
Tubuh Lucy mengelinjang saat tuan Dev mulai melakukan hukuman selanjutnya. Dengan mata yang tertutup Lucy dipaksa membuka mulut dan memberikan pelayanan untuk Pusaka tuan Dev yang sudah tegak berdiri dari tadi.
Awalnya Lucy menolak tapi saat tuan Dev memaksa dengan mencengekram rahangnya, Lucy kembali hanya bisa pasrah. Tuan Dev memerintahkan Lucy untuk mengulum seperti permen Loli,
Keduanya dalam posisi dimana saat ini Tubuh Lucy menungging menghadap tuan Dev, bertumpu pada kedua tangan dan kaki yang terikat serta mata tertutup kain.
Lucy melakukan hal itu, menjilat dan menyesap milik tuan Dev dengan mulut kecilnya. Tuan Dev tidak hanya diam saat ini dirinya sedikit membungkkuk dan mengarahkan jemarinya kembali merang sang liang sang istri.
Merasa geli saat tuan Dev menarikan jemarinya dipermukaan liang basah membuat Lucy semakin cepat menggerakkan mulutnya. Maju mundur dengan ritme sedang.
Setiap Lucy berhenti, tuan Dev semakin mempercepat gerakan tangan di bibir liang basahnya membuat Lucy harus kembali memberikan kenikmatan.
Tuan Dev semakin cepat memaju mundurkan pinggulnya saat merasakan sesuatu ingin menyembur. Menahan kepala Lucy untuk menelan semua cairan miliknya.
__ADS_1
Lucy kembali terkulai lemas, dirinya merasa tidak mampu lagi meladeni kelakuan gila tuan Dev yang tega menyiksa dengan tali,
ini sungguh tidak manusiawi !!! Tubuh Lucy ambruk begitu saja energinya sungguh sudah habis.
Tapi tuan Dev bahkan belum memulai permainan inti, Tuan Dev mengangkat pinggul Lucy lalu membuka lebar kedua kaki Lucy yang masih diikat.
Dipaksa menungging dengan posisi dog style Tuan Dev memainkan pusakanya dari belakang, menusuk sedikit lalu ditarikk, menusuk lebih dalam lalu ditarik lagi, begitu seterusnya sampai kedua benda tak bertulang itu kembali saling basah dan licin.
Lalu dengan satu hentakan kuat, Jlebb...
Hujaman permainan dalam tempo sedang, tuan Dev beberapa kali menampar pan tat sang istri agar tetap sadar.
Lucy menggigit bibir bawahnya saat ini tubuhnya benar benar memberontak menikmati setiap hujaman tuan Dev yang semakin Deeper dan Harder.
__ADS_1
Berjam jam tuan Dev melakukan hukuman untuk Lucy, hingga saat ini malam sudah hampir berlalu, waktu menunjukkan pukul 04.00 pagi.
Ikatan Lucy sudah terlepas semua, tapi Lucy sudah tidak mampu melawan sedikitpun, tuan Dev masih asik berfokus pada setiap hujaman ke dalam liang Lucy yang basah.
Dengan posisi Miring kesamping, Lucy benar benar pasrah dijadikan mainan ranjang tuan Dev.
Posisi Lucy miring ke samping kiri, tuan Dev merapatkan kaki Lucy sedikit ditekuk, Lalu kembali meng gen jot dari belakang.
Lucy berposisi miring ditepian ranjang, sedangkan tuan Dev berdiri. Tuan Dev menggerakkan pinggulnya maju dan mundur dengan tempo cepat,
Liang basah itu terasa semakin sempit lantaran posisi saat ini sangat tidak biasa, bagian inti Lucy bahkan sudah sangat berwarna kemerahan saking lamanya permainan suami istri dilakukan.
Belum mencapai titik akhir, tuan Dev kembali membalik tubuh Lucy hingga terlentang, kemudian mengangkat kedua kaki Lucy lurus menyender di pundak tuan Dev dan mereka saat ini dalam posisi akhir yang membuat tubuh Lucy sampai tersentak beberapa kali saat tubuh tuan Dev menegang dan menyemburkan seluruh benih konglomerat berkualitas kedalam rahim Lucy tanpa membiarkan satu tetes pun keluar.
__ADS_1
Huhh.. huhh.. huhh.. nafas tuan Dev ngos ngosan saat mencapai kepuasan, sedangkan Lucy yang memang sudah sangat tidak kuat akhirnya pingsan bersamaan dengan saat tuan Dev mencabut pusakanya.