
Jika suamimu adalah seorang konglomerat macam tuan Dev, dipastikan tidak akan ada hal hal sederhana meskipun permintaanmu sangat sepele.
"Ini sangat berlebihan kan.. " batin Lucy saat dirinya dan tuan Dev tiba di taman belakang rumah besar.
Sebuah set pesta barbekyu lengkap dengan koki dan pelayan yang akan menghidangkan setiap masakan, ini bukan seperti yang Lucy inginkan.
Entah kenapa dirinya tidak menyukai semua kemewahan ini, Aku hanya ingin pesta barbekyu sederhana biasa saja dengan bersama beberapa orang, dan tidak harus di setting semewah ini kan ??
"Kamu menyukainya ?" tanya tuan Dev tiba tiba usai keduanya duduk di bawah tenda.
"Hemm... " ragu Lucy menjawab, ingin protes tapi takut suaminya marah, eh dirinya lagi yang serba salah.
Tuan Dev memberi kode lewat tangan pada sang koki untuk mulai memasak daging sapi premium permintaan sang istri, seorang koki yang bukan dari rumah besar melainkan seorang koki terkenal yang memiliki sebuah restoran mewah di beberapa kota di Amerika.
Pertunjukan memasak koki terkenal pun tidak dapat membuat ibu hamil ini tersenyum bahagia apalagi sekedar tepuk tangan kecil, rasanya malas sekali suasana ini tidak kekeluargaan.
Hidangan pertama siap..
Sepiring porsi daging sapi premium yang diolah dengan berbagai campuran bumbu rahasia sang koki yang jika menu ini dijual di restoran nilainya ratusan ribu dollar.
Tidak enak !!! Lucy tidak menikmati makananya, seporsi kecil itu bahkan tidak habis dalam lima belas menit, Lucy hanya memainkan pisau dan garpu diatas piring hingga tiba menu kedua..
Tuan Dev yang dari tadi tampak menikmati menu buatan Chef dibuat heran lantaran menu pertama milik sang istri tak kunjung habis .
"Apa ada yang salah ? katakan bagaimana menu buatan chef terkenal yang sengaja aku undang laangsung untuk memenuhi permintaan mu ?" tanya tuan Dev dengan menatap Lucy dalam.
"Maaf.. aku tahu kamu sudah berusaha tapi.. aku tidak bisa memakan ini entahlah tiba tiba saja aku tidak bisa memasukkan sepotong pun kedalam mulutku, ini bukan menu daging yang aku idamkan suamiku.. " Lucy menjawab pelan namun jelas.
Pernyataan Lucy sontak membuat tuan Dev dan sang koki mengerutkan dahi mereka,
__ADS_1
Ada yang salah dengan nyonya Sanders.. batin pria berpakaian chef terkenal itu.
Mendengar ucapan Lucy, tuan Dev meminta koki untuk menghentikan semua yang dia kerjakan, mengerti dengan situasi hormon kehamilan membuat tuan Dev tidak bisa memarahi Lucy,
Wanita ini memang dasar !!! jika tidak ada calon anakku pasti sudah aku marahi dia saat ini juga. Tuan Dev menahan emosi dalam dirinya mencoba mengatur nafas lalu kembali bertanya pada sang istri,
"Lalu pesta barbekyu seperti apa yang kamu inginkan " tanya tuan Dev dengan nada suara rendah.
"Aku ingin.. "
Lucy mengatakan seperti apa pesta barbekyu yang dia inginkan, sebuah pesta kekeluargaan dimana semua orang berkumpul dan memasak sendiri aneka daging diatas panggangan,
Lucy ingin tuan Dev yang memasak untuknya, tidak hanya itu Lucy juga ingin menikmati makanan bersama seluruh pelayan tanpa terkecuali,
Bahan olahan barbekyu yang disiapkan terlalu banyak dan akan mubazir jika hanya dinikmati dua orang sedangkan itu masih cukup untuk dinikmati belasan orang lainnya.
Akhirnya sang koki meninggalkan rumah besar lantaran sang nyonya rumah tidak cocok dengan masakannya.
Dalam waktu kurang dari sepuluh menit situasi menjadi ramai dan menyenangkan, meski para pelayan masih merasa canggung karena bernafas di area yang sama dengan majikan mereka tapi Lucy mengatakan tidak apa apa, sesekali saling membaur tanpa melihat derajat majikan dan pelayan .
Lucy makan dengan sangat lahap setiap potongan daging yang dimasak oleh tuan Dev, meski tuan Dev sendiri tidak yakin jika masakannya seenak itu karena ini adalah pertama kalinya dia memasak daging barbekyu.
Apakah seenak itu sampai Lucy terus meminta tambah ?? tuan Dev penasaran lalu mencicipi sepotong yang baru selesai dia masak dan..
Raut wajah tuan Dev seketika berubah, ini sangat tidak enak, tuan Dev melepeh daging yang baru dia kunyah dua kali.
Hormon kehamilan memang aneh tapi tidak bisa disalahkan,
Beberapa kali tuan Dev ingin menyudahi memasak tapi istrinya masih mau nambah lagi dan lagi.
__ADS_1
Sedangkan para pelayan memasak daging mereka di alat lain, tidak menggangu majikan mereka, setiap orang menikmati pesta barbekyu premium berkat ngidamnya nona Lucy.
Belum habis bahan makanan diolah, tapi tuan Dev menghentikan aktivitas nya saat sang istri sudah merasa kenyang, lalu tuan Dev membawa Lucy ke rooftop rumah besar.
Tentu saja pertunjukan kembang api yang dinyalakan dari atas rooftop sangat menambah meriah suasana dan terlebih lagi saat senyum bahagia terukir jelas di wajah Lucy membuat tuan Dev juga merasa senang,
Selain kembang api yang besar mereka berdua juga menyalakan kembang api kecil yang bisa dipegang ditangan.
Mirip anak kecil tuan Dev dan Lucy saling melempar senyum sambil sedikit bercanda dan memainkan kembang api kecil ditangan masing masing.
Sudah sangat lama tidak merasakan hal seperti ini..
Setengah jam berlalu, pertunjukan kembang api besar dan kecil selesai, Lucy duduk di bangku gazebo sambil tertawa puas,
Namun sedetik kemudian matanya berkaca kaca teringat bagaimana dulu mendiang ayah dan ibu selalu mengajak Lucy merayakan acara tahun baru dengan pesta barbekyu dan pesta kembang api.
"Jangan menangis, bukankah semua sudah sesuai keinginan mu ?" tuan Dev menarik tubuh Lucy untuk bersandar padanya.
"Justru ini sangat sesuai keinginanku makanya aku menangis, ini adalah air mata bahagia. Terima kasih suamiku.. " Lucy menatap tuan Dev degan sorot mata berkaca.
Niat hati hanya ingin bisa keluar dari kamar tapi justru mendapatkan kebahagiaan tak terduga.
"Berterima kasihlah dengan cara yang benar.. " tuan Dev mengusap lembut sudut mata Lucy yang berair lalu mencium kedua matanya membuat Lucy memejamkan mata.
Merasakan kelembutan saat tuan Dev menghujani seluruh wajahnya dengan kecupan kecupan singkat tapi banyak dan berakhir di bibir.
Seperti yang biasa terjadi jika kedua bibir saling menempel maka tidak hanya akan sekedar kecupan tapi lu ma tan dan sesapan seiring permainan salive yang menghangatkan tubuh satu sama lain.
Udara malam terasa sejuk, saat dua insan menikmati cumbuan lembut yang membuai ditemani langit malam yang bertabur bintang.
__ADS_1
Keduanya saling merengkuh lebih dalam, tanpa terburu buru hanya saling menyalurkan apa yang saat ini mereka rasakan.
...Getaran apa ini.. sejak kapan getaran aneh ini muncul setiap kami bercumbu, kenapa hanya bergetar saat bersamanya.. Apa ada yang aneh sedang terjadi padaku.. perasaan apa ini.. ...