Menjadi Istri Boneka Tuan Dev

Menjadi Istri Boneka Tuan Dev
Bab 70 Pulang


__ADS_3

Syuutt..


Ringan sekali bagi tuan Dev saat memindahkan tubuh Lucy ala bridal ke atas ranjang usai membenarkan setelan piyama Lucy yang berantakan karena ulahnya.


"Sekarang kita tidur.. " ucap tuan Dev saat membaringkan Lucy dan tak lupa mengecup kening sang istri .


"Kamu benar benar berlebihan memperlakukan aku sebagai boneka sekaligus ratu diwaktu yang sama, sikap manis dan pemaksa yang bersamaan membuat aku takut... " batin Lucy usai mengangguk bereaksi pada ucapan tuan Dev.


Setelah itu, tuan Dev ikut berbaring seperti biasa disisi lain ranjang.


"Usap kepalaku " kata tuan Dev yang tiba tiba menggeser posisi,


"eh.. apa ?" ucap Lucy terkejut lantaran tiba tiba sang suami usel usel menyamankan kepala di ceruk lehernya.


Lucy mengerti lalu mengusap usap kepala tuan Dev yang berada di pelukannya, Malam itu tuan Dev tertidur dipelukan sang istri .


Hingga keesokan harinya..


Dokter Irene mengijinkan Lucy untuk pulang hari ini, dia juga mewanti wanti supaya Lucy tidak stress dan harus bisa menjaga mood swing kehamilan yang tidak bisa diprediksi.


Setelah dokter Irene pergi, tuan Dev dengan dibantu kursi roda membawa Lucy menuju mobil yang sudah siap di loby.


Tidak mengijinkan satu perawat pun membantunya.

__ADS_1


Asisten Clark membukakan pintu mobil, dan ketika akan membantu tuan Dev memindahkan nona Lucy dengan tegas tuan Dev menolak dan menggendong sendiri istrinya ala bridal duduk di jok belakang.


"Aku bisa duduk sendiri suamiku.. " ucap Lucy yang di pangku seperti bayi.


"Jangan banyak bicara, diam saja. Kita ke rumah besar Clark !" titah tuan Dev dengan suara pelan dan tegas.


Sepanjang perjalanan tidak sekalipun Lucy berani bergerak menggeser tubuhnya, takut jika bergerak sedikit saja suaminya bakal marah.


Jarak yang cukup dekat antara rumah sakit swasta milik tuan Dev ke rumah besar hanya sepuluh menit dengan menggunakan mobil berkecepatan sedang.


Tiba dirumah besar, tuan Dev dengan masih menggendong sang istri ala bridal melangkahkan kaki jenjangnya menuju ke dalam.


Luis dan Jeni menyambut kedatangan tuan dan nona muda di teras, Luis membukakan pintu utama membiarkan tuan Dev masuk dan mengantarkan sampai kedepan sebuah lift yang berada di dekat tangga.


"Sejak aku menginginkannya. " jawaban singkat tuan Dev membuat Lucy mendengus kesal didalam hati.


Haish dasar konglomerat..


Luis hanya membantu menekan tombol di lift, setelahnya hanya tuan Dev dan Lucy yang masuk kedalamnya.


Sedangkan Jeni masih ada diluar bersama asisten Clark, sedikit berbincang melaporkan beberapa hal ini dan itu.


Lalu Jeni bertanya heran, "Tidak ada kah barang barang yang harus diturunkan dari mobil ?"

__ADS_1


Aneh..


"Tidak ada apapun untuk diturunkan dari mobil, tidak perlu heran jika majikanmu adalah tuan Dev, oke " ucap asisten Clark mengacak rambut Jeni yang dikuncir kuda seperti biasa saat sedang bekerja.


"Astaga CLARK !!! " hampir saja Jeni memukul asisten Clark.


"Saat jam kerja aku adalah atasanmu bukan temanmu, jadi hormatlah !" ucap asisten Clark yang direspon dengan dengus kesal Jeni yang kini harus kembali merapikan kuncir pony tail nya.


"Sekarang aku tidak punya waktu untuk merapikan rambutku, dasar atasan usil !!" Jeni akhirnya memilih untuk menggerai saja rambut hitam panjang nya dan..


Seketika rambut panjang itu terurai disertai semilir angin membuat asisten Clark tidak berkedip, aroma shampoo yang segar membuai netra penciuman asisten Clark dan kecantikan khas benua Asia memang sungguh berbeda tapi sesaat kemudian..


"Tidak boleh tebar pesona saat bekerja !" Asisten Clark menarik tubuh Jeni, ah lebih tepatnya membuat Jeni membelakangi dirinya lalu mengambil sisir kecil dari dalam mobil dan melakukan hal yang tidak semua pria bisa melakukan.


Jeni sempat menolak tapi akhirnya patuh saat asisten Clark menyisir rambut panjangnya dengan cepat dan rapih kemudian menguncir ponytail seperti tadi.


"Sudah ? "


"Hhmmm.. "


Kemudian karena hari ini tuan Dev tidak ingin ke kantor maka asisten Clark yang akan mengambil alih tugas tuan Dev di perusahaan.


Sedangkan Jeni yang tadinya ingin menemani nona Lucy di larang oleh asisten Clark sehingga Jeni harus kembali ke rumah belakang dan tunggu panggilan dari rumah besar.

__ADS_1


__ADS_2