Menjadi Istri Boneka Tuan Dev

Menjadi Istri Boneka Tuan Dev
Bab 59 Badut kaya


__ADS_3

Tuan Dev saat ini sedang berada di taman rumah sakit, dia duduk disebuah bangku usai melakukan panggilan telpon dengan asisten Clark.


Menghirup dalam dalam udara segar di taman membuat tuan Dev merasa sedikit relaksasi dan merasa lebih tenang, sembari berpikir apa yang akan dia lakukan setelah ini,


Tuan Dev berencana untuk tidak sedikitpun meninggalkan Lucy tanpa pengawasan, maka dari itu tuan Dev sudah memutuskan..


Menjelang siang hari, asisten Clark tiba di rumah sakit dengan membawa serombongan pekerja yang ditugaskan untuk memindahkan perlengkapan kantor dadakan di lantai vvip rumah sakit.


Tuan Dev tidak pernah bercanda dan saat ini keinginannya harus terlaksana, lantai vvip rumah sakit adalah khusus diperuntukkan bagi keuarga pemilik rumah sakit yaitu keluarga Sanders.


Dan tuan Dev berhak menentukan apapun yang dia inginkan tanpa bantahan apalagi penolakan pihak rumah sakit.


Sama sekali tidak mengusik sang istri yang sedang tidur di kamar, tuan Dev memilih untuk bekerja di kamar sebelahnya.


Setelah semua perlengkapan kerja tertata dengan epik, para pekerja kembali ke perusahaan sedangkan asisten tinggal lebih lama karena harus melaporkan sesuatu,


"Tuan Dev, kami sudah menemukan siapa pelakunya.. " kata asisten Clark yang duduk berhadapan dengan tuan Dev.


Tuan Dev menghentikan aktifitas nya memeriksa beberapa berkas laporan karyawan lalu menatap serius kearah asisten Clark, "Katakan.. "

__ADS_1


Asisten Clark menyebut sebuah nama, menunjukkan semua bukti foto yang memperkuat dugaan dan asisten Clark hanya berharap tuan Dev akan bersikap bijaksana.


"Mempertimbangkan kondisi nona Lucy saat ini, sebaiknya anda memutuskan secara bijaksana tuan.. "


"Tentu.. aku sudah punya rencana untuk itu.. " tuan Dev tersenyum smirk seolah sudah siap melawan musuh dengan rencana matangnya.


Sementara itu di tempat lain,


Jeni merasa bosan karena tidak ada pekerjaan yang bisa dia lakukan, asisten Clark belum menelpon mengabarkan bagaimana kondisi nona Lucy saat ini.


Jeni yang berada dikamarnya iseng iseng menscroll layar ponsel dan penasaran dengan sebuah akun sosial media yang entah kenapa sangat membuat dirinya tertarik.


"Ya.. Clark astaga kenapa lama sekali, aku sudah menunggu kabar darimu"


"Jeni, aku rasa ada tugas yang cocok untukmu saat ini, mengingat nona Lucy sudah aman dalam pengawasan tuan Dev maka aku ingin kamu membantuku "


"Katakan saja.. "


Kemudian asisten Clark menjelaskan sesuatu hal penting yang dia ingin Jeni lakukan sesegera mungkin.

__ADS_1


Panggilan berakhir, Jeni gegas berganti pakaian lalu keluar dari pelataran rumah besar menggunakan mobil yang biasa dia pakai untuk mengantar nona Lucy.


Jeni pergi ke sebuah tempat, sesuai dengan apa yang di asisten Clark kirim lewat ponsel koordinat titiknya.


Tidak butuh waktu lama Jeni sudah tiba di lokasi yang dimaksud, tugasnya hanyalah mengawasi seseorang wanita yang sedang menghabiskan waktu bersama teman teman sesama wanita yang hhmm Jeni menyebut mereka sebagai badut kaya.


"Lihat saja cara mereka berpenampilan, sama sekali tidak mencerminkan sikap orang kaya, justru norak !" Gumam Jeni dari dalam mobil.


Daya pandang Jeni sangat tajam, dia bisa melihat dengan gelas bagaimana rombongan badut kaya itu sedang bersenang senang disebuah kafe.


Selanjutnya Jeni mengikuti saat mobil mewah milik para badut kaya itu pergi menuju suatu tempat.


Tempat pusat kebugaran, Jeni biasa saat saat diam diam ikut masuk kedalamnya, sambil melaporkan setiap hal yang dia temukan Jeni melihat para wnaita itu masuk lewat sebuah pintu rahasia.


Bahkan tidak seorangpun yang bakal menyangka jika ada sebuah pintu rahasia di salah satu sudut ruangan.


Sayangnya Jeni tidak bisa masuk kesana karena ada seorang penjaga yang menghalangi langkahnya,


"Tanpa kartu member tidak bisa masuk " begitu kira kira yang dikatakan penjaga.

__ADS_1


Jeni mendengus kesal akhirnya hanya menunggu diluar, "Apa yang kira kira mereka lakukan didalam sana.. ada apa di dalam situ ??"


__ADS_2