal banget jadi cewek?! Aku bikin kamu keenakan terus deh, yuk ah!" ucap Nayaka.
Nayaka langsung menarik Angel dan melepas atasan wanita itu sampai dua bola kenyal terpampang jelas di depan mata Nayaka.
"Uhh ini dia kesukaan aku," goda Nayaka.
"Kak, pelan-pelan aja gausah buru-buru! Nen aku gak bakal kemana-mana kok, mereka juga kan udah jadi hak milik kamu. Jadi santai aja!" ucap Angel sambil tersenyum.
"Bisa aja kamu, abisnya aku gak nahan punya kamu tuh besar dan kenyal banget," ucap Nayaka.
"Emang kakak gak capek apa abis olahraga daritadi? Masa udah mau olahraga lagi aja?" tanya Angel terheran-heran.
"Yang ini kan olahraganya enak sayang, bukan capek tapi malah nikmat," jawab Nayaka.
Angel menggeleng, sesaat kemudian ia sudah berada dalam gendongan Nayaka yang membawanya ke atas sofa.
Nayaka langsung mere-mas dan menghisap dua pegunungan indah Angel secara brutal, membuat sang empu mengeluarkan suara nikmatnya.
"Jangan kuat-kuat kak! Nanti punyaku lepas tau!" peringat Angel.
"Diam aja sayang, nikmati! Punya kamu enak banget tau!" ucap Nayaka yang masih asik menyedot milik sang istri.
Akhirnya Angel memejamkan mata membiarkan suaminya bermain-main di pegunungan miliknya.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...