Menjadi Istri Boneka Tuan Dev

Menjadi Istri Boneka Tuan Dev
Bab 27 Pulang ke Rumah besar


__ADS_3

"Apa kamu yakin dengan keputusan finalmu Lucy ? apa pria itu megancam dirimu ? karena aku hanya mengawasi gerak gerik kalian lewat kamera cctv dan tidak bisa mendengar percakapan kalian. " Laura saat ini menggandeng tangan Lucy menuju pelataran mansion.


"Aku sudah memutuskan dan aku harap semuanya akan tetap baik baik saja Laura, kita tetap berteman kan ? aku sudah meminta ijin pada suamiku dan dia mengijinkan kita untuk tetap berteman. " Lucy tersenyum manis, tentu saja manis yang dibuat buat


Tuan Dev sudah menunggu didalam mobil sedangkan asisten Clark tampak membukakan pintu untuk nona Lucy,


"Silakan nona.. "


Lucy memeluk Laura sekali lagi dan lebih erat, sebuah keputusan yang dipilih Lucy memang sangat memberatkan dirinya tapi..


ada banyak hal yang harus di pertahankan..


Asisten Clark membungkuk hormat kemudian berpamitan kepada nyonya rumah, Saat mesin mobil menyala, kedua wanita itu saling melambaikan tangan,


Sampai jumpa lagi !!


Laura menatap kepergian mobil tersebut yang semakin menjauh dari mansion, kemudian menghela nafas tapi tidak merasa lega.


Aku tahu Lucy.. hatimu memang sebaik itu..


Setitik air disudut mata Laura, entahlah dirinya merasakan bagaimana sulitnya berada di posisi Lucy saat ini..


Menikahi pria yang tidak dicintai, dijadikan tumbal pelunas hutang oleh keluarga.. berpura pura tersenyum padahal tidak baik baik saja.

__ADS_1


Laura melangkahkan kakinya masuk kembali ke dalam mansion, dalam hal ini dia mungkin akan menggunakan kekuasaan sang suami agar tetap bisa dekat dengan Lucy.


Sementara itu..


Perjalanan terasa sangat lama bagi Lucy, tiba tiba merasa aneh lantaran mobil tidak mengarah ke gedung penthouse.


"Asisten Clark kenapa kearah lain ? bukankah kita akan pulang ke penthouse ?"


"Kita tidak akan kembali ke penthouse nona Lucy.. " jawab singkat asisten Clark dengan sedikit senyum di sudut bibirnya.


"Diam dan menurut saja" kata Tuan Dev dingin.


Lucy kembali menyandarkan tubuh pada kursi, mencoba memejamkan mata angannya menerawang entah kemana,


Mobil mewah itu tiba di sebuah Rumah besar dengan pelataran yang sangat luas, saat hendak melewati gerbang ada sebuah pos penjagaan dimana mereka akan mempersilakan mana yang. boleh masuk dan mana yang tidak boleh masuk.


Petugas keamanan itu membungkuk hormar saat Asisten Clark menekan klaskon mobil, Kemudian mobil berhenti tepat di depan teras rumah dengan pilar pilar yang tinggi menjulang.


Beberapa pelayan tampak menyambut kedatangan siempunya rumah, tuan Dev berjalan tegap seperti biasa diikuti Lucy dan asisten Clark di belakangnya.


"Selamat datang tuan Dev.. " ucap salah satu pelayan yang lebih tua.


Pelayan itu bernama Luis, merupakan pelayan yang paling lama bekerja dirumah besar. Luis adalah yang biasanya melayani segala keperluan tuan Dev jika berada di rumah.

__ADS_1


Mereka masuk ke sebuah ruangan dimana terdapat beberapa sofa besar dengan layar tv super lebar. Tuan Dev duduk di salah satu sofa, kemudian asisten Clark yang duduk disofa lain yang lebih kecil. Sedangkan Lucy tetap berdiri, dia tidak tahu harus bersikap bagaimana tapi saat ini yang pasti dia merasa sangat canggung.


"Siapa yang menyuruhmu berdiri disitu, kemari dan duduk !" tuan Dev memerintahkan Lucy untuk duduk disofa sebelahnya.


Lucy mengikuti perintah tuan Dev dan duduk dengan masih tetap menunduk.


Kemudian..


"Nona Lucy.. mulai sekarang anda akan tinggal di rumah besar, dan semua yang anda butuhkan sudah tersedia lengkap tanpa kurang satu apapun dan.. "


asisten Clark memanggil seorang pelayan wanita yang sedari tadi berdiri dibelakng Luis,


"Anda tidak akan kemana mana sendiri nona Lucy, seorang pelayan khusus akan mendampingi kemanapun anda beraktivitas.. "


Lucy hanya mengangguk pelan, kemudian menatap. pelayan wanita yang masih muda itu.


"Aku Lucy.. siapa namamu.. "


"Jeni nona.. saya siap melayani anda" Jeni tersenyum manis dan sopan, seorang wanita yang masih muda dengan karakter fisik mirip orang asia.


"Jelaskan semuanya pada istriku, aturan apa saja yang ada dirumah ini dan pastikan istriku mematuhi semuanya"


Tuan Dev berdiri usai menitahkan pada Jeni, kemudian melangkahkan kaki menuju kamar utama di lantai atas.

__ADS_1


Pelayan Luis mengikuti tuan Dev dibelakangnya, sementara asisten Clark pamit pulang dan Jeni membawa Lucy berkeliling rumah besar sembari menjelaskan secara singkat apa saja dan bagaimana orang orang disini beraktifitas sehari hari.


__ADS_2