Menjadi Istri Boneka Tuan Dev

Menjadi Istri Boneka Tuan Dev
Bab 52 Memantau cctv


__ADS_3

Tuan Dev tidak ingin memancing keributan kecuali dirinya menemukan sendiri jika ada yang ingin menyalahi istrinya.


"Panggilkan siapa saja yang menghidangkan makanan diatas mejaku, sekarang !" suara tega tuab Dev ditujukan ke pelayan.


Kesal tuan Dev duduk menunggu pelayan itu memanggil seseorang dari bagian pelayanan makanan. Bukan koki atau pelayan yang datang justru manager hotel yang kini berjalan mendekati tuan Dev dengan wajah seriusnya.


"Sialan mereka pikir aku main main.. "


Tuan Dev menatap tajam sosok bertuliskan manager hotel pada name tag,


"Apa masalah anda tuan.. " manager hotel tampak angkuh berdiri menatap tuan Dev.


"Aku mencari orang yang sudah menghidangkan makanan dimeja ini, "


Manager hotel berbicara alot dan itu sangat mengganggu, bagi tuan Dev jika tidak bisa cara halus maka harus pakai cara kekuasaan.


"Periksa cctv sekarang juga atau aku tutup hotel ini !?" bentak tuan Dev pada manager hotel.


"Apa alasan bagi kami hingga harus menuruti perintah anda tuan.. " manager hotel tampak menanyakan siapa nama pria yang berani memerintah.


"Devan sanders" satu nama terucap dengan tegas.


Seketika manager hotel seperti memicingkan mata memastikan apakah benar pria ini adalah Devan Sanders yang terkenal itu.

__ADS_1


"Perlihatkan kartu identitas anda tuan, " manager mengulurkan tangan meminta bukti identitas.


"Kamu pikir aku berbohong, baiklah... " tuan Dev mengeluarkan kartu identitasnya dengan sorot mata tetap tajam mengarah pada manager hotel.


Saat manager hotel menerima kartu tersebut tuan Dev berkata,


"Aku pastikan ini adalah hari terakhir mu bekerja sebagai manager. " ucapan tuan Dev tidak pernah main main.


Sedangkan manager hotel tersebut agak kesulitan menelan ludah mendengar ucapan pria yang bernama Devan sanders itu.


Kemudian Sebelum menuju ke ruang rekaman cctv, tuan Dev memerintahkan pelayan tadi untuk menjaga meja dan tidak seorangpun boleh mendekat apalagi membereskan bekas piring dan makanan sang istri.


Memasuki ruangan khusus pemantau cctv hotel, manager hotel itu mempersilakan tuan Dev untuk melihat secara langsung kamera yang berada di dalam ballroom acara yang mengarah ke mejanya dan Lucy.


Dibantu oleh seorang pertugas , tuan Dev melihat semua tampak biasa saja saat pelayan menghidangkan makanan di atas meja, kemudian setelah meletakkan makanan pelayan itu kembali ke dapur untuk menyiapkan makanan di meja lain.


Kemudian tuan Dev meminta petugas untuk menyusuri kamera cctv di waktu yang sama tapi di bagian dapur.


Suasana dapur hotel tempat para koki dan pelayan super sibuk dan bekerja dengan sangat cepat, perputaran keluar masuknya pelayan terpantau jelas.


Pelayan yang sama yang menghidangkan makanan untuk meja tuan Dev juga bergerak biasa saja.


Tapi beberapa detik kemudian, tuan Dev melihat sesuatu dari kamera cctv yang berada di lorong luar dapur, lorong yang merupakan jalur bolak balik pelayan penyaji makanan.

__ADS_1


"Kenapa ada tamu yang bisa masuk ke lorong itu.. zoom !" tuan Dev memerintahkan petugas untuk memperdekat tampilan layar kearah wanita yang berjalan membelakangi kamera.


Tuan Dev fokus memperhatikan setiap gerakan sekecil apapun dari si wanita, dan..


"Lihatlah apa yang dibawa oleh wanita itu ditangannya " tuan Dev memerintah tanpa melepas fokus pada layar monitor.


Sebuah aktivitas cepat saat wanita yang hanya tampak bagian tubuh belakangnya memberi sesuatu pada makanan yang dibawa oleh seorang pelayan yang menyajikan makanan untuk meja tuan Dev dan istrinya.


Tampak sangat jelas saat pelayan itu menolak, kemudian entah ancaman apa yang di ucapkan si wanita, akhirnya pelayan membuka tutup makanan pada troly dan wanita itu membubuhkan isi botol ke dalam wadah makanan yang tuan Dev yakin adalah apa yang dimakan Lucy.


Sayangnya wanita itu tidak berbalik arah, usai melakukan aksi tersebut wanita itu berjalan lurus lewat lorong lain.


Tuan Dev memerintahkan manager hotel tadi untuk mencari siapa tamu yang mengenakan gaun seperti dalam rekaman cctv.


"Amankan wanita itu, dia sudah meracuni istriku !"


Titah tuan Dev terdengar jelas dan tegas, Manager hotel hanya bisa mengangguk patuh.


"Jika dia adalah tuan Dev, maka tidak ada pilihan lain selain menuruti atau karierku akan benar benar berhenti disini "


Manager hotel bergerak bersama beberapa security masuk kedalam ballroom acara, mereka bergerak dalam diam seolah hanya sedang membaur dan mengawasi setiap tamu yang menikmati acara.


Sedangkan tuan Dev masih berada di dalam ruangan monitor meminta petugas untuk mencari wanita tadi lewat kamera cctv.

__ADS_1


Sembari menunggu hasil, tuan Dev menelpon asistennya, tuan Dev meminta asisten Clark segera datang ke hotel tempat acara resepsi pernikahan Margareth dan Stuard, tidak lupa juga meminta asisten Clark untuk membawa beberapa tenaga medis dan laborat untuk memeriksa sisa makanan yang disajikan untuk Lucy.


"Siapapun orang itu, aku pastikan dia tidak akan bisa lolos, meski sembunyi di lubang semut sekalipun. "


__ADS_2