
Asisten Clark bergerak cepat usai tuan Dev menutup panggilan, dalam perjalanan ke hotel asisten Clark menellpon rumah sakit milik tuan Dev dan meminta satu tim medis berisi dokter bagian laborat.
Hanya dalam waktu kurang dari lima belas menit asisten Clark tiba di hotel bersamaan dengan mobil khusus rumah sakit yang berisikan tim medis dengan peralatan lab super canggih didalamnya.
Asisten Clark meminta segala informasi berkenaan dengan berlangsungnya acara di bagian security,
Usai menadapatkan segala informasi yang dibutuhkan, asisten Clark dan tim nya masuk begitu saja ke dalam ballroom acara.
Saat ini masih ada cukup banyak tamu yang masih menikmati acara di ruang resepsi, pasangan pengantin sudah meninggalkan ballroom acara sejak lima menit yang lalu,
Kehadiran sosok asisten Clark sangat beraura mirip mafioso.
Tanpa ekspresi, sorot mata tajam fokus pada apa yang di tuju, langkah panjang yang tegas dan wibawa itu..
Sama sekali tidak peduli bagaimana tatapan para hadirin yang tertuju padanya, saat ini asisten Clark hanya fokus melaksanakan perintah tuan Dev.
Paman Robert pun ikut panik, apa yang terjadi sampai asisten Clark tiba tiba datang ke acara pesta putrinya, lalu orang yang berjalan dibelakang asisten Clark itu juga kenapa memakai pakaian medis.
Tiba di meja bertuliskan nama tuan Devan Sanders,
__ADS_1
Pelayan yang menjaga meja menggeser posisi berdirinya saat asisten Clark memerintahkan tim untuk mengamankan setiap sampel makanan yang sudah dimakan nona Lucy.
Dengan kode satu gerakan tangan asisten Clark,
Tim medis bekerja cepat dan sama sekali tidak ada ekspresi, hanya dalam hitungan detik tugas mereka selesai,
Tim memasukkan sampel makanan yang sudah dikonsumsi nona Lucy ke dalam wadah plastik steril dengan hati hati.
Meja tuan Dev dan Lucy sudah bersih seperti semula, para tamu yang sempat keheranan pun tidak berani bertanya tanya, saat sorot mata asisten Clark tajam membungkam rasa penasaran para tamu dan mungkin mereka hanya berani membatin dalam pikiran masing masing tentang apa hal yang sedang terjadi.
Usai mendapatkan sampel yang diinginkan asisten Clark diikuti tim laborat gegas berjalan keluar dari ballroom acara.
Paman Robert yang saat ini mendapatkan banyak pertanyaan dari beberapa tamu juga tidak menjawab karena asisten Clark sedikitpun tidak bicara.
Sisa acara berlangsung dengan banyak tamu yang mulai menggosip ini dan itu.
Didalam mobil khusus tim medis yang terparkir didepan hotel, mereka mulai melakukan apa yang harus mereka lakukan,
Sementara tim medis bekerja di dalam mobil, asisten Clark menemui tuan Dev didalam kamarnya.
__ADS_1
Tuan Dev sedang duduk didekat Lucy yang sudah siuman meski masih sedikit pucat.
Meski hanya menatap dalam diam tapi sangat kentara jika tuan Dev saat ini sangat khawatir.
Asisten Clark duduk di sofa bersama dokter Irene. Mereka berbincang, asisten Clark mendengarkan penjelasan yang diucapkan oleh dokter Irene.
"Jadi nona Lucy sedang hamil... " lirih asisten Clark.
"Ya.. awalnya aku pikir karena hormon kehamilan tapi ternyata ada yang berniat jahat. " kata dokter Irene.
"Tim medis sedang meneliti semuanya, lalu.. apakah racun itu berbahaya bagi tubuh nona Lucy ?" tanya asisten Clark
"Beruntung Lucy hanya memakan sedikit, jadi reaksinya tidak terlalu kuat meski cukup membuat kondisinya drop begini, ditambah usia kandungan yang masih muda, tubuh Lucy benar benar harus istirahat jika ingin mempertahankan janin"
Dokter juga menjelaskan jika pada trimester awal kehamilan, Lucy tidak boleh terlalu banyak pikiran apalagi sampai stress.
Entahlah tapi tidak ada ekspresi apapun saat asisten Clark mendengar penuturan dokter Irene.
Saat ini asisten Clark akan fokus terlebih dahulu untuk menangkap penjahat yang sudah memasukkan racun dalam makanan nona Lucy.
__ADS_1