
SEBELUMNYA..
Paman Robert mengajak putrinya Margareth untuk menemui seorang klien yang akan menjadi calon suami nya.
Kala itu Margareth langsung berkata mau tanpa berpikir dua kali, dalam benak Margareth berkata,
Jika Lucy si supu itu saja bisa mendapatkan tuan Dev yang sangat tampan dan gagah maka aku pasti akan mendapatkan lebih dari itu.
"Ayah harap kamu tidak akan mempermalukan keluarga kita nak, sejak kedatangan suami Lucy tempo hari kondisi perusahaan agak goyah sampai ayah harus melakukan pinjaman pada seorang klien. "
"Ayah tenang saja, aku lebih segalanya dari Lucy, aku lebih cantik dan aku adalah seorang model tubuhku bagus, klien ayah pasti akan sangat menyukaiku. "
Selama perjalanan di mobil Margareth sangat merasa senang membayangkan hidupnya lebih baik dari Lucy.
Setibanya di tempat yang disetujui, Robert dan Margareth menunggu hampir satu jam.
"Kita menunggu cukup lama, apa kamu bosan nak ?maafkan ayah ya"
Robert tersenyum kebapakan, dia sangat menyayangi putri kandungnya itu tetapi di dalam lubuk hatinya memimpin perusahaan adalah obsesinya seumur hidup. Robert akan rela melakukan apa saja asal perusahaan yang dia pimpin tetap berdiri tegak.
Margareth cukup merasa bosan sebenarnya, tapi demi hidup yang jauh lebih baik dari Lucy dia rela menahan semuanya.
Sembari menunggu pria yang akan menikahinya Margareth terus memainkan ponsel berbalas pesan dengan seorang pria, pria yang sudah sebulan lebih berkencan dengannya. Mereka bekerja di bidang yang sama jika Margareth model maka pria itu adalah fotografer.
Tepat pada dua jam menunggu tiba juga klien yang ditunggu tunggu.
Seorang asisten mempersilakan tuannya untuk duduk didepan Robert dan putrinya.
"Maaf menunggu lama, tadi ada sedikit urusan di kantor" ucap pria itu sopan.
__ADS_1
Asistennya tampak berdiri dibelakang tuannya tanpa ekspresi,
Margareth sangat terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini, pria didepan itu bukan seperti yang di bayangkan.
Cih sialan.. pria ini kebalikannya tuan Dev!!!
Tapi Margareth tetap memasang senyum ramah saat Robert memperkenalkan satu sama lain.
"Nice to meet you.. "
cup..
Pria itu mencium punggung tangan Margareth rasanya geli dan risih sekali.
Gendut, tua, genit.. mana bisa pria spek om om ini memuaskan aku di ranjang, dia yang pasti senang dan aku yang sengsara huhuhuu...
"Rencana pernikahan adalah minggu depan, semua sudah diatur asistenku, " ucap bos gendut itu.
sementara Margareth merutuki kebodohannya sendiri, tapi sejenak kemudian tersenyum saat mendapatkan pesan dari sang kekasih.
Hari berikutnya,
Kediaman Robert mulai kedatangan banyak sekali barang barang mewah kiriman dari calon suami Margareth.
Semua barang ini limited edition hemm pria tua itu kaya raya pasti.
Margareth menerima sebuket bunga dengan kartu kecil didalam nya bertuliskan,
"Hope you like it my love.. "
__ADS_1
Margareth meletakkan begitu saja buket bunga ukuran besar di ruang tamu, dirinya lebih tertarik dengan barang barang mewah yang memenuhi kamarnya.
Margareth menceritakan semuanya pada sang kekasih, masih saling berbalas pesan kekasih Margareth mengatakan sebuah ide gila yang mencengangkan.
"Manfaatkan pria tua itu untuk mendapatkan lebih banyak harta dan kita bisa gunakan untuk bersenang senang"
Margareth langsung setuju, menjalani hidup ala konglomerat kelas atas adalah tujuan hidupnya.
Selanjutnya, Margareth mendapatkan kiriman paket berupa ponsel mewah terbaru yang harganya masih sangat tinggi karena edisi terbatas.
Margareth mencoba berbagai fitur di ponsel tersebut, sudah terisi kartu dan pulsa tinggal pakai.
Ddrrttt... ddrrttt...
Ponsel berbunyi pada layar muncul sebuah nama yang cukup menggelikan,
"My husband " Margareth langsung paham jika itu adalah di pria tua gendut yang akan dia nikahi beberapa hari lagi.
Margareth merubah ekspresi wajahnya, wajah kekasih penuh cinta kemudian mereka melakukan pembicaraan seperti sejoli yang mabuk asmara.
Dari pembicaraan itu Margareth menangkap satu hal, pria tua gendut itu bersedia mengabulkan semua yang Margareth inginkan.
Seperti saat Margareth iseng mengatakan ingin memiliki set perhiasan mewah suatu merk terkenal yang baru launching dengan desain ekslusif terbatas.
Tanpa pikir panjang pria tua gendut itu mengiyakan, dan mereka membuat janji untuk kencan dan membeli barang tersebut.
Margareth mengubungi sang kekasih tentanga ajakan kencan si pria tua gendut, Sang kekasih sangat mendukung,
Malam itu mereka berdua menyusun rencana,
__ADS_1
"Jika kamu berhasil mendapatkan itu maka kita bisa bersenang senang baby.. "
"Sure honey, see you soon.. "